Status PPKM Diumumkan Hari Ini, Wagub DKI: Tetap atau Turun Level, Kami Patuh

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa malam, 7 September 2021. TEMPO/Lani Diana

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa malam, 7 September 2021. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria menyatakan Pemprov DKI Jakarta siap mengikuti keputusan pemerintah soal apakah level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di Ibu Kota turun atau tetap. Menurut Riza, pihaknya siap melaksanakan apapun keputusan yang akan diumumkan.

    "Apakah tetap di level 3 atau turun di level 2, prinsipnya, kami akan melaksanakan dengan baik apa pun keputusannya," ucap Riza Patria di Balai Kota DKI pada Senin, 20 September 2021.

    Seperti diketahui, Pemerintah akan mengumumkan kelanjutan kebijakan PPKM di Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali pada hari ini. Dalam perpanjangan sebelumnya, PPKM di DKI Jakarta berstatus level 3.

    Epidemiolog dari Universitas Indonesia, Iwan Ariawan menyebut, kondisi pandemi Covid-19 sudah cukup terkendali sejak penerapan PPKM pada Juli lalu.

    Namun, ujar dia, pemerintah tetap harus berhati-hati agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 lagi. Terlebih, dengan berbagai penyesuaian di sejumlah sektor belakangan.

    "Karena risiko peningkatan kasus masih tinggi. Luar Jawa-Bali perlu mendapat perhatian. Penurunan kasus di luar Jawa-Bali tidak secepat di Jawa-Bali. Proporsi kasus dari luar Jawa-Bali semakin meningkat," ujar Iwan saat dihubungi Tempo, Senin, 20 September 2021.

    Iwan secara khusus menyoroti kegiatan sekolah tatap muka yang sudah diperbolehkan di wilayah PPKM Level 3 dan 2. Kegiatan ini, ujar dia, harus dipantau ketat, terutama untuk anak usia 7-12 yang belum bisa divaksinasi.

    Baca juga: Kasus Covid-19 Turun, Wagub DKI: Tak Ada Lagi Antrean Pasien di Rumah Sakit

    ADAM PRIREZA | DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro - Kontra Syarat Tes PCR Covid-19 untuk Penerbangan Jawa - Bali

    Syarat terbaru naik transportasi udara antara lain wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR. Kebijakan ini dinilai menyulitkan tak hanya penumpang.