Begini 11 Debt Collector Pengepung Anggota TNI di Jakarta Utara Ditangkap

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi debt collector. Dok.TEMPO /Aditya Herlambang Putra

    Ilustrasi debt collector. Dok.TEMPO /Aditya Herlambang Putra

    Jakarta - Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS mengatakan para debt collector alias penagih utang yang mengepung Sersan Dua Nurhadi, telah ditangkap.

    "Tim gabungan dari Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya dengan gerak cepat berhasil mengamankan sebelas orang," kata Herwin secara tertulis, Ahad, 9 Mei 2021.

    Sembilan debt collector itu adalah berinisial Y, JAD, HHL, HEL, PA, GL, GYT, JT, AM, DS dan HRL.

    Mereka disebut ditangkap pada hari ini, Ahad, 9 Mei 2021 sekitar pukul 15.00 WIB.

    Sebelumnya, para debt collector itu melakukan penghadangan mobil jenis Honda Mobilio berpelat B 2638 BZK warna putih yang dikemudikan oleh seorang anggota TNI Serda Nurhadi.

    Kejadian berlangsung di gerbang tol Koja Barat Jakarta Utara, pada Kamis 6 Mei lalu.

    Kolonel Arh Herwin menjelaskan, kasus ini bermula saat Serda Nurhadi yang merupakan anggota Babinsa Semper Timur sedang berada di kantor kelurahan setempat. Nurhadi lantas mendapat informasi adanya sebuah kendaraan warga yang dikerumuni oleh debt collector sehingga menimbulkan kemacetan.

    "Di dalam mobil tersebut ada anak kecil dan seorang yang sakit," kata Herwin.

    Herwin melanjutkan, Serda Nurhadi lantas berinisiatif membantu dan mengambil alih supir mobil untuk mengantarkan ke Rumah Sakit melalui jalan Tol Koja Barat. Namun, Nurhadi justru dikepung oleh para penagih utang.

    "Karena kondisi kurang bagus, maka Serda Nurhadi membawa mobil tersebut ke Polres Jakut dengan diikuti oleh beberapa org debt collector," kata Herwin.

    Menurut Herwin, Nurhadi tak mengetahui masalah yang menyangkut mobil itu. Termasuk soal debt collector. Dia disebut hanya terpanggil untuk membantu warga yang sedang sakit.

    Baca juga : Kebakaran di Penjaringan: 375 Rumah Panggung Hangus, Seribu Lebih Warga Terdampak 

    M YUSUF MANURUNG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WHO: Varian Delta Covid-19 Diduga lebih Menular dan Perlu Diwaspadai

    Varian Delta dianggap lebih menular dibandingkan varian sebelumnya. WHO sekaligus menilai bahwa varian delta covid-19 itu perlu diwaspadai.