Vaksinasi Covid-19 Anak di Kota Bekasi Segera Dimulai, Rinciannya?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Botol kecil berlabel stiker

    Botol kecil berlabel stiker "Vaccine COVID-19" dan jarum suntik medis dalam foto ilustrasi yang diambil pada 10 April 2020. [REUTERS / Dado Ruvi]

    Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi segera menggelar vaksinasi anak dengan sasaran kelompok usia sekolah menengah pertama (SMP). Adapun vaksin yang dipakai adalah Sinovac.

    "Kementerian Kesehatan tidak merekomendasikan menggunakan vaksin AstraZeneca, jadi kami pakai Sinovac," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Bekasi, Selasa, 27 Juli 2021.

    Pemerintah daerah, kata dia, baru saja mendapatkan suplai vaksin AstraZeneca sebanyak 20 ribu dosis. Vaksin ini semula akan dipakai untuk anak. Karena rekomendasinya Sinovac, maka vaksin dialihkan untuk karyawan perusahaan.

    "Vaksin anak dengan Sinovac secara bertahap, karena menunggu pengiriman dari pusat," ucap Rahmat.

    Ada lebih dari 100 ribu anak kelompok usia SMP sederajat di Kota Bekasi. Adapun pelaksanaan vaksinasi bisa dilaksanakan di sekolah. Ia menyebut, Dinas Pendidikan yang akan mengkoordinir pelaksanaannya.

    "Kita mau SMP dulu, kita sudah perintahkan nanti di sekolah-sekolah," kata Rahmat Effendi.

    Berdasarkan catatan pemerintah daerah, kasus Covid 19 kategori anak sebesar 19 persen, menjadi yang tertinggi kedua setelah usia produktif 18-59 tahun. Sumber penularan terhadap anak adalah klaster keluarga.

    Dilansir dari situs corona.bekasikota.go.id, kasus aktif di Kota Bekasi sekarang mencapai 5.896, dimana dalam sehari ada temuan kasus 1.576, sedangkan kasus yang dilaporkan sembuh ada 1.568. Secara kumulatif kasus Covid 19 di Kota Bekasi mencapai 76.831.

    Baca juga : Hari Ini 140.000 Warga Kota Bekasi Disuntik Vaksin Covid-19
    #Pakaimasker
    #Cucitangan
    #Jagajarak

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.