Menyamar Jadi Ojek Online, Komplotan Pencuri Motor Incar Korban

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pencurian sepeda motor. dailyrecord.co.uk

    Ilustrasi pencurian sepeda motor. dailyrecord.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga pencuri motor di Jelambar, Jakarta Barat, menyamar menjadi pengemudi ojek online (Ojol) saat mengincar korbannya. Mereka mengenakan jaket dan menutupi muka dengan masker.

    "Pelaku juga sering pakai masker. Ini untuk menghindari rekaman CCTV di lokasi mereka beraksi," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Polisi Audie S Latuheru di Jakarta, Selasa 4 Februari 2020.

    Tiga pelaku perampokan, AO dan JR dtembak kakinya. Sedangkan HO tewas ditembak mati polisi karena berusaha melawan dengan senjata api saat akan ditangkap.

    AO merupakan residivis yang sudah keluar masuk penjara atas kasus yang sama di Jakarta dan Tangerang. JR bertindak sebagai penadah sepeda motor hasil curian komplotan pelaku.

    "Pelaku HO ini sempat kita bawa ke rumah sakit Polri Kramat jati, tapi sayangnya nyawa dia tidak tertolong dalam perjalanan," kata Audie.

    Komplotan pencuri ini dilaporkan oleh korbannya ke polisi setelah melakukan pencurian motor Honda Beat warna putih B4502 BKN milik Hendri Sujiatmoko. Korban menderita kerugian Rp7.000.000 akibat kejadian itu dan lapor ke Polres Metro Jakarta Barat.

    Pencurian motor yang sedang diparkir di rumah itu terjadi pada Kamis 9 Januari lalu, sekitar pukul 10.00 di Jalan Latumenten II Komplek Perdas No.15 RT 013/011, Jelambar Grogol Petamburan Jakarta Barat.

    Komplotan pencuri motor itu sempat dikejar warga, namun mereka menodongkan senjata api. Pencurian motor itu sempat terekam kamera pengintai CCTV dan menjadi viral di media sosial.

    Pada Selasa dini hari saat dilakukan olah tempat kejadian perkara kasus pencuri motor sekaligus penangkapan, tersangka HO yang melawan dengan senjata api ditembak mati oleh polisi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.