Larangan Mudik Lebaran, Polda Metro: Lewat Lubang Tikus Kami Tindak

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mudik dengan kereta api. ANTARA/Reno Esnir

    Ilustrasi mudik dengan kereta api. ANTARA/Reno Esnir

    Jakarta - Kepala Kepolisan Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran mengatakan larangan mudik lebaran tahun ini akan berlaku mulai 6 hingga 17 Mei 2021. Sebelum masuk masa larangan itu, polisi akan melakukan sosialisasi kepada warga agar tidak mudik.

    Sosialisasi larangan mudik itu dilakukan dalam Operasi Keselamatan Jaya yang berlangsung selama dua pekan, yakni mulai 12 hingga 25 April 2021. "Mudah-mudahan dengan jangka waktu yang cukup panjang, imbauan atau harapan agar tidak terjadi mudik bisa optimal hasilnya," kata Fadil di kantornya, Senin, 12 April 2021.

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya mengatakan larangan mudik ini dilakukan untuk memutus rantai Covid-19. Dia juga mengatakan, polisi akan menindak pihak-pihak yang nekat memfasilitasi warga untuk mudik. Contohnya seperti perusahan-perusahaan travel.

    "Kami akan menindak tegas, kemana pun, ke lubang-lubang tikus yang coba dimasuki, akan kami tindak," ujar Yusri.

    Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo mengatakan tindakan bagi warga yang melakukan perjalanan pulang kampung pada 6-17 Mei 2021 hanya disuruh diputar-balik. Sanksi pidana, kata dia, hanya diterapkan terhadap sejumlah pihak tertentu.

    "Misalnya travel gelap itu kan ada pelanggarannya," kata Sambodo. Truk yang digunakan untuk mengangkut orang untuk mudik lebaran itu juga ada pasal pelanggarannya. 

    Baca: Mudik Lebaran Dilarang, kecuali Sektor-sektor Berikut Ini


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H