Kesembuhan Pasien Positif Covid-19 di Bogor Capai 61 Persen

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas saat menunjukkan hasil swab penumpang KRL Commuterline usai menjalani test polymerase chain reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 5 Mei 2020. Pemkot Bekasi menggelar tes massal corona terhadap penumpang KRL Commuterline dengan menyiapkan 300 alat test PCR, tes secara massal tersebut dilakukan setelah tiga penumpang KRL dari bogor terdeteksi terpapar virus corona atau Covid-19. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Petugas saat menunjukkan hasil swab penumpang KRL Commuterline usai menjalani test polymerase chain reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 5 Mei 2020. Pemkot Bekasi menggelar tes massal corona terhadap penumpang KRL Commuterline dengan menyiapkan 300 alat test PCR, tes secara massal tersebut dilakukan setelah tiga penumpang KRL dari bogor terdeteksi terpapar virus corona atau Covid-19. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, JakartaJumlah pasien positif Covid-19 di Kota Bogor yang sembuh hingga Minggu, 28 Juni 2020 mencapai 110 orang. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno menyatakan jumlah itu merupakan 61,11 persen dari 180 orang warga yang dilaporkan terinfeksi virus corona.

    "Tingkat kesembuhan pasien positif terus meningkat dan saat ini persentase-nya sudah jauh lebih tinggi dari jumlah pasien positif yang masih dalam perawatan," kata Retno di Bogor, kemarin.

    Pada Kamis, 25 Juni 2020 ada 11 pasien positif Covid-19 yang sembuh atau tertinggi sepanjang penanganan kasus virus corona di Kota Bogor. "Ini kabar yang menggembirakan terkait dengan penanganan kasus positif Covid-19 di Kota Bogor," ujar Retno.

    Ia lebih lanjut mengatakan tren menggembirakan dalam penanganan kasus Covid-19 di kota hujan ini juga terlihat dari penurunan jumlah pasien positif yang masih dalam perawatan. Menurut dia, saat ini ada 53 orang pasien positif Covid-19 yang dirawat. Adapun jumlah orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 105 orang atau berkurang tujuh orang pada Minggu.

    Pemerintah Kota Bogor terus berupaya memutus mata rantai penyebaran Corona secara lebih efektif dengan membentuk Pasukan Detektif (deteksi aktif) Covid-19 pekan lalu. "Pasukan Detektif yang dibagi dalam dua tim ini bertugas melacak dan memantau penyebaran Covid-19," katanya.
     
    Retno menyatakan Pasukan Detektif Covid-19 telah aktif bekerja di seluruh wilayah di Kota Bogor mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga rukun warga.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.