Sebab Kepala BPBD DKI Mundur di Saat Jakarta Dilanda Banjir

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menggunakan perahu buatannya untuk menyusuri jalan perkampungan yang tergenang banjir luapan air Sungai Ciliwung di Cawang, Jakarta, Kamis 20 Februari 2020. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, terdapat 28 RW di 16 kelurahan dan 10 kecamatan se-Jakarta yang mengalami banjir akibat tingginya intensitas hujan di Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu (19/2) malam hingga Kamis pagi. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Warga menggunakan perahu buatannya untuk menyusuri jalan perkampungan yang tergenang banjir luapan air Sungai Ciliwung di Cawang, Jakarta, Kamis 20 Februari 2020. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, terdapat 28 RW di 16 kelurahan dan 10 kecamatan se-Jakarta yang mengalami banjir akibat tingginya intensitas hujan di Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu (19/2) malam hingga Kamis pagi. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Subejo mengundurkan diri dari jabatannya sejak hari Senin 24 Februari 2020, saat Jakarta dilanda banjir dalam beberapa hari terakhir.

    "Iya mengundurkan diri," ujar Kepala Bidang Kepegawaian Daerah DKI Chaidir saat dihubungi, Rabu 26 Februari 2020.

    Chaidir menyebutkan Subejo mengundurkan diri karena ingin alih fungsi ke widyaiswara di penanggulangan bencana. Namun saat ini kata dia Subejo belum berhenti sebagai kepala BPBD karena sedang cuti besar. "Mulai dari Senin tapi belum berhenti," ujarnya.

    Chaidir menyebutkan salah satu pertimbangan Subejo alih fungsi ke widyaiswara, karena masa pensiun umur 65 sedangkan kalau PNS hanya 60 tahun. Saat ini kata dia, usia Subejo sudah 59 tahun.

    Kepala Pusat Data Informasi BPBD DKI Muhamad Insyaf membenarkan jika Subejo sudah mundur dari kepala BPBD. Saat ini kata dia, BPBD DKI telah memiliki Ketua PLH yaitu Sabdo Kurnianto.

    Insyaf mengatakan PLH tersebut berlaku hingga BPBD memiliki Kepala BPBD baru pengganti Subejo. "PLH sampai ada kepala yang baru," ujarnya.

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.