Anies Izinkan Mal di Jakarta Buka Senin Pekan Depan, Syaratnya...

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung mengenakan masker saat berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di sebuah pusat perbenjaan grosir, di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu malam,  30 Mei 2020. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menerbitkan ketentuan mengenai standar operasional di sektor perdagangan pada masa kenormalan baru (new normal), tentang Pemulihan Aktivitas Perdagangan Yang Dilakukan Pada Masa Pandemic Corona Virus Disease (Covid-19) untuk menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi barang dan jasa kebutuhan masyarakat. TEMPO/Imam Sukamto

    Pengunjung mengenakan masker saat berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di sebuah pusat perbenjaan grosir, di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu malam, 30 Mei 2020. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menerbitkan ketentuan mengenai standar operasional di sektor perdagangan pada masa kenormalan baru (new normal), tentang Pemulihan Aktivitas Perdagangan Yang Dilakukan Pada Masa Pandemic Corona Virus Disease (Covid-19) untuk menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi barang dan jasa kebutuhan masyarakat. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengizinkan pembukaan mal di Jakarta pada masa transisi PSBB Jakarta pada Senin pekan depan.

    Dalam konperensi pers online Kamis siang, Anies Baswedan mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mulai membuka pasar, pusat perbelanjaam atau mal pada Senin, 15 Juni 2020.

    Pembukaan mal dan pusat perbelanjaan ditetapkan setelah Gubernur DKI Anies Baswedan memutuskan memulai kebijakan fase pertama PSBB Jakarta masa transisi mulai Jumat, 5 Juni 2020.

    "Masa transisi dimulai besok sampai selesai," kata Anies dalam konferensi pers itu, Kamis, 4 Juni 2020.

    Pemprov DKI bakal menerapkan protokol kesehatan khusus di pasar atau mal di Jakarta. Pasar maupun pusat perbelanjaan hanya diperbolehkan membuka 50 persen dari total kapasitas toko atau kiosnya.

    Nantinya, pemerintah bakal memberikan nomor di setiap toko yang buka selama PSBB transisi ini. Sistem ganjil genap juga akan diterapkan untuk membatasi jumlah toko yang bisa beroperasi setiap hari.   

    "Toko dibuka berdasarkan hari. Toko dengan nomor ganjil buka di tanggal ganjil. Toko dengan nomor genap dibuka di tanggal genap," ucapnya. "Jadi beroperasi separuh. Prinsip-prinsip disini yang akan kita gunakan di semua sektor."

    Pemprov DKI juga akan menerapkan kebijakan Rem Darurat (Emergency Brake) dalam masa transisi ini terhadap kebijakan pembukaan pusat perbelanjaan dan mal di Jakarta. "Artinya, apabila terjadi tingkat penularan yang mengkhawatirkan, Pemprov DKI Jakarta dapat menghentikan seluruh kegiatan dan menerapkan kembali pengetatan," kata Anies Baswedan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.