Pengamat Nilai Manuver PAN Sebut Nama Calon Gubernur DKI Terburu-buru

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kongres IV Partai Amanat Nasional (PAN). ANTARA/Rosa Panggabean

    Ilustrasi Kongres IV Partai Amanat Nasional (PAN). ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO, Jakarta - Manuver Partai Amanat Nasional atau PAN yang telah mengeluarkan nama untuk calon gubernur DKI Jakarta dinilai terlalu terburu-buru.

    Pengamat politik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW) Amir Hamzah mengatakan, dalam memunculkan nama bakal calon gubernur DKI  seharusnya dipikirkan secara mendalam.

    Sebelumnya PAN mengungkapkan ada beberapa nama kadernya yang siap diusung di Pilkada DKI. Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay menyebut para kader tersebut ialah Eko Patrio (Ketua DPW PAN DKI Jakarta), Bima Arya (Wali Kota Bogor), Desy Ratnasari (anggota Komisi IX DPR), Zita Anjani (Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta) yang juga putri dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

    Baca juga: PAN Ajukan Nama untuk Pilgub DKI, Ada Pasha Ungu, Eko Patrio, dan Bima Arya

    Amir mengatakan, selain soal elektabilitas nama
    -nama tersebut yang belum jelas, jumlah kursi PAN di DPRD DKI yang hanya sembilan kursi juga tidak memungkinkan untuk mengusung pasangan cagub-wagub DKI sendiri.

    "Saya kira PAN terlalu buru-buru, untuk posisi cagub PAN harusnya ukur kekuatan diri dulu. Di DKI Jakarta untuk mengusung cagub harus 22 kursi," katanya.

    Sedangkan saat ini jumlah kursi PAN DPRD DKI cuma sembilan, di bawah PDIP (25 kursi), Gerindra (19 kursi), PKS (16 kursi) dan Demokrat (10 kursi).

    Dengan demikian, parpol berlambang "Matahari Terbit" itu, kata Amir, masih harus membangun koalisi dengan parpol lain untuk mengusung pasangan calon pada Pilkada DKI 2024 mendatang. "Artinya PAN harus cari 12 kursi lagi," kata Amir.

    Pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta masih tiga tahun lagi atau pada 2024 jika merujuk pada Undang-undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota (Pilkada).

    Kendati masih tiga tahun lagi, beberapa partai politik dikabarkan telah menyiapkan sejumlah kader sebagai bakal cagub DKI Jakarta yang hendak diusung untuk menantang petahana Anies Baswedan. Salah satunya PAN yang menyiapkan lima kandidat.

    Amir menyoroti nama Zita Anjani, salah satu yang diusung Partai Matahari Terbit itu. Amir menilai Wakil Ketua DPRD DKI itu, terbilang masih baru terjun di dunia politik.

    Karena itu, Amir menduga dimunculkannya nama Zita sebagai bakal cagub jagoan PAN ini adalah usaha untuk menyiapkannya demi mengantarkan ke Balai Kota DKI Jakarta.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perkiraan Ukuran Tubuh Megalodon, Pemangsa Zaman Purba

    Setelah berbagai macam penelitian yang dilakukan para ahli, akhirnya mereka bisa menyimpulkan perkiraan ukuran tubuh Megalodon, sang hiu purba.