Polisi Geledah Kantor BPN Jakarta Selatan dalam Kasus Mafia Tanah

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Hengki Haryadi. antaranews.com

TEMPO.CO, Jakarta - Tim penyidik Polda Metro Jaya menjadwalkan penggeledahan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Selatan, hari ini, untuk pengusutan kasus mafia tanah.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Endra Zulpan mengatakan, penggeledahan dilakukan tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum). Penggeledahan ini merupakan tindak lanjut penangkapan oknum pejabat BPN berinisial PS.

"Pengembangan dari beberapa penangkapan yang telah dilakukan kemarin dan penetapan tersangka," kata Zulpan di kantornya, Jakarta, Kamis, 14 Juli 2022.

Tim penyidik yang diterjunkan dalam penggeledahan kantor BPN Jaksel ini berasal dari Sub Direktorat Harta dan Benda Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Penggeledahan dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Komisaris Besar Hengki Haryadi.

"Kita harapkan dengan adanya kegiatan pengeledahan hari ini penyidik bisa mendapatkan bukti-bukti lain yang menguatkan adanya kasus ini yang melibatkan oknum-oknum tertentu," ucap Zulpan.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap 4 orang pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang terlibat dalam kasus mafia tanah di wilayah Jakarta dan Bekasi.

Direskrimum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Hengki Haryadi mengatakan, 4 pejabat ini merupakan ASN di BPN kantor wilayah Jakarta dan Bekasi. Salah satunya berinisial PS, bekas Ketua Ajudifikasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di BPN Jakarta Selatan.

"Untuk saat ini sudah ada empat pejabat ASN BPN di wilayah Jakarta dan Bekasi yang sudah kami tangkap dan tetapkan sebagai tersangka," kata Hengki, Rabu, 13 Juli 2022.

Pejabat BPN berinisial PS itu ditangkap di kawasan Depok, Jawa Barat, Selasa malam, 12 Juli lalu. Selain PS, pejabat lain yang telah ditangkap dan diungkap berinisial MB. Dia diduga menerima uang hingga ratusan juta rupiah dalam kasus mafia tanah dari seorang pendana.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Hengki Haryadi mengatakan, uang itu diterima MB dengan tujuan permohonan pembuatan sertifikat tanah bisa dibuat. Dia diduga menerima uang lebih dari Rp 200 juta.

"Dari hasil pemeriksaan yang telah kami lakukan, yang bersangkutan menerima uang mencapai ratusan juta rupiah dari pendana," kata Hengki, Rabu, 13 Juli 2022.

Selaku Ketua PTSL BPN Jakarta Utara, MB kata dia menyalahgunakan program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). Padahal program itu digratiskan oleh pemerintah.

Kasubdit Harta dan Benda atau Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Petrus Silalahi mengatakan, 27 orang telah ditetapkan sebagai tersangka mafia tanah atas perkara yang melibatkan banyak pegawai ASN lintas instansi. Dari puluhan tersangka 4 kasus mafia tanah itu, 22 orang telah dijebloskan ke tahanan.

Baca juga: Polda Metro Jaya Ungkap Banyak Masyarakat Tidak Sadar Jadi Korban Mafia Tanah






Banjir Jakarta, 1 Orang Tewas akibat Tersengat Setrum Listrik

56 menit lalu

Banjir Jakarta, 1 Orang Tewas akibat Tersengat Setrum Listrik

BPBD DKI Jakarta mengevakuasi satu warga di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, yang tewas tersengat aliran listrik saat banjir Jakarta akibat curah hujan.


Polda Metro Jaya Kirim 25 Relawan untuk Membantu Penanganan Korban Gempa Cianjur

14 jam lalu

Polda Metro Jaya Kirim 25 Relawan untuk Membantu Penanganan Korban Gempa Cianjur

Para relawan yang dikirim Polda Metro Jaya ini untuk membantu korban gempa Cianjur ini berasal dari perkumpulan sosial Siap Bergerak.


Polda Metro Jaya Sebut Banyak Pelat Nomor Kendaraan Dilepas untuk Hindari Tilang Elektronik

15 jam lalu

Polda Metro Jaya Sebut Banyak Pelat Nomor Kendaraan Dilepas untuk Hindari Tilang Elektronik

Polda Metro Jaya masih menggunakan tilang manual untuk menindak pengendara yang ingin menghindari tilang elektronik atau ETLE.


Street Race Bakal Digelar Kembali di Kemayoran, Polda: Balap Liar Berkurang

20 jam lalu

Street Race Bakal Digelar Kembali di Kemayoran, Polda: Balap Liar Berkurang

Kombes Pol Latif Usman mengatakan ajang balapan jalanan Street Race kelima akan digelar kembali di Kemayoran.


Misteri Keluarga Kalideres, Anak Meninggal Terakhir di Samping Jasad Ibu di Kamar yang Tertata Rapi

20 jam lalu

Misteri Keluarga Kalideres, Anak Meninggal Terakhir di Samping Jasad Ibu di Kamar yang Tertata Rapi

Lebih dari dua pekan berlalu, kasus kematian satu keluarga di dalam rumah di Kalideres masih menyimpan misteri. Satu per satu fakta terungkap.


Cuaca Jakarta Diprediksi Hujan Petir pada Sore Jelang Malam Hari Ini

1 hari lalu

Cuaca Jakarta Diprediksi Hujan Petir pada Sore Jelang Malam Hari Ini

BMKG, Senin, 28 November 2022, menginformasikan bahwa sejumlah wilayah di DKI Jakarta berpotensi diguyur hujan petir pada sore menjelang malam hari.


Kasus Keluarga Kalideres, Anak Meninggal Terakhir di Samping Jasad Ibunya yang Alami Mumifikasi

2 hari lalu

Kasus Keluarga Kalideres, Anak Meninggal Terakhir di Samping Jasad Ibunya yang Alami Mumifikasi

Polisi mengungkap sejumlah temuan di kasus satu keluarga tewas di Kalideres. Anak meninggal di samping jasad ibunya di kamar tidur.


Tersangka Penganiayaan 3 Bocah di Musala di Tebet Ditahan, Kesal Anaknya Dipukuli

2 hari lalu

Tersangka Penganiayaan 3 Bocah di Musala di Tebet Ditahan, Kesal Anaknya Dipukuli

AKP Nurma Dewi mengatakan pihaknya telah menetapkan F, 51 tahun sebagai tersangka penganiayaan 3 bocah di musala kawasan Tebet, Jakarta Selatan.


Pengembangan M Bloc Space, Ada Renovasi Sistem Integrasi Transjakarta, MRT, dan LRT

2 hari lalu

Pengembangan M Bloc Space, Ada Renovasi Sistem Integrasi Transjakarta, MRT, dan LRT

Kementerian BUMN bakal mengembangkan kawasan M Bloc Space, Blok M, Jakarta Selatan.


Berkas Perkara Teddy Minahasa Masuk Kembali ke Kejati DKI, 1 Berkas Lagi Menyusul

3 hari lalu

Berkas Perkara Teddy Minahasa Masuk Kembali ke Kejati DKI, 1 Berkas Lagi Menyusul

Kejati DKI Jakarta telah menerima kembali berkas perkara tersangka mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Teddy Minahasa dalam kasus narkoba.