Sekolah Tatap Muka di Kota Bogor Mulai Juli 2021

Sejumlah murid belajar saat mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka hari pertama di SDN Kenari 08 pagi, Jakarta, Rabu, 7 April 2021. Pemerintah Provinsi DKI melakukan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas di 100 sekolah mulai 7 April hingga 29 April 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Skema yang akan diterapkan adalah pembelajaran tatap muka secara bergantian di dalam ruangan maksimum 50 persen dari kapasitas ruangan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, JakartaPemerintah Kota Bogor akan melaksanakan sekolah tatap muka untuk SD, SMA dan SMA atau sederajat mulai Juli 2021.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Hanafi mengatakan pembelajaran tatap muka (PTM) tahun ajaran 2021-2022 itu merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri, yakni Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

"Berdasarkan SKB Empat Menteri tersebut, Pemerintah Pusat menjadwalkan PTM untuk SD, SMP dan SMA, mulai Juli mendatang," kata Hanafi di Bogor, Jumat 9 April 2021.

Persiapan pembelajaran tatap muka yang disiapkan Pemerintah Kota Bogor hanya kegiatan belajar mengajar saja. Tidak ada kegiatan ekstrakurikuler dan tidak ada kantin di sekolah. "Murid harus membawa bekal dari rumah," ujarnya.

Dinas Pendidikan Kota Bogor juga mempersiapkan langkah teknis dan membentuk Satgas Covid-19 Pelajar. "Beberapa sekolah sudah mempersiapkan sarana dan prasarananya, mulai dari tempat mencuci tangan, desinfektan, dan alat pengukur suhu tubuh. Nanti akan diuji coba, sebelum digunakan," katanya.

Hanafi mengatakan jumlah SD di Kota Bogor sangat banyak, yaitu 300 sekolah, sehingga Dinas Pendidikan harus melakukan persiapan dengan matang. "Jumlah siswanya juga sangat banyak. Kami mengkhawatirkan penerapan protokol kesehatannya, terutama menjaga jarak sesama siswa," ujarnya.

Dinas Pendidikan Kota Bogor akan mempersiapkan dengan matang sebelum memutuskan pembukaan sekolah untuk pembelajaran tatap muka. "TK dan PAUD masih dievaluasi karena risikonya lebih besar," kata Hanafi.

Dinas Pendidikan akan meminta persetujuan orang tua siswa untuk pembukaan sekolah melalui polling. Ada sejumlah alternatif untuk pembelajaran tatap muka di sekolah. Pertama, 30 persen siswa belajar di sekolah dan 70 persen dari rumah. Setiap kelas akan dibagi menjadi tiga kelompok belajar dan akan digilir siswa yang belajar tatap muka di sekolah.

Alternatif kedua, untuk siswa SMP dan SMA akan belajar di sekolah secara bergiliran. Sebagai contoh, Senin dan Kamis untuk kelas 9, Selasa dan Jumat untuk kelas 8, serta Rabu dan Sabtu untuk siswa kelas 7. "Konsep ini masih agak repot," katanya.

Baca juga: Di Sekolah Tatap Muka Siswa Dilarang Keluar Kelas Saat Jam Istirahat, Sebab...

Alternatif sekolah tatap muka ketiga adalah siswa masih ke sekolah 50 persen dan belajar dari rumah 50 persen. Pertukarannya dilakukan setiap pekan. "Konsep ini dinilai lebih efektif," katanya.






Proyek Mobil Listrik Pemkot Bogor Senilai Rp 1,8 Miliar Tahun Ini

4 hari lalu

Proyek Mobil Listrik Pemkot Bogor Senilai Rp 1,8 Miliar Tahun Ini

Anggaran Rp 1,8 miliar tersebut untuk membeli dua mobil listrik untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor dan lima sepeda motor listrik.


Tujuan dan Jenis Platform Rapor Pendidikan

14 hari lalu

Tujuan dan Jenis Platform Rapor Pendidikan

Rapor Pendidikan platform yang menyediakan data dari laporan hasil evaluasi sistem pendidikan


Pemkot Bogor Siapkan Peraturan Wali Kota untuk Pengadaan Mobil Listrik

15 hari lalu

Pemkot Bogor Siapkan Peraturan Wali Kota untuk Pengadaan Mobil Listrik

Pemkot Bogor akan menyiapkan peraturan wali kota sebagai dasar hukum pengadaan mobil listrik. Menindaklanjuti inpres Jokowi.


Polresta Bogor Awasi Akun Medsos 60 kelompok Remaja Suka Tawuran, 6 Akun Sudah Diblokir

15 hari lalu

Polresta Bogor Awasi Akun Medsos 60 kelompok Remaja Suka Tawuran, 6 Akun Sudah Diblokir

Polresta Bogor terus memantau akun media sosial kelompok-kelompok remaja yang suka tawuran. Bikin janji tawuran di media sosial.


Dua Kelompok Remaja di Bogor Tawuran, Janjian di Medsos Tentukan Waktu dan Lokasi Tawur

15 hari lalu

Dua Kelompok Remaja di Bogor Tawuran, Janjian di Medsos Tentukan Waktu dan Lokasi Tawur

Polresta Bogor telah menangkap 18 remaja dari dua kelompok yang terlibat tawuran. Enam orang jadi tersangka. Banyak yang masih berusia 13-14 tahun.


Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Presiden Jokowi Menurunkan Kembali Harga BBM

19 hari lalu

Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Presiden Jokowi Menurunkan Kembali Harga BBM

Ketua DPRD Kota Bogor mengusulkan agar anggaran IKN dan kereta cepat dialihkan untuk menurunkan harga BBM. Pembelian BLT dinilai tak tepat sasaran.


Suku Dinas Pendidikan Jakbar Imbau Pelajar Tidak Ikut-ikutan Demonstrasi Tolak Kenaikan Harga BBM

20 hari lalu

Suku Dinas Pendidikan Jakbar Imbau Pelajar Tidak Ikut-ikutan Demonstrasi Tolak Kenaikan Harga BBM

Para pelajar mendapat sanksi bila terlibat aksi kriminal saat demonstrasi tolak kenaikan harga BBM dan menyerahkannya ke penegak hukum.


Polresta Bogor Tangkap Pelaku Pemerkosaan Terhadap Remaja Disabilitas

27 hari lalu

Polresta Bogor Tangkap Pelaku Pemerkosaan Terhadap Remaja Disabilitas

Polresta Bogor memerlukan waktu untuk mengungkap kasus pemerkosaan ini karena korban masih mengalami trauma.


43.535 Keluarga di Kota Bogor Akan Menerima BLT BBM Rp 300.000

28 hari lalu

43.535 Keluarga di Kota Bogor Akan Menerima BLT BBM Rp 300.000

Presiden Jokowi mengalokasikan dana BLT BBM untuk seluruh Indonesia sebesar Rp 12,4 triliun. Akibat kenaikan harga BBM.


Hujan Disertai Angin Kencang, BPBD Kota Bogor Catat 31 Kasus Bangunan Roboh, Longsor dan Pohon Tumbang

29 hari lalu

Hujan Disertai Angin Kencang, BPBD Kota Bogor Catat 31 Kasus Bangunan Roboh, Longsor dan Pohon Tumbang

Menurut catatan BPBD Kota Bogor, terdapat 15 kejadian pohon tumbang di Kecamatan Bogor Barat, Bogor Tengah dan 1 titik di Bogor Selatan.