Tahun Baru Imlek, Gubernur Anies Kunjungi Wihara Dharma Bakti

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sambut Tahun Baru Imlek, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkunjung ke Wihara Dharma Bakti di kawasan Petak Sembilan, Jakarta Barat pada  malam menjelang pergantian Tahun Baru Imlek 2571.

    Sambut Tahun Baru Imlek, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkunjung ke Wihara Dharma Bakti di kawasan Petak Sembilan, Jakarta Barat pada malam menjelang pergantian Tahun Baru Imlek 2571.

    Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambangi Wihara Dharma Bakti di kawasan Petak Sembilan, Jakarta Barat pada malam Tahun Baru Imlek, Sabtu, 25 Januari 2020. Mengenakan kemeja batik merah bermotif tembok Cina, Anies datang untuk menyapa umat yang sedang beribadah di salah satu kelenteng tertua di Jakarta itu.

    "Kita sudah memasuki Tahun Baru Imlek 2571. Saya mengucapkan Selamat Tahun Baru Ini, Gong Xi Fa Cai," ujar Anies di Wihara Dharma Bakti, Jakarta Barat pada Sabtu dini hari, 25 Januari 2019.

    Anies berharap, tahun tikus logam ini membawa berkah kemakmuran dan kerja keras memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

    "Semoga tahun baru membawa semangat baru, dan hujan mencuci masa lalu membersihkan yang dianggap kurang, lalu membawa kebaikan untuk tahun yang akan datang," ujar Anies.

    Di perayaan Imlek tahun ini, ujar Anies, memang agak berbeda dengan tahun sebelumnya. Biasanya, Anies menyambangi wihara-wihara di siang hari. Kali ini, Anies meninjau wihara di malam pergantian hari. "Saya memang ingin menyambut pergantian tahun di tempat ini," ujar dia.

    Perayaan Tahun Baru Imlek 2571 di Petak Sembilan diwarnai hujan. Namun hujan tak membuat surut ratusan masyarakat memenuhi Wihara Dharma Bakti untuk melaksanakan ibadah.

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.