Kasus Jerinx SID Vs Adam Deni, Giliran Polisi Butuh Keterangan Ahli Bahasa

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi terdakwa musisi grup band Superman Is Dead, I Gede Ari Astina atau Jernix ketika mendengarkan putusan hakim di Pengadilan Negeri Denpasar, Denpasar, Bali, Kamis 19 November 2020. Majelis hakim menjatuhkan vonis kepada Jerinx dengan pidana penjara 1 tahun 2 bulan dan denda 10 juta subsider 1 bulan kurungan dalam kasus ujaran kebencian terhadap Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali. TEMPO/Johannes P. Christo

    Ekspresi terdakwa musisi grup band Superman Is Dead, I Gede Ari Astina atau Jernix ketika mendengarkan putusan hakim di Pengadilan Negeri Denpasar, Denpasar, Bali, Kamis 19 November 2020. Majelis hakim menjatuhkan vonis kepada Jerinx dengan pidana penjara 1 tahun 2 bulan dan denda 10 juta subsider 1 bulan kurungan dalam kasus ujaran kebencian terhadap Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali. TEMPO/Johannes P. Christo

    Jakarta - Polisi telah melakukan berbagai rangkaian penyidikan atas kasus dugaan pengancaman oleh musisi I Gede Ari Astina alias Jerinx SID terhadap Adam Deni.

    Mulai dari pemeriksaan pelapor sebanyak dua kali, meminta keterangan terlapor, gelar pekara, hingga menyita barang bukti.

    Walau begitu, belum ada tersangka yang ditetapkan. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus berujar penyidik masih harus meminta keterangan beberapa orang.

    "Perlu memeriksa saksi-saksi ahli baik itu ahli bahasa, ahli pidana, juga ahli IT dan ada beberapa saksi ahli yang lain yang menurut penyidik memang diperlukan," kata Yusri di kantornya, Senin, 2 Agustus 2021.

    Jerinx SID dilaporkan oleh selebgram Adam Deni atas dugaan pengancaman melalui media elektronik. Jerinx diduga melakukan tindak pidana sesuai Pasal 335 KUHP dan atau Pasal 29 juncto Pasal 45 B Undang-Unang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.

    Jerinx diduga mengancam selebgram Adam Deni melalui sambungan telepon. Salah satu bentuk dugaan pengancaman itu adalah kalimat 'Saya Injak Kepala Kau di Trotoar'.

    Kasus ini bermula saat Jerinx SID menuding sejumlah selebriti telah di-endorse oleh Covid-19. Melalui Instagram, Adam Deni meminta Jerinx untuk menunjukkan data dan bukti atas tudingan itu. Jerinx lantas menghubungi Adam.

    Baca juga : Diperiksa Polisi, Adam Deni Ungkap Ucapan Jerinx Ada Unsur Pidana

    M YUSUF MANURUNG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.