Anies Baswedan: Keluhan Covid-19 Dilaporkan, Bukan Sebar Fitnah

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melepas 2.000 ASN sebagai petugas pengawas pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di Balai Kota, Selasa 23 Juni 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melepas 2.000 ASN sebagai petugas pengawas pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di Balai Kota, Selasa 23 Juni 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar masyarakat tidak ragu melapor kepada dinas kesehatan bila memiliki keluhan terhadap pelayanan kesehatan Covid-19.

    "Bila memang ada keluhan terhadap pelayanan kesehatan, laporkan kepada dinas kesehatan, laporkan kepada kementerian kesehatan. Kalau perlu, laporkan ke Ombudsman, tetapi bukan dengan menyebarkan isu dan fitnah ke publik," kata Anies Baswedan dalam video yang disiarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Sabtu 26 Juli 2020.

    Angka kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta hingga Jumat 24 Juli lalu sampai dengan pukul 10.00, berjumlah 18.365 kasus, atau bertambah 297 kasus dari hari sebelumnya. Dari seluruh kasus positif itu, ada 11.552 atau 63 persen yang sudah dinyatakan sembuh, sedangkan 6.058 adalah kasus aktif, artinya masih dirawat atau masih melakukan isolasi diri. Sedangkan kasus meninggal tercatat 755 orang.

    Anies mengatakan, dalam situasi saat ini masyarakat hendak memberikan dukungan kepada seluruh tenaga kesehatan yang ada di negeri ini. Sejak awal pandemi hingga masa transisi ini, para tenaga kesehatan sudah bertaruh nyawa, bertarung setiap hari di medan tempur paling berat.

    "Mereka bekerja sepenuh hati menyelamatkan nyawa saudara-saudara kita yang terpapar dan harus dirawat," ujar Anies.

    Gubernur DKI Jakarta itu mengimbau masyarakat sebaiknya mendukung tenaga kesehatan, mendoakan, dan menghentikan segala macam fitnah yang ditujukan kepada mereka seakan tenaga kesehatan mencari keuntungan pribadi.

    "Kita semua berhutang budi amat besar kepada para tenaga kesehatan di seluruh Indonesia saat ini," ujar Anies.

    Anies mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan dan mendukung tenaga kesehatan supaya benar-benar bisa menjadi benteng pertahanan terakhir untuk menyelamatkan siapapun yang terpapar COVID-19, agar yang terpapar bisa pulang kembali dengan keluarganya dalam keadaan sehat.

    Anies Baswedan juga mengingatkan masyarakat tidak lelah dalam menjalani protokol kesehatan di masa PSBB Transisi ini, mengingat Covid-19 masih terus mewabah. "Sekarang ini kita sudah menjalani lima bulan (masa pandemi) dan kita tidak boleh lelah, tidak boleh abai, harus terus waspada," kata Anies.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...