Duet Anies-AHY Dinilai Realistis, Pakar: Wajah Oposisi Saat Ini

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambut kedatangan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat berkunjung ke Balai Kota Jakarta, Kamis, 6 Mei 2021. Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi kebangsaan setelah AHY melakukan kunjungan ke Fraksi Partai Demokrat di DPRD DKI Jakarta. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Parameter Indonesia Politik, Adi Prayitno, menilai Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mewakili wajah oposisi dari partai politik non-pemerintahan. Karena saat ini nama-nama lain yang muncul adalah orang-orang dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Ketika menyebut nama Anies dan AHY adalah mereka-mereka di luar kekuasaan pemerintah yang memang hanya dua orang ini paling mungkin dipasangkan,” ujarnya saat dihubungi, Ahad, 18 September 2022.

Adi melihat saat ini partai politik dalam pemerintahan yang memasukkan Anies sebagai bakal Capres 2024 hanya Partai Nasional Demokrat (NasDem). Kemudian ada juga Partai Amanat Nasional (PAN) yang mengumumkan nama Anies di antara sembilan kandidat calon presiden.

Menurut dia, nama Gubernur DKI Jakarta dan Ketua Umum Partai Demokrat itu realistis dan rasional. Alasannya adalah dua figur tersebut paling mungkin untuk disandingkan. “Variabel oposisinya itu yang membuat Anies dan AHY gerak politiknya tidak terlampau melebar,” tuturnya.

Dia melihat pemetaan politik saat ini saling mengunci dan ingin saling menguntungkan. Pertimbangan Anies menjadi Capres dan AHY sebagai cawapres pun tingggal menunggu keputusan dari partai yang saat ini belum menentukan koalisi.

Pengamat politik itu menilai Partai NasDem ingin mencalonkan Anies dan membutuhkan Partai Demokrat untuk memenuhi presidential threshold 20 persen. Sedangkan untuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terlihat akan mengikuti arah Anies jika ingin bertarung di Pilpres 2024.

“Jawabannya ada di Demokrat di situ. Suka tidak suka, NasDem itu butuh Demokrat kalau mau serius usung Anies di 2024. Tentu selain PKS, kalo PKS sudah bisa dikunci di mana ada Anies maju, di situlah Anies merapat,” katanya.

Kemarin, Anies Baswedan hanya tersenyum ketika ditanya kemungkinan duet dengan AHY. Dia hanya memilih menjawab masih fokus bekerja untuk DKI Jakarta di sisa waktu jabatannya.

“Saya sekarang kerjain dulu Jakarta, tinggal satu bulan,” katanya saat ditemui di JS Luwansa Hotel, Jakarta, Sabtu, 17 September 2022.

Dia juga tidak banyak berkomentar jika dirinya nanti diusung oleh Partai Demokrat untuk Pilpres 2024. Anies hanya meminta bersabar untuk menjawab keputusan politiknya. “Saya tinggal sebulan lagi, sabar dong. Selesain dulu di sini (Jakarta),” ujarnya.

Baca juga: Soal Pilpres 2024, Anies Baswedan: Biarkan Partai Bentuk Koalisi






Anies Baswedan Bertemu AHY, Koalisi Partai Demokrat, Partai NasDem dan PKS Disebut Sudah 90 Persen

19 menit lalu

Anies Baswedan Bertemu AHY, Koalisi Partai Demokrat, Partai NasDem dan PKS Disebut Sudah 90 Persen

Pertemuan Anies Baswedan dengan AHY disebut membuat koalisi Partai Demokrat, Partai NasDem dan PKS sudah 90 persen terwujud.


Anies Baswedan Belum Dideklarasikan Sebagai Capres, Ini Penjelasan Partai Demokrat

1 jam lalu

Anies Baswedan Belum Dideklarasikan Sebagai Capres, Ini Penjelasan Partai Demokrat

Partai Demokrat mempersilakan Anies Baswedan untuk bertemu dengan partai calon koalisi lainnya sebelum menggelar deklarasi.


Anies Baswedan Minta Doa ke Warga Kampung Gembira Gembrong: Semoga Husnulkhatimah

1 jam lalu

Anies Baswedan Minta Doa ke Warga Kampung Gembira Gembrong: Semoga Husnulkhatimah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta doa kepada warga Kampung Gembira Gembrong lantaran tugasnya di Ibu Kota selesai sebentar lagi


Resmikan Kampung Gembira Gembrong, Anies Baswedan: Saya Saksi di Akhir Masa Tugas

1 jam lalu

Resmikan Kampung Gembira Gembrong, Anies Baswedan: Saya Saksi di Akhir Masa Tugas

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga di Kampung Gembira Gembrong juga menjaga rasa persaudaraan dengan tetangga


Politikus PDIP Sebut Anies Baswedan Sepelekan Korban Banjir

2 jam lalu

Politikus PDIP Sebut Anies Baswedan Sepelekan Korban Banjir

Politikus PDIP Gilbert Simanjuntak menyatakan Anies Baswedan menyepelekan korban banjir dengan mengatakan indikator utama adalah tak ada korban jiwa.


Satu Jam Bertemu AHY, Anies Baswedan: Kami Siap Jalan Bersama ke Depan

3 jam lalu

Satu Jam Bertemu AHY, Anies Baswedan: Kami Siap Jalan Bersama ke Depan

Anies Baswedan mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Partai Demokrat AHY dan seluruh kader partai itu yang telah menyambutnya.


Kemendagri Serahkan 3 Calon Pj Gubernur DKI Pengganti Anies ke Jokowi, Sesuai Usulan DPRD

3 jam lalu

Kemendagri Serahkan 3 Calon Pj Gubernur DKI Pengganti Anies ke Jokowi, Sesuai Usulan DPRD

Kemendagri telah menyerahkan tiga nama calon Penjabat atau Pj Gubernur DKI Jakarta kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi.


Dendis Al Latif, Siswa MTsN 19 Jakarta Meninggal, Teman Asyik Suka Ngelawak

3 jam lalu

Dendis Al Latif, Siswa MTsN 19 Jakarta Meninggal, Teman Asyik Suka Ngelawak

Keluarga dan teman mengenang Dendis Al Larif, siswa MTsN 19 Jakarta, semasa hidup sebagai sosok yang baik dan teman yang asik.


Pertemuan Anies Baswedan dengan AHY, Relawan Berharap Berlanjut hingga Pilpres 2024

5 jam lalu

Pertemuan Anies Baswedan dengan AHY, Relawan Berharap Berlanjut hingga Pilpres 2024

Kelompok relawan Sekretariat Kolaborasi Indonesia (SKI) berharap Partai Demokrat bakal turut mengusung Anies Baswedan dalam Pilpres 2024.


Kader Demokrat Nyanyi Anies-AHY, Teriakkan Pemimpin Perubahan

6 jam lalu

Kader Demokrat Nyanyi Anies-AHY, Teriakkan Pemimpin Perubahan

Pertemuan Anies-AHY yang direncanakan hari ini disambut meriah para kader Partai Demokrat. Mereka pun meneriakkan yel-yel pemimpin perubahan.