Top 3 Metro: Putri Candrawathi Disebut Lebih Berbahaya, Anies Baswedan Siap Nyapres

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi melakukan adegan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas di Jalan Duren Tiga Barat, Jakarta, Selasa, 30 Agustus 2022. Pasangan suami istri yang kini ditetapkan sebagai tersangka itu akhirnya bertemu dan menjalani adegan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J. TEMPO/Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Tiga berita terpopuler metropolitan pada Jumat pagi ini dimulai dari eks pengacara Bharada Eliezer, Deolipa Yumara menyebut Putri Candrawathi lebih berbahaya daripada suaminya, Ferdy Sambo. Dia menuding Putri dan Kuat Ma'ruf memprovokasi Ferdy agar melakukan pembunuhan berencana. 

Selanjutnya Anies Baswedan akhirnya menyatakan siap mencalonkan diri sebagai presiden. Rencana iti diungkapnya dalam wawancara dengan media asing di Singapura. 

Berita ketiga adalah demonstrasi menolak kenaikan harga BBM bersubsidi yang dilakukan BEM SI di kawasan Patung Kuda dekat Monas, Jakarta, kemarin, sempat ricuh. Mahasiswa terlibat saling dorong dengan polisi dan merusak pagar berduri, namun tidak ada mahasiswa yang ditahan.

Berikutnya 3 berita terpopuler metropolitan pada Jumat pagi 16 Septemner 2022: 

1. Deolipa Yumara Sebut Putri Candrawathi Lebih Berbahaya daripada Irjen Ferdy Sambo

Deolipa Yumara mengatakan tidak mengetahui soal isu Putri Candrawathi ikut menembak Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Alasannya, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, yang sempat didampinginya, tidak menyampaikan hal tersebut.

“Eliezer gak menyampaikan, dia cuma bilang dia menembak abis itu Sambo menembak. Abis itu Sambo nembak dinding, abis itu Eliezer down jiwanya,” tutur Deolipa saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 14 September 2022.

Kala itu, kata Deolipa, Bharada E merasa bersalah karena menembak rekan kerjanya sendiri. Dia juga tidak tahu soal kemungkinan istri Inspektur Jenderal Ferdy Sambo itu ikut menarik pelatuk pistol.

Eks Pengacara Bharada E itu mengutip pernyataan Kabareskrim Komisaris Jenderal Polisi Agus Andrianto yang mengatakan hanya Tuhan saja yang mengetahui. “Persoalan apakah kemudian si Putri menembak kemudian si Kuat ikut menembak, kita mana tahu? Seperti kata Kabareskrim, yang tahu cuma Tuhan doang,” ujarnya.

Deolipa Yumara Menduga Putri Candrawathi Lebih Berbahaya

Namun Deolipa menduga Putri Candrawathi lebih berbahaya daripada suaminya dalam kasus pembunuhan berencana ini. Menurutnya, Putri dan Kuat Ma’ruf ditengarai memprovokasi Ferdy Sambo untuk melakukan tindak pidana tersebut.

“Karena dia yang bisik-bisik di awal. Dia dan Kuat yang memprovokasi Sambo untuk melakukan tindakan pembunuhan berencana. Itu kan dari mereka, kalau gak ada mereka Sambo baik-baik aja sebenarnya. Walaupun gak baik sih secara 303,” katanya.

Dia mengatakan saat ini keterangan saksi dari Bharada E dan Brigadir Polisi Kepala Ricky Rizal belum menguatkan. Sebab masih ada Kuat Ma’ruf, asisten rumah tangga bernama Susi, serta ajudan lain yang mesti bercerita.

Baginya kasus pembunuhan berencana ini sudah mulai terbongkar banyak. “Bukan sedikit-sedikit, mulai banyak-banyak kebongkar,” ujarnya.

Saat ini Deolipa Yumara sudah tidak menjadi kuasa hukum Bharada E sejak tanggal 10 Agustus 2022. Dia lantas menggugat perdata mantan kliennya, pengacara baru Bharada E, dan Kabareskrim karena pencabutan kuasa yang dianggap alasannya tidak jelas.

Selanjutnya Anies Baswedan menyatakan siap mencalonkan diri sebagai presiden...






Eks Jubir KPK Febri DIansyah Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Bolehkah Advokat Menolak Klien?

3 menit lalu

Eks Jubir KPK Febri DIansyah Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Bolehkah Advokat Menolak Klien?

Publik mendesak eks Jubir KPK, Febri Diansyah, mengundurkan diri jadi pengacara Putri Candrawathi. Apakah kuasa hukum diperbolehkan menolak klien?


JJ Rizal Minta Anies Baswedan Setop Pembangunan Halte Transjakarta Bundaran HI

36 menit lalu

JJ Rizal Minta Anies Baswedan Setop Pembangunan Halte Transjakarta Bundaran HI

Pembangunan Halte Transjakarta di Bundaran HI dinilai merusak pemandangan ke arah Patung Selamat Datang yang menjadi cagar budaya


Anies Tetapkan Sembilan Rencana Rute LRT Jakarta, Simak Rinciannya

2 jam lalu

Anies Tetapkan Sembilan Rencana Rute LRT Jakarta, Simak Rinciannya

Sembilan jalur LRT Jakarta yang tertuang dalam Peraturan Gubernur DKI Nomor 31 Tahun 2022 disebut selaras dengan rencana induk transportasi Jakarta


Rekam Jejak Febri Diansyah, Juru Bicara KPK hingga Pengacara Putri Candrawathi

2 jam lalu

Rekam Jejak Febri Diansyah, Juru Bicara KPK hingga Pengacara Putri Candrawathi

Setelah mempelajari perkara dan bertemu Putri Candrawathi, Febri Diansyah menyampaikan akan mendampingi secara objektif


Rasamala Aritonang Jadi Kuasa Hukum Ferdy Sambo, Ini Jejak Setelah Gagal TWK KPK

2 jam lalu

Rasamala Aritonang Jadi Kuasa Hukum Ferdy Sambo, Ini Jejak Setelah Gagal TWK KPK

Kesediaan Rasamala Aritonang membela Ferdy Sambo mengejutkan rekan-rekannya sesama eks penyidik KPK, khususnya yang diberhentikan karena gagal TWK.


Besok, Putri Candrawathi Jalani Wajib Lapor di Bareskrim Polri

4 jam lalu

Besok, Putri Candrawathi Jalani Wajib Lapor di Bareskrim Polri

Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi akan menjalani wajib lapor pada Jumat, 30 September 2022. Dalam seminggu, Putri menjalani wajib lapor 2 kali.


Mengapa Deolipa Yumara Gugat Bharada E Rp 15 Miliar yang Masih Tinggal di Rumah Kontrakan?

4 jam lalu

Mengapa Deolipa Yumara Gugat Bharada E Rp 15 Miliar yang Masih Tinggal di Rumah Kontrakan?

Pengacara Bharada E Ronny Berty Talapessy mempertanyakan alasan gugatan Rp 15 miliar oleh Deolipa Yumara.


Bharada E Siap Hadapi Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J, Sudah Konseling Psikolog dan Rohaniwan

4 jam lalu

Bharada E Siap Hadapi Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J, Sudah Konseling Psikolog dan Rohaniwan

Bharada E disebut dalam keadaan sehat dan didampingi psikolog serta rohaniwan. Bersiap hadapi sidang kasus pembunuhan Brigadir J.


Apresiasi Kinerja Polri di Kasus Ferdy Sambo, Moeldoko: Kita Tunggu Proses Hukumnya

6 jam lalu

Apresiasi Kinerja Polri di Kasus Ferdy Sambo, Moeldoko: Kita Tunggu Proses Hukumnya

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai Polri sudah menjalankan perintah Presiden Jokowi dalam penanganan kasus Ferdy Sambo.


Berkas Ferdy Sambo Cs Lengkap, IPW Apresiasi Kinerja Timsus

6 jam lalu

Berkas Ferdy Sambo Cs Lengkap, IPW Apresiasi Kinerja Timsus

IPW menilai Timsus telah bekerja profesional dalam menangani kasus Ferdy Sambo cs.