Stres Tak Ada Pekerjaan, Alasan Agung Saga Pakai Sabu Lagi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agung Saga ditangkap bersama rekannya yang bernama Harry Nugraha, barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 1,53 gram. Instagram/@agungsaga99

    Agung Saga ditangkap bersama rekannya yang bernama Harry Nugraha, barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 1,53 gram. Instagram/@agungsaga99

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis Agung Saga menjelaskan alasannya kembali menggunakan narkotika jenis sabu, pasca keluar dari penjara pada Oktober 2020. Ia mengatakan sedang mengalami stres karena tidak ada pekerjaan selama masa pandemi Covid-19. 

    "Situasi Covid-19 ini dia bekerja di production house, tapi ga ada kerjaan. Akhirnya untuk mengisi kekosongan, dia pakai narkotika sabu lagi," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 31 Maret 2021. 

    Yusri menjelaskan Agung baru kembali memakai narkoba sejak satu bulan terakhir. Saat itu ia membeli narkoba sabu seberat setengah gram dari seorang pengedar yang saat ini masih dalam proses pengejaran. 

    Baca juga: Artis FTV Agung Saga Ditangkap Lagi karena Narkoba

    Yusri menjelaskan penangkapan terhadap Agung Saga terjadi pada Sabtu malam, 27 Maret 2021 di Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan. Saat digerebek, Agung sedang pesta sabu sendirian. 

    "Kami kembangkan ternyata ada dua lagi tersangka dengan inisal RR dan RS," kata Yusri. 

    Dari hasil penyelidikan, Agung ternyata membeli narkoba sabu secara patungan dengan tersangka RR sebesar Rp 600 ribu. Mereka berdua menyuruh tersangka RS untuk membelinya sabu seberat 1 gram ke seorang pengedar di daerah Boncos.

    Setelah mendapat barang haram itu, mereka membagi dua sabu dan Agung Saga menggunakannya di Apartemen Kalibata. Dari penangkapan ini, polisi hanya berhasil menyita 0,28 gram dan sebuah bong atau alat hisap. "Kami kenakan mereka di Pasal 114 ayat 1 subsided 112 juncto 132 UU 35 tentang narkotika, ancaman penjara 5 tahun ke atas," ujar Yusri. 

    M JULNIS FIRMANSYAH 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.