Pemakaman Protokol Covid-19 di Jakarta Naik, Hingga 180 Jenazah Dalam Sehari

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah papan nisan diberi kain penanda di TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Jumat, 18 Juni 2021. Pihak keluarga mengikat kain pada papan nisan sebagai penanda karena banyaknya makam yang serupa di kompleks pemakaman Covid-19 tersebut. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Sebuah papan nisan diberi kain penanda di TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Jumat, 18 Juni 2021. Pihak keluarga mengikat kain pada papan nisan sebagai penanda karena banyaknya makam yang serupa di kompleks pemakaman Covid-19 tersebut. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menyampaikan terjadi lonjakan pemakaman dengan protokol Covid-19.

    Data pemerintah DKI memperlihatkan, lebih dari 130 jenazah dimakamkan dengan protokol Covid-19 dalam tiga hari berturut-turut.

    "Lonjakan bukan hanya terjadi pada angka kasus positif saja, tetapi juga pada jumlah pemakaman dengan protap Covid-19 di Jakarta," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 24 Juni 2021.

    Dwi memaparkan terdapat 150 jenazah Covid-19 pada 22 Juni 2021. Angka ini naik menjadi 180 jenazah pada hari  berikutnya.

    Pada hari Kamis, hingga pukul 12.00 tercatat sudah ada 132 jenazah yang harus dikubur dengan pemakaman Covid-19.

    Lonjakan jumlah pemakaman ini, tutur dia, sejalan dengan kasus Covid-19 di Ibu Kota yang meningkat drastis.

    "Situasi ini tidak bisa dibiarkan, kita harus waspada dan mencegah penyebaran Covid-19 ini bersama-sama," kata Dwi.

    Pasien Covid-19 Jakarta kembali menembus rekor tertinggi, yaitu 7.505 orang pada hari Kamis. Angka ini adalah yang tertinggi selama pandemi Covid-19 melanda Tanah Air.

    Kasus Covid-19 Jakarta secara total kini mencapai 494.462. Dwi menuturkan kasus aktif hari ini bertambah 5.195. Dengan begitu, total pasien yang masih dirawat atau menjalani isolasi sebanyak 40.900 orang.

    Kemudian pasien Covid-19 yang dinyatakan telah sembuh mencapai 445.450 orang. Sebanyak 8.112 orang meninggal dan harus dikuburkan dengan pemakaman protokol Covid-19. Pemerintah DKI mencatat persentase kematian 1,7 persen.

    #Cucitangan
    #Pakaimasker
    #Jagajarak

    Baca juga: Dinas Pertamanan DKI: Ada 19 Ribu Pemakaman dengan Protokol Covid-19 per 21 Juni



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.