Rizieq Shihab Akhirnya Tanggapi Amien Rais Soal Penembakan 6 Laskar FPI: Blunder

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Komnas HAM didampingi Bareskrim Polri memeriksa barang bukti berupa mobil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 21 Desember 2020. Kedua pihak memeriksa mobil yang ditumpangi oleh 6 anggota laskar FPI dan Bareskrim Polri yang dipakai saat insiden penembakan di Tol Jakarta - Cikampek KM 50, Karawang, Jawa Barat pada 7 Desember 2020 lalu. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Tim Komnas HAM didampingi Bareskrim Polri memeriksa barang bukti berupa mobil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 21 Desember 2020. Kedua pihak memeriksa mobil yang ditumpangi oleh 6 anggota laskar FPI dan Bareskrim Polri yang dipakai saat insiden penembakan di Tol Jakarta - Cikampek KM 50, Karawang, Jawa Barat pada 7 Desember 2020 lalu. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Jakarta - Eks Pimpinan FPI Rizieq Shihab akhirnya angkat bicara soal pernyataan Amien Rais yang menyebut institusi Polri dan TNI tidak terlibat dalam tragedi penembakan 6 laskar FPI di Tol Jakarta - Cikampek KM 50.

    Menurut Rizieq, pernyataan Amien itu masih sangat prematur dan membutuhkan pembuktian dari Pengadilan HAM.  

    "Bahwa Pernyataan Amien Rais sangat BLUNDER, karena merugikan tim dan korban serta keluarganya, sebaliknya untungkan pihak lawan," ujar Rizieq Shihab melalui kuasa hukumnya Aziz Yanuar pada Senin, 19 Juli 2021.  

    Menurut Rizieq, pernyataan pendiri Partai Ummat itu dapat menjadi bumerang bagi Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan atau TP3.

    ADVERTISEMENT

    Posisi Amien Rais yang ada dalam tim tersebut dinilai Rizieq bisa menguatkan skenario bahwa penembakan laskar FPI di KM 50 hanya pelanggaran kriminal biasa.  

    Rizieq mengatakan pernyataan Amien Rais hanya membuat Menko Polhukam Mahfud MD merasa senang.

    Selanjutnya: Pernyataan Amien Rais hanya membuat Menko Mahfud MD merasa senang.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.