Uji Coba 45 Kamera ETLE Tambahan di DKI, Ini Daftar Lokasinya

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sepeda motor yang menerobos jalur Transjakarta dan terekam kamera E-TLE di Koridor 6 depan kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Senin, 3 Februari 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Sepeda motor yang menerobos jalur Transjakarta dan terekam kamera E-TLE di Koridor 6 depan kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Senin, 3 Februari 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menguji coba 45 kamera ETLE ((Electronic Traffic Law Enforcement) tambahan pada pertengahan Maret 2020.

    "Rencanakan diujicobakan pada 13 Maret tapi tentatif," kata Kepala Sub Direktorat Pembinaan Penegakan Hukum pada Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar di Jakarta, Selasa.

    Fahri mengatakan saat ini kamera pemantau kendaraan itu masih tahap pemasangan instalasi dan penyelesaian (finishing).

    Setelah selesai pemasangan, petugas Ditlantas Polda Metro Jaya akan mengujicoba selama sepekan, kemudian tahapan sosialisasi serta penegakan hukum.

    Petugas telah memasang dua kamera pemantau untuk mengawasi pengendara yang melanggar sejak November 2018 di sekitar Patung Kuda dan perempatan Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat.

    Selanjutnya, Polda Metro Jaya menambah 12 kamera guna memantau pelanggaran yang dilakukan pengendara di sepanjang Jalan Bundaran Senayan-Jalan MH Thamrin sejak 1 Juli 2019.

    Kamera tersebut akan mendeteksi pengendara yang melanggar penggunaan sabuk pengaman, penggunaan telepon seluler, batas kecepatan dan plat nomor ganjil-genap.

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun membantu Polda Metro Jaya menambah pengadaan 45 kamera untuk bukti pelanggaran atau tilang ETLE.

    Rencananya, penambahan kamera ETLE itu meliputi:

    A. Jalur Kota Tua-Gajah Mada-MH Thamrin-Sudirman-Blok M-Senayan.
    Titik penempatan kamera sebanyak 18 kamera meliputi:
    1. Simpang Kota Tua: 1 kamera.
    2. Simpang Ketapang: 2 kamera.
    3. Simpang Harmoni (depan Bank BTN): 4 kamera.
    4. Simpang Istana Negara: 1 kamera.
    5. Simpang Kebon Sirih: 2 kamera.
    6. Simpang Bundaran HI: 1 kamera.
    7. Simpang Bundaran Senayan (dari arah Blok M): 1 kamera.
    8. Simpang CSW: 4 kamera.
    9. Depan Plasa Senayan 2 Arah: 2 kamera.

    B. Jalur Grogol–Pancoran.
    Titik penempatan kamera terdapat 8 Titik meliputi:
    1. Simpang Pancoran: 2 kamera.
    2. Simpang Slipi S. Parman ke Gatsu: 1 kamera.
    3. Simpang Tomang: 1 kamera.
    4. Simpang Grogol arah Daan Mogot ke Kyai Tapa: 1 kamera.
    5. Depan Hotel Fourseasons: 1 kamera.
    6. Depan DPR-MPR Pintu utama: 1 kamera.
    7. Depan All Fresh Pancoran: 1 kamera.

    C. Jalur Halim-Cempaka Putih.
    Titik penempatan kamera sebanyak 8 buah, meliputi;
    1. Simpang Halim Lama: 1 kamera.
    2. Simpang Rawa Mangun: 1 kamera.
    3. Simpang Pramuka: 2 kamera.
    4. Simpang Cempaka Putih: 2 kamera.

    D. Rasuna Said, Jalan Gunung Sahari dan Prof Dr. Satrio
    Titik penempatan kamera ETLE sebanyak 11 tempat, meliputi:
    1. Depan Halte Timah (dua arah): 2 Kamera.
    2. Depan Halte Setia Budi (dua arah): 2 kamera.
    3. Simpang HOS Cokroaminoto Imam Bonjol: 2 kamera.
    4. Simpang Tugu Tani dari arah Senen: 1 kamera.
    5. Depan Puskurbuk Kemendikbud: 2 kamera.
    6. Depan BNI 46 Gunung Sahari: 2 kamera.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bahaya dan Manfaat yang Kita Dapat dari Mengkonsumsi Kayu Manis

    Kayu Manis banyak memiliki khasiat yang baik untuk tubuh kita. Namun beberapa jenis penyakit dapat terpicu bila kelewat sering mengonsumsi kayu manis.