Dipicu Cemburu, Seorang Pemuda Lompat dari Flyover Senen

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pencegahan atau stop bunuh diri. Shutterstock

    Ilustrasi pencegahan atau stop bunuh diri. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pemuda bernama Alexander Robiyanto, 27 tahun, nekat melompat dari flyover Senen pada Senin sore, 17 Februari 2020. Aksi nekatnya itu diduga karena korban merasa cemburu dengan kekasihnya. 

    "Karena korban cemburu dengan kekasihnya, lalu korban naik ke atas besi pembatas flyover dan mengancam akan melakukan bunuh diri," ujar Kapolsek Senen Komisaris Ewo Sawono saat dihubungi, Selasa, 18 Februari 2020. 

    Usai melompat, korban tak langsung meninggal dunia. Ia sempat kritis dan dilarikan ke Rumah Sakit Saint Carolus, Jakarta Pusat. Namun pada Selasa dini hari, 18 Februari 2020, Alexander menghembuskan napas terakhirnya. "Korban mengalami luka di bagian kepala sebelah kiri dan tangan," ujar Ewo. 

    Kronologi aksi bunuh diri itu, Ewo mengatakan terjadi saat korban tengah berboncengan sepeda motor dengan kekasihnya Nanda Rizky Amlya. Saat itu seorang temannya yang lain, Angga Pramudhita, juga ikut berkeliling sepeda motor dengan korban. 

    Sesampainya di flyover Senen, Alexander terlibat cekcok dengan kekasihnya karena cemburu. Ia lalu nekat melakukan aksi melompat tersebut setelah dicegah oleh pacar dan temannya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara