Putusan Sela Rizieq Shihab, Pengacara Optimistis Eksepsi Dikabulkan

Kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, ditemui awak media di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa, 30 Maret 2021. TEMPO/M YUSUF MANURUNG

Jakarta - Penasihat hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, mengatakan kliennya dan tim pengacara lain optimistis Majelis Hakim akan mengabulkan eksepsinya dalam perkara RS Ummi Bogor. "Kami tetap optimistis," ujar Aziz singkat saat dihubungi Tempo, Rabu, 7 April 2021.

Sidang kemarin, majelis hakim menyatakan tidak dapat menerima eksepsi Rizieq Shihab dalam perkara kerumunan di Petamburan dan Megamendung. 

Baca: Sidang Rizieq Shihab Hari Ini, Hakim Bacakan Putusan Sela Perkara RS Ummi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur dijadwalkan membacakan putusan sela atas pengajuan eksepsi Rizieq terhadap kasus RS Ummi Bogor hari ini. Selain untuk Rizieq Shihab, Majelis Hakim juga akan membacakan putusan sela untuk terdakwa Muhammad Hanif Alatas yang merupakan menantu Rizieq Shihab dan dokter Andi Tatat, mantan direktur rumah sakit itu. 

"Untuk besok, perkara 223, 224, dan 225 itu majelis hakim dipimpin Pak Khadwanto," kata Humas PN Jakarta Timur Alex Adam Faisal. 

Alex mengatakan sidang hari ini akan menghadirkan langsung  para terdakwa Rizieq Shihab cs di ruang persidangan PN Jakarta Timur. Sidang juga akan disiarkan secara virtual lewat kanal Youtube PN Jakarta Timur.






Anak Buah Ferdy Sambo Perusak TKP Duren Tiga dan Dugaan Perannya di Peristiwa KM50

13 hari lalu

Anak Buah Ferdy Sambo Perusak TKP Duren Tiga dan Dugaan Perannya di Peristiwa KM50

Dalam laporan majalah Tempo edisi 3 September 2022, Handik adalah salah satu penyokong skenario Ferdy Sambo.


Kasus KM 50: Apa Itu Vonis Lepas yang Dijatuhkan ke Penembak Laskar FPI

13 hari lalu

Kasus KM 50: Apa Itu Vonis Lepas yang Dijatuhkan ke Penembak Laskar FPI

Vonis lepas merupakan vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim ketika terdakwa bersalah, tetapi tidak dapat dipidana. Hal itu muncul di kasus KM 50.


Mengapa Penembakan Anggota FPI di KM 50 Masuk Kategori Unlawful Killing?

15 hari lalu

Mengapa Penembakan Anggota FPI di KM 50 Masuk Kategori Unlawful Killing?

Kasus penembakan anggota FPI di Km 50. Komnas HAM menyebut tewasnya 6 orang masuk kategori unlawful killing.


Jaksa Kasus Unlawful Killing KM50 Bicara soal Kemungkinan PK

15 hari lalu

Jaksa Kasus Unlawful Killing KM50 Bicara soal Kemungkinan PK

JPU membuka kemungkinan mengajukan Peninjauan Kembali kasus KM50, asalkan ada novum atau bukti baru.


Menilik Kembali Temuan Komnas HAM di Kasus Unlawful Killing KM50

15 hari lalu

Menilik Kembali Temuan Komnas HAM di Kasus Unlawful Killing KM50

MA menolak permohonan kasasi yang diajukan jaksa penuntut umum dalam kasus pembunuhan anggota Front Pembela Islam di KM50 Tol Jakarta-Cikampek.


Bahar bin Smith Bebas dari Tahanan Usai Putusan PT Bandung

27 hari lalu

Bahar bin Smith Bebas dari Tahanan Usai Putusan PT Bandung

Menurut Andrie, Bahar bin Smith bebas secara murni sehingga pihaknya mempersilakan yang bersangkutan keluar dari tahanan.


Ferdy Sambo dan Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra, Bui Brigjen Prasetyo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte

46 hari lalu

Ferdy Sambo dan Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra, Bui Brigjen Prasetyo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte

Irjen Ferdy Sambo tersangka kematian Brigadir J terlibat penyelidikan kasus penerbitan surat jalan palsu Djoko Tjandra. Dua perwira Polri dihukum.


Citayam Fashion Week Sebabkan Kerumunan, DKI Lakukan Swab Test Massal

27 Juli 2022

Citayam Fashion Week Sebabkan Kerumunan, DKI Lakukan Swab Test Massal

Fenomena Citayam Fashion Week mengundang kerumunan masyarakat di Dukuh Atas, Jakarta Pusat.


Banding Munarman Ditolak, Hukuman Ditambah Jadi 4 Tahun

27 Juli 2022

Banding Munarman Ditolak, Hukuman Ditambah Jadi 4 Tahun

Banding Munarman ditolak karena dinilai terbukti melakukan tindak pidana terorisme


Praperadilan Mardani Maming, Ini Sejumlah Kasus yang Digugat Praperadilan

26 Juli 2022

Praperadilan Mardani Maming, Ini Sejumlah Kasus yang Digugat Praperadilan

Mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani Maming melawan penetapan tersangka KPK lewat gugatan praperadilan. Selain itu siapa lagi lakukan praperadilan.