Viral Unggahan Influencer Dapat Vaksin Dosis Ketiga di Gedung Berlogo DPRD DKI

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gedung DPRD DKI Jakarta. TEMPO/Subekti

    Ilustrasi gedung DPRD DKI Jakarta. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPRD DKI Jakarta Augustinus memastikan tak ada pemberian dosis ketiga jenis Moderna di Gedung DRPD. Menurut dia, vaksin yang digunakan selama ini mengikuti ketersediaan dari Dinas Kesehatan DKI, yakni Sinovac dan AstraZeneca.

    "Tidak ada vaksin ketiga apalagi Moderna," kata dia saat dihubungi, Kamis, 29 Juli 2021. Pernyataan Augustinus ini disampaikan sehubungan dengan unggahan warganet mengenai pemberian vaksinasi dosis ketiga kepada influencer di gedung milik pemerintahan. Informasi ini diunggah di akun Twitter @cathydjaya pada 28 Juli 2021.

    Pemilik akun menceritakan bahwa ada influencer yang mendapat vaksin dosis ketiga. Dia menyertakan foto lokasi vaksinasi yang tampak di dalam sebuah ruangan. Ada tulisan DPRD dan logo DKI Jakarta di tempat itu.

    Augustinus mengatakan seluruh warga Ibu Kota diperbolehkan datang ke ruangan dewan. Namun, dia tak bisa memastikan foto itu benar di dalam Gedung DPRD DKI.

    "Kalau masalah ada vaksin ketiga, saya pastikan tidak ada vaksin ketiga di DPRD." 

    Ia memastikan DPRD sudah menggelar vaksinasi sejak dua bulan lalu. Vaksinasi tidak hanya untuk anggota dewan atau Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP), tapi juga masyarakat umum.

    Tujuannya untuk mempercepat vaksinasi dan mencapai target dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Untuk mendapatkan vaksin, warga harus mendaftar secara daring terlebih dulu dengan menyertakan nama dan nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP).

    Baca: Sebut Stok Vaksin Covid-19 Tinggal 104 Vial, Bupati Bogor: Kebutuhan Mendesak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.