Kota Bekasi Pangkas Target Pendapatan Rp 1 Triliun Akibat Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pengibar bendera berbusana pesilat mengibarkan bendera Merah Putih saat pelaksanaan Upacara Bendera Ala Jawara, di Alun-alun Kota Bekasi, 13 Agustus 2017. Dalam upacara ini, gerakan dalam upacara bendera disisipi dengan seni jurus pencak silat. Kegiatan tersebut dalam rangka menyambut HUT ke-72 Kemerdekaan RI. ANTARA/Suwandy

    Petugas pengibar bendera berbusana pesilat mengibarkan bendera Merah Putih saat pelaksanaan Upacara Bendera Ala Jawara, di Alun-alun Kota Bekasi, 13 Agustus 2017. Dalam upacara ini, gerakan dalam upacara bendera disisipi dengan seni jurus pencak silat. Kegiatan tersebut dalam rangka menyambut HUT ke-72 Kemerdekaan RI. ANTARA/Suwandy

    TEMPO.CO, Bekasi -Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat menurunkan target pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun 2020 hingga Rp 1 triliun akibat pandemi Covid-19.

    Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Bekasi, Aan Suhanda mengatakan, target pendapatan asli daerah sebelum penyesuaian sebesar Rp 3.04 triliun, namun setelah penyesuaian sejak April lalu, target baru ditetapkan sebesar Rp 2,09 T.

    "Penyesuaian ini berdasarkan Mendagri dan Menkeu," kata Aan Suhanda, Rabu, 5 Agustus 2020, terkait target yang dipangkas efek pandemi Covid-19 itu.

    Menurut dia, struktur pendapatan daerah berasal dari pajak daerah, retribusi daerah, pengelolaan kekayaan daerah, dan pendapatan lain-lain yang sah. Dari empat komponen ini, hanya pengelolaan kekayaan yang tidak menurun targetnya yaitu Rp 21 miliar.

    Pajak daerah target sebelum penyesuain sebesar Rp 2,1 triliun sekarang menjadi Rp 1,5 triliun, sedangkan retribusi daerah dari Rp 165 miliar menjadi Rp 82 miliar, dan pendapatan lain-lain yang sah dari Rp 716 miliar menjadi Rp 467 miliar.

    "Realisasi pendapatan daerah (setelah penyesuaian) sekarang sudah mencapai Rp 1,062 triliun atau 50,7 persen," kata Aan Suhanda.

    Rinciannya pajak daerah sebesar 843,7 miliar, retribusi daerah Rp 41 miliar, pengelolaan kekayaan daerah Rp 8 miliar dan pendapatan lain-lain yang sah senilai Rp 169 miliar.

    ADIWARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 4 Tips Aman Dalam Lift saat Pandemi Covid-19

    Lift sangat membantu aktifitas sehari-hari di kantor. Namun di tengah pandemi Covid-19, penggunaan lift harus lebih diperhatikan.