Sempat Ditolak RSUD Banten, Pasien PDP Ini Meninggal

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja penjaga makam, membawa peti mati korban Virus Corona saat akan dimakamkan di Jakarta, 31 Maret 2020. Update Corona di Indonesia pada 31 Maret, terdapat 1.528 Kasus, 136 Meninggal, dan 81 pasien Sembuh. REUTERS/Willy Kurniawan

    Pekerja penjaga makam, membawa peti mati korban Virus Corona saat akan dimakamkan di Jakarta, 31 Maret 2020. Update Corona di Indonesia pada 31 Maret, terdapat 1.528 Kasus, 136 Meninggal, dan 81 pasien Sembuh. REUTERS/Willy Kurniawan

    TEMPO.CO, Tangerang -Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona di Kabupaten Tangerang meninggal. Almarhum adalah perempuan berusia 42 tahun di Cisoka ini menjadi PDP Corona keenam yang meninggal di Kabupaten Tangerang.

    "Iya PDP yang meninggal," ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dokter Hendra Tarmizi, Jumat 3 April 2020.

    PDP yang meninggal tersebut sempat berobat di RS Metro Hospital Cikupa pada Selasa 31 Maret. Kapolres Kota Tangerang Komisaris Besar Ade Ary Sam Indriadi mengatakan karena diduga terjangkit virus Covid-19, wanita itu dirujuk kembali ke RSUD Banten.

    "Namun setelah ke RSUD Banten ternyata ruangan pasien penuh kemudian oang tersebut pulang dan konsultasi dengan Puskesmas Cisoka, dari Puskesmas Cisoka disarankan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah," kata Ade Ary.

    Kondisi wanita itu tersebut semakin memburuk dan pada hari Kamis, 02 April 2020 sekitar pukul 15.15 WIB meninggal dunia.

    Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi, mengakui jika PDP meninggal di Kabupaten Tangerang itu sempat di bawa ke RSUD Banten. "Tapi penuh," katanya.

    Sementara itu, Tempo mencoba mengkonfirmasi soal penolakan pasien ini ke Kepala Dinas Kesehatan Banten Ati Pramudji Hastuti, namun nomor kontaknya tidak diangkat. Pesan whatsapp juga tidak direspon oleh juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Pemrov Banten ini.

    Dokter Hendra mengatakan saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang telah turun untuk menangani keluarga PDP itu. "Pagi ini kami turun ke keluarga. Senin masyarakat sekitar kita lakukan pemeriksaan."

    Hendra memastikan hasil pemeriksaan tes Corona PDP yang meninggal dan keluarganya negatif." PDP yang meninggal dan 7 anggota keluarganya negatif," kata Hendra.

    Tim Dinas Kesehatan yang mendatangi rumah PDP itu melakukan pemeriksaan terhadap, anak, suami, orangtua dan saudara PDP itu, Jumat siang dan semua hasilnya negatif.

    Berdasarkan data situs info corona Kabupaten Tangerang covid19.tangerangkab.go.id, Jumat 3 April 2020, pasien terkonfirmasi positif COVID-19 berjumlah 18 orang, meninggal 1 orang dan sembuh 1 orang.

    Total PDP berjumlah 75 orang, proses pengawasan 54 orang, sembuh 15 orang dan meninggal 6. Total ODP berjumlah 290, proses pemantauan 138, sembuh 152


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.