PKS-Gerindra Buka Peluang Koalisi Pilkada DKI 2024

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum DPW PKS DKI Jakarta Khoirudin dan Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bersama jajaran kedua partai dalam silaturahmi kebangsaan di kantor DPD Gerindra DKI, Rabu, 9 Juni 2021. TEMPO/INGE KLARA

    Ketua Umum DPW PKS DKI Jakarta Khoirudin dan Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bersama jajaran kedua partai dalam silaturahmi kebangsaan di kantor DPD Gerindra DKI, Rabu, 9 Juni 2021. TEMPO/INGE KLARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera atau PKS membuka peluang koalisi dengan Partai Gerindra untuk Pemilihan Gubernur DKI 2024 mendatang. Hal ini disampaikan Ketua Umum DPW PKS DKI Jakarta Khoirudin saat menyambangi kantor DPD Gerindra, Rabu 9 Juni 2021.

    Meski begitu, PKS juga masih terbuka dengan siapa saja yang mau bersama-sama bergerak untuk menyelesaikan masalah di Jakarta. "Kami sangat terbuka pada siapa saja," kata Khoirudin, Rabu, 9 Juni 2021.

    Menurut dia, siapa saja yang punya elektabilitas tinggi dan punya kemampuan menyelesaikan masalah Jakarta akan didukung oleh partainya. "Memang masih lama, masih dinamis, intinya kami membuka diri baik dengan Gerindra atau siapa saja," katanya.

    Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra Ahmad Riza Patria juga berharap hubungan baik antara kedua partai yang selama ini berkoalisi di Jakarta tetap terjaga dengan baik.

    ADVERTISEMENT

    "Insya Allah kami bisa terus bersama-sama tidak hanya di koalisi politik tapi juga di banyak kegiatan lain, seperti pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan dan kontribusi lain bagi masyarakat Jakarta," ujar Ariza.

    Sebelumnya, PKS dan Gerindra berkoalisi dalam mendukung Anies Baswedan di Pilkada DKI 2017 lalu. Saat itu kedua partai mendukung pasangan Anies-Sandiaga.

    Baca juga: Ditinggal Gerindra hingga Gagal Jadi Wagub, Presiden PKS: Jadi Pembelajaran

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.