Pramono Anung: Banjir Jakarta Hari Ini Tidak Biasa

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Kabinet Pramono Anung saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    Sekretaris Kabinet Pramono Anung saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Kabinet Pramono Anung menilai banjir Jakarta saat ini tidak biasa dengan sedikitnya 113 RW tergenang banjir tahun ini menurut data Pemprov DKI Jakarta.

    "Pasti ada peristiwa alam yang terjadi," kata Pramono Anung melalui keterangan tertulisnya pada Sabtu, 20 Februari 2021.

    Pramono menyampaikannya dalam diskusi virtual bertajuk 'Politik Hijau PDI Perjuangan' pada Sabtu.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat curah hujan di Ibu Kota DKI Jakarta pada 20 Februari sebesar 226 milimeter per hari. Angka sebesar itu menurut BMKG termasuk kategori cuaca atau hujan ekstrim karena di atas 150 milimeter per hari. 

    BacaViral Banjir Setinggi 1,6 Meter di Jatipadang Jakarta Selatan

    Pramono Anung, yang pernah menjabat Sekjen PDIP, mengatakan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengingatkan seluruh kadernya untuk memberi perhatian masalah seperti ini.

    "Yang seperti-seperti ini biasanya Ibu Mega sebelumnya telah mengingatkan kepada kita semua untuk berjaga-jaga."

    Dia menerangkan di PDIP masalah lingkungan hidup dan alam selalu diajarkan kepada calon-calon pemimpin muda atau calon kepala daerah. Menurut Pramono, mereka mempunyai tanggung jawab untuk daerahnya agar peka terhadap persoalan lingkungan.

    Seskab Pramono Anung berpendapat, banjir Jakarta hari ini dengan cakupan begitu luas tidak biasa dan tidak pernah terjadi dalam 15-20 belakangan. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.