Bendung Katulampa Siaga 3, Jakarta Siaga Banjir Tengah Malam

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keadaan Bendung Katulampa pukul 07:00, Selasa 22 September 2020. Sumber: Istimewa

    Keadaan Bendung Katulampa pukul 07:00, Selasa 22 September 2020. Sumber: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Sub Kordinator Bendungan Pintu Air Katulampa Bogor, Andi Sudirman, mengatakan, warga bantaran Sungai Ciliwung yang ada di Jakarta diharapkan waspada banjir pada tengah malam nanti.

    Ini disebabkan hujan deras yang mengguyur kawasan hulu Sungai Ciliwung di Puncak, Cisarua hingga tinggi air di Bendung Katulampa, Kota Bogor naik drastis.

    "Sekarang siaga 3, TMA 100 sentimeter. Waspada banjir di hilir," kata Andi kepada Tempo, Kamis 4 Februari 2021.

    Andi mengatakan ketinggian air di Katulampa terjadi dengan cepat, sejak hujan mengguyur pada pukul 14.50 WIB. Andi menyebut saat hujan terjadi dini hari tadi, TMA Katulampa hanya sampai di ketinggian 30 sentimeter.

    ADVERTISEMENT

    Baca juga: Kisah Warga Bantaran Ciliwung Soal Banjir: Ada Peringatan Dini, tapi Tak Ngungsi

    Lalu hujan kembali turun dan merata di hulu dan hujan lokal pun turun, sejak pukul 16.00 hingga saat in, TMA Katulampa di zona siaga 3 dengan status bertahan. "Yang saya khawatirkan kondisi saat ini hujan lokal masih terus terjadi, kalau puncak udah mulai mereda. Tapi saya sudah informasikan ke petugas Air di hilir untuk waspada," kata Andi.

    Air diperkirakan akan tiba sampai Kota Depok pada pukul 22.00 WIB. Kemudian jika mengukur jarak, air akan tiba ke Jakarta sekitar pukul 00.00 hingga 01.00 WIB dini hari nanti.

    Andi menyebut, tinggi muka air di Katulampa diperkirakan baru turun pukul 19.00 hingga 20.00 WIB karena hujan di daerah hulu Ciliwung saat ini sudah reda.

    Meski sudah reda di hulu, namun hujan masih terus terjadi di kawasan Kota Bogor malam ini. Andi meminta warga Jakarta untuk tetap waspada banjir.
    "Jangan terlalu nyenyak tidurnya," kata Andi.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Landai Angka Kasus Harian Covid-19, Angka itu Mengelabui Kita

    Pemerintah klaim kasus harian Covid-19 mulai melandai. Lalu mengapa pendiri LaporCovid-19 mengatakan bahwa angka itu tak ada artinya?