Polisi Razia Cegah Corona, Ojek Online dan Bajaj Dibubarkan

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas gabungan TNI, Polri dan Satpol PP membubarkan warga yang masih berkumpul saat melakukan razia cegah penyebaran COVID-19 di kawasan Kemang, Jakarta, Selasa, 24 Maret 2020. Petugas juga mengimbau warga untuk pulang ke rumah masing-masing sesuai instruksi pemerintah agar melakukan social distancing. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Petugas gabungan TNI, Polri dan Satpol PP membubarkan warga yang masih berkumpul saat melakukan razia cegah penyebaran COVID-19 di kawasan Kemang, Jakarta, Selasa, 24 Maret 2020. Petugas juga mengimbau warga untuk pulang ke rumah masing-masing sesuai instruksi pemerintah agar melakukan social distancing. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya menggelar patroli pencegahan virus Corona di beberapa kawasan di Jakarta. Polisi membubarkan masyarakat yang berkerumun pada Senin petang, 6 April 2020, hingga Selasa dini hari, 7 April 2020.

    Berdasarkan informasi dari akun Twitter TMC Polda Metro Jaya, polisi berkeliling di sejumlah lokasi.

    Pada pukul 22.45 WIB, misalnya, anggota Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Selatan membubarkan kerumunan pengemudi ojek online dan pengemudi bajaj di kawasan Pasar Raya, Blok M, Jakarta Selatan.

    Polisi meminta para pengemudi  pulang ke rumah masing-masing.

    Tak lama berselang, sekitar pukul 22.54, Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Barat dibantu TNI juga membubarkan masyarakat yang berkumpul di dekat kawasan Season City.

    Selang beberapa menit kemudian, pukul 23.08, Satuan Lalu Lintas memantau Terminal Kali Deres.

    Menurut laporan TMC, tidak terdapat penumpang yang datang dari luar kota pada petang tadi. Begitu juga di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

    Pada lewat tengah malam atau Selasa dini hari, sekitar pukul 00.14, jajaran Polres Metro Jakarta Utara berpatroli di Jalan Yos Sudarso hingga Jalan Muara Karang.

    Berdasarkan laporan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto, sejauh ini terdapat 2.491 kasus positif Corona di Indonesia. Sebanyak 209 orang meninggal dan 192 orang sembuh. Sisanya masih dirawat di rumah sakit-rumah sakit rujukan. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.