Anies Baswedan Minta Warga Ibu Kota Lapor Soal Genangan Lewat Jaki

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau kesiapan Rumah Pompa Matraman, 24 Januari 2021. Dok Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau kesiapan Rumah Pompa Matraman, 24 Januari 2021. Dok Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat berperan aktif melaporkan adanya genangan air atau sumbatan di Ibu Kota yang menyebabkan banjir melalui aplikasi Jakarta Kini alias Jaki. Jaki adalah teknologi saluran komunikasi yang dikembangkan oleh Badan Layanan Umum Daerah Jakarta Smart City.

    “Teman-teman juga bisa mengecek seluruh pompa di Jakarta melalui JakPantau di aplikasi Jaki dan segera laporkan pakai Jaki bila melihat genangan atau saluran air yang tersumbat,” ujar Anies lewat Twitter pribadinya, @aniesbaswedan, Senin, 15 Februari 2021.

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengantisipasi terjadinya banjir di tengah curah hujan yang meninggi di awal tahun. Pada akhir pekan lalu, Anies bercerita telah mengecek rumah Pompa Kedoya Taman Ratu. Rumah pompa ini melayani wilayah Duri Kepa, Jakarta Barat, dan mengendalikan debit air ke Kali Sekretaris.

    Baca juga: Anies Baswedan Pamer Cipinang Melayu Tak Banjir, PSI: Jangan Jemawa

    Pada Senin, 8 Februari 2021 lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD DKI Jakarta mencatat ada 42 RW dan 150 RT yang terendam banjir dengan ketinggian air paling tinggi mencapai 275 sentimeter. Banjir ini tersebar di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

    Persentase RT terdampak banjir sebesar 0,49 persen dari total RT di Jakarta. Dalam mengatasi banjir, Anies mengungkapkan setidaknya pemerintah memiliki dua prinsip, yakni 6 jam setelah hujan lebat berhenti genangan banjir ditargetkan harus surut.

    Selanjutnya adalah tidak boleh ada korban jiwa dalam musibah banjir. “Dua itu adalah KPI (Key Performance Indocator) yang dipakai oleh seluruh jajaran,” ucap Anies Baswedan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.