Risma Sidak Bansos Tunai: Kronologi Pemotongan Sebelum Kota Tangerang Buka Posko

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Uang Rupiah. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

    Ilustrasi Uang Rupiah. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

    TEMPO.CO.Tangerang-Sehari setelah Menteri Sosial Tri Risma Harini  inspeksi mendadak ke RT.03 RW.03 Kelurahan Karang Tengah,  Kecamatan Karang Tengah,  Pemerintah Kota Tangerang melalui Kantor Camat Karang Tengah membuka posko pengaduan bagi penerima bansos tunai.

    Dalam kunjungannya Risma mendapati pengakuan seorang warga bernama Suryanih yang menyebutkan telah dipotong Rp 50 ribu oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

    Pengakuan pungli itu kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Namun Suryanih belakangan meralat ucapannya. Dia menyatakan tidak ada potongan bansos itu. Dia menjawab pertanyaan tersebut karena grogi dikunjungi banyak orang.

    "Saya grogi, dan tak tahu siapa Bu Risma (-Mensos),"katanya kepada wartawan di Tangerang Kamis 29 Juli 2021.

    Meski Suryanih telah menarik ucapannya bahwa tidak ada pungutan, namun posko pengaduan tetap dibuka.

    Camat Karang Tengah Edi Mahyudin dihubungi Tempo menyatakan warga yang mengalami adanya pungutan bansos tunai diminta untuk melapor ke layanan pengaduan Bansos dan BNPT ke nomor 0811 1500 293

    Atau pengaduan langsung di lokasi kunjungan Mensos di RT.03 RW.03 Kelurahan Karang Tengah,  Kecamatan Karang Tengah.

    Selanjutnya: Kepala Humas Polres Metro Tangerang...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.