Polres Bandara Soekarno-Hatta Panggil Ratusan Pengguna Surat Swab Palsu

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Adi Ferdian Saputra dan Kasat Reskrim Kompol Alexander Yuriko saat pengungkapan sindikat pemalsu dokumen di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa 4 Februari 2020. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Adi Ferdian Saputra dan Kasat Reskrim Kompol Alexander Yuriko saat pengungkapan sindikat pemalsu dokumen di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa 4 Februari 2020. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO, Jakarta - Polres Bandara Soekarno-Hatta akan memanggil ratusan pengguna surat swab test palsu dalam waktu dekat ini. Sindikat penyedia jasa tes usap palsu Covid-19 itu baru saja dibongkar oleh kepolisan pada 18 Januari 2021.

    "Pengguna surat swab palsu mencapai ratusan, insya Allah akan kami panggil semua," ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Polres Bandara Komisaris Alexander Yurikho saat dihubungi, Jumat, 22 Januari 2021.

    Ia mengatakan, polisi telah mengirimkan surat panggilan kepada para pelanggan surat swab Covid-19 abal-abal itu. Namun, sampai saat ini baru empat orang yang hadir dan diperiksa.

    Alexander mengatakan, pemanggilan itu guna meminta keterangan lebih lanjut untuk kelengkapan berita acara pemeriksaan atau BAP para anggota sindikat yang saat ini sudah jadi tersangka.

    "Nanti juga akan dilakukan mekanisme gelar perkara untuk menentukan status dari para pengguna surat palsu, ya," kata Alexander.

    Sebelumnya pada 18 Januari 2021, polisi telah menangkap 15 tersangka pemalsu dokumen kesehatan Covid-19. "Para tersangka ditangkap di waktu dan tempat berbeda," kata Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Komisaris Besar Adi Ferdian Saputra.

    Terungkapnya pemalsuan dokumen kesehatan Covid ini berawal dari kecurigaan petugas melihat data makin tingginya angka masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19. "Penyidik mendapati adanya dugaan oknum masyarakat yang memproduksi dokumen kesehatan palsu," kata Adi Ferdian.

    Dalam proses penyidikan kepolisian Bandara Soekarno-Hatta menangkap 9 orang tersangka dengan berbagai peran dalam memproduksi surat kesehatan palsu sebagai persyaratan menggunakan jasa penerbangan. Sebanyak 6 tersangka lagi ditangkap saat pengembangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Alasan Pemerintah Di Balik Harga Tes PCR Di Bandara

    Sejumlah alasan membuat pemerintah kembali menurunkan harga RT - PCR. Tempo mengumpulkan sejumlah fakta di balik naik-turun harga tes itu.