Polisi Sita Data 30 Sekolah Terafilisasi Tokoh Khilafatul Muslimin di Mojokerto

Dua orang tokoh Khilafatul Muslimin saat tiba di Polda Metro Jaya, Jakarta, Ahad, 12 Juni 2022. TEMPO/M Taufan Rengganis'

TEMPO.CO, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengungkapkan ada satu tokoh Khilafatul Muslimin ditangkap di Mojokerto, Jawa Timur pagi tadi. Dia adalah pria berusia 74 tahun berinisial AS, yang berperan melakukan doktrin-doktrin khilafah.

Dari penangkapan tersebut polisi menemukan ada 30 sekolah yang terafiliasi ajaran khilafah. “Ini dilakukan atau penanggung jawabnya dari ormas ini adalah tersangka AS yang kita tangkap di Mojokerto,” ujar dia dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Senin, 13 Juni 2022.

Zulpan menolak memberikan detail data di mana saja 30 sekolah itu berada. Dia hanya mengatakan bahwa informasi itu baru temuan awal dan dari pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Polda Metro Jaya.

“Ya nanti belum bisa disampaikan. Ini merupakan dasar penyidik juga melakukan penangkapan terhadap tersangka tersebut. Nanti disampaikan lebih detilnya,” tutur Zulpan.

Tokoh Khilafatul Muslimin berinisial AS itu memiliki jabatan sebagai menteri pendidikan yang memberikan doktrin-doktrin khilafah. 

"Berperan bagian kewenangan doktrin khilafah, dia sebagai menteri pendidikan," ujarnya. 

Dengan penangkapan AS di Mojokerto, jumlah tokoh Khilafatul Muslimi yang ditahan di Polda Metro Jaya sudah enam orang. Selain itu AS, lima orang lainnya adalah Abdul Qadir Hasan Baraja alias AQHB, AA, IN, FA dan SU. Mereka disebut sebagai tokoh sentral ormas.

Menurut Zulpan, Abdul Qadir Baraja bertindak selaku pimpinan tertinggi Khilafatul Muslimin, yang dibantu oleh para tersangka lain dalam operasionalisasi ormas itu. Seluruhnya diduga telah melakukan tindak pidana menghasut, mengembangkan, serta menyebarkan ajaran atau faham khilafah yang bertentangan dengan Pancasila serta penyampaian berita bohong yang berakibat keonaran di kalangan masyarakat.

Baca juga: Polda Metro Segera Rilis Asal-usul Duit Rp 2,5 Miliar Milik Khilafatul Muslimin






Berkas Perkara Teddy Minahasa Masuk Kembali ke Kejati DKI, 1 Berkas Lagi Menyusul

22 jam lalu

Berkas Perkara Teddy Minahasa Masuk Kembali ke Kejati DKI, 1 Berkas Lagi Menyusul

Kejati DKI Jakarta telah menerima kembali berkas perkara tersangka mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Teddy Minahasa dalam kasus narkoba.


Serahkan Senjata Tajam, Warga Cipinang Deklarasi Antitawuran

1 hari lalu

Serahkan Senjata Tajam, Warga Cipinang Deklarasi Antitawuran

Warga Gang Mayong di RW 07 dan 08 Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, sepakat mendeklarasikan antitawuran.


Buronan Bareskrim di Kasus Korupsi Giki Argadiaksa Ditangkap di Tol JORR

1 hari lalu

Buronan Bareskrim di Kasus Korupsi Giki Argadiaksa Ditangkap di Tol JORR

Polantas Polda Metro Jaya mencegat dan menangkap buronan Bareskrim dalam kasus korupsi, Giki Argadiaksa, di Tol JORR


Investigasi Penyebab Satu Keluarga Tewas Butuh Waktu Lama, Polisi: Bisa Patahkan Praduga

2 hari lalu

Investigasi Penyebab Satu Keluarga Tewas Butuh Waktu Lama, Polisi: Bisa Patahkan Praduga

Kepolisian mengungkap proses otopsi untuk menentukan penyebab kematian satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, akan membutuhkan waktu lama.


Polda Metro Jaya Kirim Bantuan buat Korban Gempa Cianjur, Galang 1.032 Relawan Kemanusiaan

2 hari lalu

Polda Metro Jaya Kirim Bantuan buat Korban Gempa Cianjur, Galang 1.032 Relawan Kemanusiaan

Kapolda Metro Jaya Fadil Imran mengajak masyarakat jadi relawan untuk membantu korban gempa Cianjur.


Teliti Percakapan Ponsel Keluarga Meninggal di Kalideres, Polisi Ungkap Kata Berbahasa Inggris

2 hari lalu

Teliti Percakapan Ponsel Keluarga Meninggal di Kalideres, Polisi Ungkap Kata Berbahasa Inggris

Dari percakapan ponsel keluarga meninggal di Kalideres itu, polisi menyimpulkan mereka berpendidikan.


Polisi Temukan dan Teliti Tinja Jenazah Satu Keluarga Di Kalideres

2 hari lalu

Polisi Temukan dan Teliti Tinja Jenazah Satu Keluarga Di Kalideres

Tim dokter forensik menemukan tinja dalam tubuh jenazah satu keluarga tewas di Kalideres.


Wanda Hamidah Lawan Japto Pemuda Pancasila, Laporkan Ancaman Kekerasan ke Polda

3 hari lalu

Wanda Hamidah Lawan Japto Pemuda Pancasila, Laporkan Ancaman Kekerasan ke Polda

Politikus dan artis Wanda Hamidah melaporkan dugaan pengancaman terhadap pamannya, Hamid Husein, kepada Polda Metro Jaya.


Motif Kematian Satu Keluarga Tewas di Kalideres Jadi Teka-teki Rumit

4 hari lalu

Motif Kematian Satu Keluarga Tewas di Kalideres Jadi Teka-teki Rumit

Polisi sebu motif kematian satu keluarga tewas di Kalideres masih misteri yang rumit untuk dipecahkan.


Aliran Rekening Satu Keluarga yang Meninggal di Kalideres Ditelusuri, Gadaikan Rumah Usai Jual Mobil

4 hari lalu

Aliran Rekening Satu Keluarga yang Meninggal di Kalideres Ditelusuri, Gadaikan Rumah Usai Jual Mobil

Sebelum semua anggota keluarga di Kalideres tewas, ada aktivitas penjualan aset dalam rumah tersebut seperti AC, kulkas, dan televisi.