Anies Baswedan Optimistis Kontingen DKI untuk PON XX Papua Raih Kemenangan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau tempat penyimpanan vaksin Covid-19 di kantor Dinas Kesehatan DKI, Jakarta Pusat, Jumat, 6 Agustus 2021. TEMPO/Lani Diana

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau tempat penyimpanan vaksin Covid-19 di kantor Dinas Kesehatan DKI, Jakarta Pusat, Jumat, 6 Agustus 2021. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Anies Baswedan melepas keberangkatan kontingen atlet asal Jakarta menuju Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua, hari ini. Anies optimistis kontingen DKI dapat meraih target kemenangan.

    Alasannya, kata Anies, selama beberapa bulan ke belakang ini para atlet fokus untuk persiapan berlaga di PON XX Papua 2021 yang akan berlangsung pada Oktober mendatang. Anies Baswedan mengatakan DKI Jakarta sudah 11 kali meraih juara umum PON.

    "Ketika hari ini mereka secara resmi diberangkatkan, kami yakin bekalnya cukup. Kami yakin mereka akan bisa meraih semua target. Mudah-mudahan malah melampaui," ujar Anies di Balai Kota pada Rabu, 15 September 2021. 

    Ada 735 orang atlet kontingen DKI Jakarta yang hari ini diberangkatkan untuk PON XX Papua. Jika ditambah official, jumlahnya sekitar 1.350 orang.

    Pembukaan PON XX Papua akan dilaksanakan pada 2 Oktober mendatang oleh Presiden Joko Widodo. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md memastikan PON XX siap digelar.

    Mahfud mengatakan gelaran olahraga itu akan dapat dihadiri oleh penonton. Meski begitu, penerapan protokol kesehatan ketat akan diterapkan.

    "Kami sekarang sudah memutuskan setiap pertandingan bisa ditonton, cuma syaratnya dua, satu protokol kesehatan, kedua, jumlah penontonnya akan ditentukan sesuai dengan keadaan yang akan ditentukan dalam waktu dekat, jadi tidak bisa berbondong-bondong," kata Mahfud dalam konferensi pers penyelenggaraan PON XX Papua, Jumat lalu.

    Baca juga: Anies Baswedan Soal Pujian Putra Jokowi: Buat Semua, Terima Kasih Mas Gibran...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.