Anies Baswedan: Rasio Penularan Covid-19 di DKI Meningkat Menjadi 8,9 Persen

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai melaksanakan upacara HUT Kemerdekaan RI di Balai Kota DKI, 17 Agustus 2020. Tempo/Imam Hamdi

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai melaksanakan upacara HUT Kemerdekaan RI di Balai Kota DKI, 17 Agustus 2020. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan rasio positif atau positivity rate penularan Covid-19 di Ibu Kota terus meningkat. Sepekan terakhir, angka rasio positif penularannya telah mencapai 8,9 persen, sedangkan rasio positif di Indonesia 15,9 persen.

    “Positivity rate selama wabah ini sejak awal di Indonesia 13,1 persen, di Jakarta 5,9 persen," kata Anies seusai menggelar upacara HUT Kemerdekaan RI di Balai Kota DKI, Senin, 17 Agustus 2020.

    Rasio positif dianggap aman standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah kurang dari 5 persen. Jika rasio positif berada di atas itu, keadaan masuk kategori mengkhawatirkan.

    Selama tiga pekan terakhir ini rasio positif penularan Covid-19 di DKI bergerak terus dari 4, 5 sampai sekarang 8,9. "Ambang batas ini bahaya itu bila di atas 10 persen."

    Anies mengimbau masyarakat tetap mengenakan masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan. Anies Baswedan  mengimbau warganya yang mengalami keluhan atau gejala Covid-19 segera melapor ke klinik  kesehatan terdekat untuk diperiksa. "Pemerintah akan melakukan tes."



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dua Staf Khusus Edhy Prabowo yang Terjerat Korupsi

    Dua Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menjadi simpul utama dalam kasus dugaan korupsi.