Keseharian Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara di Rumah di Kompleks Elit Jaktim

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil anggota Negara Kekaisaran Sunda Nusantara yang disita Ditlantas Polda Metro Jaya sebagai barang bukti pada Rabu, 6 Mei 2021. FOTO: Polda Metro Jaya

    Mobil anggota Negara Kekaisaran Sunda Nusantara yang disita Ditlantas Polda Metro Jaya sebagai barang bukti pada Rabu, 6 Mei 2021. FOTO: Polda Metro Jaya

    Jakarta - Wajah senyum perempuan itu menyambut kedatangan Tempo ke rumah Rusdi Karepesina yang mendadak jadi heboh mengaku Jenderal Negara Kekaisaran Sunda Nusantara.

    Sambutan ramah pada Kamis siang, 6 Mei 2021 itu di sebuah rumah di bilangan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Rusdi Karepesina tinggal berempat dengan sang istri dan dua anaknya.

    Sehari-hari, Rusdi bekerja sebagai penagih utang. "Saya wiraswasta, saya tukang tagih alias debt collector," kata dia terus terang saat ditemui, Kamis, 6 Mei 2021.

    Pria 55 tahun ini mengaku punya banyak anak buah. Dia tak menyebut jumlah persisnya. Pekerjaannya itu juga sudah dilakoni bertahun-tahun.

    Rusdi adalah pria yang mengaku sebagai Jenderal Tentara Negara Kekaisaran Sunda Nusantara. Namanya meroket setelah dirinya terjaring razia Polda Metro Jaya di kawasan Tol Cawang, Jakarta Timur.

    Polisi menyetop mobil Pajero Sport yang dikendarai Rusdi. Musababnya, pelat nomor mobil itu tak normal, yakni SN 45 RSD.

    Kediaman Rusdi berlokasi di dalam kompleks perumahan mewah. Rata-rata rumah di sana berlantai dua. Rumah Rusdi tampak lebih sederhana dengan warna dominan hijau.

    SKM terbitan Negara Kekaisaran Sunda Nusantara yang disita Ditlantas Polda Metro Jaya sebagai barang bukti pada Rabu, 6 Mei 2021. FOTO: Polda Metro Jaya

    Di jendela rumahnya terpasang stiker Kekaisaran Sunda Nusantara dengan logo singa yang mengenakan mahkota. Ada juga stiker bertuliskan Keluarga Besar Front Pemuda Muslim Maluku di pintu garasinya.

    Di dalam garasi terparkir satu lagi mobil Toyota Etios putih. Ada juga satu motor Honda Vario putih.

    Rusdi tak banyak cerita soal Kekaisaran Sunda Nusantara. Dia hanya menyebut, Kekaisaran Sunda Nusantara pernah berdiri pada 2011 yang bermarkas di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Bogor.

    Namun, Kekaisaran Sunda Nusantara bubar, karena anggotanya terpecah belah.

    Rusdi kemudian bergabung lagi dengan perkumpulan ini di akhir 2018. Dia melihat secercah harapan di Kekaisaran Sunda Nusantara.

    "Harapannya lebih bagus ke depan, visinya lebih jelas, makanya saya mau gabung lagi," terang dia soal alasan bergabung ke Kekaisaran Sunda Nusantara.

    LANI DIANA

    Baca juga : 5 Keanehan Pengemudi Pajero Sport, 'Jenderal' Ini Kena 3 Pasal UU LLAJ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Aman Berkendara dan Beraktivitas di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

    Jika harus keluar rumah, masyarakat wajib waspada dan melindungi diri dari Covid-19. Simak tips aman berkendara saat kasus Covid-19 merajalela.