34 Persen Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang Sudah Diberi Vaksin COVID-19

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah memberikan keterangan kepada media. ANTARA

    Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah memberikan keterangan kepada media. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah tenaga kesehatan di Kota Tangerang, Banten, yang telah mendapatkan vaksin COVID-19 saat ini telah mencapai 34 persen. "Kegiatan penyuntikan vaksinasi COVID-19 bagi tenaga kesehatan saat ini telah mencapai 34 persen dan ditargetkan selesai pekan depan," kata Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah dihubungi di Kota Tangerang, Sabtu, 30 Januari 2021.

    Ia mengatakan vaksinasi COVID-19 di Kota Tangerang untuk tenaga kesehatan terbilang cepat sebab Kota Tangerang baru mulai melaksanakan vaksinasi COVID-19 bagi tenaga kesehatan pada Ahad, 24 Januari 2021.

    Dari 22.280 dosis vaksin yang diterima, 1.776 di antaranya akan diberikan kepada tenaga kesehatan Pemerintah Kota Tangerang.

    Baca: Baru 42 Persen Tenaga Kesehatan di Jakarta Terima Vaksin Covid-19 Tahap Pertama

    Mengingat terdapat beberapa kriteria penerima vaksin, Arief mengingatkan agar para calon penerima vaksin dapat mempersiapkan diri sebelum pelaksanaan vaksin dimulai.

    Arief sudah menjalani vaksinasi kedua COVID-19 oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang yang berlangsung di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat, 29 Januari 2021.

    Lalu unsur Forkopimda di Kota Tangerang juga menjalani vaksinasi COVID-19 untuk yang pertama seperti Ketua DPRD, Komandan Resor Militer, Kepolisian, PKK, Kejaksanaan, Ketua Pengadilan Negeri, Kemenag dan perwakilan dari Banten

    "Kini pemberian vaksin menyasar Forkopimda Kota Tangerang yang diberikan secara serentak kepada 12 calon penerima vaksin," kata Wali Kota.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi mengatakan pihaknya telah menyiapkan skema pemberian vaksin pada hari ini sesuai aturan yang ditetapkan dengan menerapkan protokol kesehatan.

    "Kami siapkan meja untuk melakukan registrasi bagi calon penerima vaksin, lalu skrining kesehatan lalu akan dilakukan penyuntikan," kata Liza.

    Setelah seluruh proses dilalui, seluruh penerima vaksin akan mendapatkan kartu vaksin Covid-19. "Kartu sebagai bukti bahwa telah menjalani vaksinasi. Kartu ini berlaku di seluruh Indonesia."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.