Anies Baswedan Pantau Banjir Hari Ini di Cempaka Putih Barat

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara kawasan pemukiman Cempaka Putih Barat yang direndam banjir setinggi 70 centimeter, di Jakarta, Ahad, 23 Februari 2020. Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD DKI Jakarta mencatat 10 ruas jalan terendam banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota pada Ahad, 23 Februari 2020. TEMPO/Tony Hartawan

    Foto udara kawasan pemukiman Cempaka Putih Barat yang direndam banjir setinggi 70 centimeter, di Jakarta, Ahad, 23 Februari 2020. Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD DKI Jakarta mencatat 10 ruas jalan terendam banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota pada Ahad, 23 Februari 2020. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum mengeluarkan pernyataan kepada wartawan terkait banjir hari ini di Ibu Kota.

    Hanya saja, dilihat dari Instagram @aniesbaswedan, ia mengunggah video tengah melihat penyedotan banjir oleh petugas pemadam kebakaran.

    Dalam video itu tertulis lokasi Anies ada di kawasan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat.

    Foto udara kawasan pemukiman Cempaka Putih Barat yang direndam banjir setinggi 70 centimeter, di Jakarta, Ahad, 23 Februari 2020. TEMPO/Tony Hartawan

    Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak dini hari tadi telah menyebabkan beberapa wilayah di Jakarta kebanjiran. Daerah Cempaka Putih Barat adalah salah satunya.

    Sebelumnya diberitakan ada tanggul jebol dari kali yang berada di sekitar daerah tersebut.

    BPBD DKI mencatat sebanyak 87 rukun tetangga di sejumlah wilayah di ibu kota terendam banjir hari ini. Ketinggian banjir bervariasi dari mulai 5 cm hingga 1,2 meter.

    "Seluruh kawasan yang banjir karena curah hujan yang tinggi," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Muhammad Insaf melalui keterangan tertulisnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.