Perjalanan KRL Sempat Terganggu, PT KCI: Ada Kendala Operasional

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang antre membeli tiket KRL di Stasiun Citayam, Depok, Jabar (1/7). Penumpang menumpuk di loket pada hari pertama penerapan sistem tiket elektronik dan tarif progresif. ANTARA/Andika Wahyu

    Calon penumpang antre membeli tiket KRL di Stasiun Citayam, Depok, Jabar (1/7). Penumpang menumpuk di loket pada hari pertama penerapan sistem tiket elektronik dan tarif progresif. ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Depok -Juru Bicara PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Anne Purba memohon maaf atas adanya kendala perjalanan KRL Jabodebek yang terjadi di lintas Stasiun Citayam - Pasar Minggu.

    “PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memohon maaf atas kendala perjalanan KRL yang sempat terjadi di lintas antara Stasiun Depok hingga Stasiun Pasar Minggu,” kata Anne dalam keterangan resmi yang diterima Tempo, Minggu 16 Februari 2020.

    Anne mengatakan, kendala tersebut disebabkan karena adanya kendala operasional kereta D1/10607 di Stasiun Lenteng Agung pada pukul 12.12. “Kendala tersebut selanjutnya memerlukan listrik aliran atas dipadamkan sementara untuk perbaikan,” kata Anne.

    Imbasnya, lanjut Anne, perjalanan kereta hanya dilakukan satu jalur secara bergantian di lokasi guna perbaikan. “Namun pukul 13.28 kendala tersebut berhasil diatasi, Kereta D1/10607 saat ini telah berada di jalur IV Stasiun Pasar Minggu untuk perbaikan dan selanjutnya akan kembali ke Dipo KRL Depok,” kata Anne.

    Anne pun mengatakan, kondisi saat ini masih dalam proses mengurai antrian KRL di antara Stasiun Citayam - Stasiun Pasar Minggu, “PT KCI menghimbau para pengguna untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dengan tidak berdesakan saat naik turun kereta, dan mendahulukan pengguna yang turun,” kata Anne.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.