Aktor Dwi Sasono Ditangkap, Sembunyikan 16 Gram Ganja di Lemari

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dwi Sasono dan Widi Mulia saat menghadiri peluncuran poster dan trailer film petualangan anak Buku Harianku di FX Mall, Jakarta 04 Februari 2020. Film Buku Harianku merupakan sebuah film drama petualangan anak yang disutradarai oleh Angling Segaran dan diperankan Kila Putri Alam dengan keluarga Sasono terdiri Dwi Sasono, Widi Mulia, dan Widuri Putri Sasono, hingga Slamet Rahardjo, Gary iskak dan Ence Bagus. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 12 Maret 2020. Tempo/Nurdiansah

    Dwi Sasono dan Widi Mulia saat menghadiri peluncuran poster dan trailer film petualangan anak Buku Harianku di FX Mall, Jakarta 04 Februari 2020. Film Buku Harianku merupakan sebuah film drama petualangan anak yang disutradarai oleh Angling Segaran dan diperankan Kila Putri Alam dengan keluarga Sasono terdiri Dwi Sasono, Widi Mulia, dan Widuri Putri Sasono, hingga Slamet Rahardjo, Gary iskak dan Ence Bagus. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 12 Maret 2020. Tempo/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor Dwi Sasono ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Selatan di kediamannya pada 26 Mei 2020. Pemain dalam film layar lebar 'Dua Garis Biru' tersebut diciduk karena kasus narkoba jenis ganja.

    "Ditemukan hampir 16 gram ganja yang dia sembunyikan di atas lemari," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus saat konferensi pers daring pada Senin, 1 Juli 2020.

    Menurut Yusri, Dwi Sasono mengaku mendapat narkoba tersebut dari seseorang berinisial C. Saat ini polisi sedang melakukan pengejaran terhadap C.

    Dari hasil pemeriksaan urine, Dwi Sasono disebut positif mengonsumsi ganja. "Dari pengakuan yang bersangkutan, mungkin selama satu bulan ini rutin mengonsumsinya," kata dia.

    Yusri mengatakan bahwa Dwi Sasono dijerat dengan Pasal 114 ayat dan atau 1 Pasal 111 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dia terancam hukuman paling singkat 5 tahun kurungan penjara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.