Pantai Maju di Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, Prostitusi, dan BJ Habibie Masuk Top 3 Metro

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Warga menyaksikan matahari tenggelam saat mengunjungi kawasan Pantai Maju, Jakarta Utara, Sabtu, 11 Desember 2021. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengoperasikan kawasan Jalan Sehat dan Sepeda Santai (Jalasena) Pantai Maju Jakarta di Pantai Indah Kapuk 2, Penjaringan, Jakarta Utara, untuk warga bermain layang-layang. Berita ini menjadi nomor satu Top 3 Metro hari ini. 

Pada Sabtu, 24 September 2022, kawasan tersebut ramai dipadati warga dari berbagai penjuru wilayah untuk bermain layang-layang. Warga mengaku bermain layang-layang membangkitkan memori masa kecil yang hampir tergerus oleh waktu.

Pada posisi kedua adalah berita Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang menegaskan pemerintah provinsi akan menindaklanjuti keluhan warga atas lokasi prostitusi di sekitar Hutan Kota Rawa Malang, Cilincing, Jakarta Utara. Dia mempersilakan kepada semua warga dan media untuk menyampaikan jika ditemukan tempat serupa di daerah lainnya.

Berita Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengenang sosok Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie sebagai pemersatu antara pemerintah dan umat Islam juga masuk sebagai Top 3 Metro. "Alhamdulillah dulu ketika para intelektual Islam seperti BJ Habibie dan kawan-kawan mencoba mengumpulkan intelektual cendekiawan RI agar tetap dengan pemerintah dan sejak itu ICMI berkiprah," kata Riza Patria saat ditemui di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Ahad, 25 September 2022 dikutip dari Antara.

Berikut ini Top 3 Metro

1. Pantai Maju Jakarta, Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, dan Tempat Main Layang-layang

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengoperasikan kawasan Jalan Sehat dan Sepeda Santai (Jalasena) Pantai Maju Jakarta di Pantai Indah Kapuk 2, Penjaringan, Jakarta Utara, untuk warga bermain layang-layang.

Pada Sabtu, 24 September 2022, kawasan tersebut ramai dipadati warga dari berbagai penjuru wilayah untuk bermain layang-layang. Warga mengaku bermain layang-layang membangkitkan memori masa kecil yang hampir tergerus oleh waktu.

Nurhayati (51), warga Jalan Banjir Kanal, Jakarta Barat, bermain layang-layang di Pantai Maju, Penjaringan, Jakarta Utara, untuk mengenang masa lalu.

Dulu Nurhayati pernah memiliki seorang putra tapi kini telah tiada. Saat bermain layang-layang di Jalasena, Nurhayati seperti kembali terbawa ke masa lalu. "Main begini sama saja ingat sama dia main," kata Nurhayati.

Bemain di Pulau Maju

Nurhayati mengatakan, putranya sudah tiada karena sakit. Sewaktu sehat dulu, anaknya sangat suka ditemani bermain layang-layang di lingkungan rumah.

Perempuan yang sudah berkunjung empat sampai lima kali ke Pantai Maju itu langsung tertarik ingin mencoba bermain permainan lagi sewaktu melihat ramai orang bermain layang-layang di kawasan Jalasena.

"Kayaknya ini baru sih saya melihat ada orang main layang-layang di sini. Kemarin-kemarin ini belum ada. Makanya gara-gara melihat itu, saya jadi kepingin main lagi," kata Nurhayati.
Anak-anak hingga orang dewasa asyik bermain dengan layang-layang hias di kawasan Jalasena yang dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Usaha Milik Daerah PT Jakarta Propertindo (Perseroda). Kencangnya angin di Jalasena membuat layang-layang lebih mudah diterbangkan.

Selain itu, tidak ada penghalang seperti kabel udara yang membuat para pemain tambah betah berlama-lama menerbangkan layang-layang yang disediakan pengelola kawasan Jalasena. Warga mengaku tak takut terkena aliran listrik akibat kabel yang melintang di atas.

Selain menerbangkan layang-layang, para pengunjung juga bisa menghias layang-layang itu sesuka hati. Apalagi pengelola juga menyediakan spidol berwarna untuk memfasilitasi keinginan tersebut.

Jakarta Maritim Fest 2022

Koordinator CSR PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Hifdzi Mujtahid mengatakan, layang-layang itu disediakan dalam rangka "Jakarta Maritim Fest 2022".

Pengelola memberikan kesempatan kepada warga Jakarta mengaktifkan ruang ketiga di Pantai Maju untuk berekreasi di tengah kehidupan Ibu Kota yang serba sibuk.

"Kegiatan ini sebetulnya masih satu rangkaian 'Jakarta Maritim Fest 2022', seperti kegiatan yang dilakukan di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Angke dan Pulau Tidung pada 17 dan 18 September yang lalu," kata Hifdzi.

2. Riza Patria Larang Prostitusi di Jakarta dan Ancam Beri Sanksi

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan pemerintah provinsi akan menindaklanjuti keluhan warga atas lokasi prostitusi di sekitar Hutan Kota Rawa Malang, Cilincing, Jakarta Utara. Dia mempersilakan kepada semua warga dan media untuk menyampaikan jika ditemukan tempat serupa di daerah lainnya.

"Kalau ada tempat-tempat yang digunakan untuk prostitusi tentu kita akan larang, kita akan tutup akan kita tindak, setelah itu beri sanksi. Silakan temen-temen," ujarnya saat ditemui di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Ahad, 25 September 2022.

Selain itu, Riza menuturkan konsep lokalisasi tidak relevan untuk ada di Jakarta. Dia tidak setuju adanya penempatan khusus tersebut di tengah masyarakat. "Tidak bisa, itu tidak diperkenankan dan tidak boleh ya. Tidak boleh ada lokalisasi di Jakarta," katanya.

Sebelumnya lokasi Hutan Kota Jakarta Utara telah terjadi pemerkosaan anak di bawah umur. Ketua RW 010 Semper Timur, Ahmad Syarifudin mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera menutup komplek prostitusi itu yang diduga memberi pengaruh terhadap kasus pemerkosaan itu.

"Maksud saya itu, seharusnya benar-benar ditutup. Tanpa ada kecuali, apalagi dalam keadaan seperti ini (ada anak yang mendapat kekerasan seksual di Hutan Kota Rawa Malang)," kata Syarifudin, dikutip dari ANTARA, Kamis, 22 September 2022.

3. Hadiri Acara ICMI, Riza Patria: BJ Habibie Penyatu Pemerintah dan Umat Islam

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengenang sosok Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie sebagai pemersatu antara pemerintah dan umat Islam.

"Alhamdulillah dulu ketika para intelektual Islam seperti BJ Habibie dan kawan-kawan mencoba mengumpulkan intelektual cendekiawan RI agar tetap dengan pemerintah dan sejak itu ICMI berkiprah," kata Riza Patria saat ditemui di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Ahad, 25 September 2022 dikutip dari Antara.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra ini menyebutkan nama Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) pertama tersebut sebagai sosok yang berjasa bagi umat Islam di Tanah Air.

ICMI lahir saat BJ Habibie masih menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi pada era Presiden Soeharto.

Menurut Riza, dulu umat Islam Indonesia dengan pemerintah sempat terjadi kerenggangan sehingga terasa jauh untuk membangun hubungan. Lalu hadirlah BJ Habibie dan dianggap sebagai tokoh yang mampu mengubah paradigma umat Islam khususnya yang berhubungan dengan pemerintah.

Menurut Riza, ICMI tidak hanya mendekatkan umat Islam dengan pemerintah, tapi sekaligus membangun bangsa dan negara dengan cara terus memberikan kontribusi terbaiknya.

Ia berharap ke depannya para pengurus ICMI bisa membangkitkan kembali masa kejayaan organisasi tersebut. Karena, Riza mencontohkan sudah banyak produk yang dihasilkan oleh ICMI mulai dari Bank Muamalat, Dompet Dhuafa, dan lainnya.

Ke depannya, kata Riza, pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjalin kerja sama dengan Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin beserta jajarannya untuk membuat dampak yang lebih baik di wilayahnya. Salah satunya dengan menguatkan ekonomi umat Islam melalui UMKM yang dibahas pada Musyawarah Daerah (Musda) ICMI 2022 di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan pada Ahad ini.

"Kami kumpulkan seluruh elemen bangsa ini yang punya perhatian. Kami bersama pak Wali Kota akan membangun dan membantu masyarakat di wilayah Jakarta Selatan," tuturnya.

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Enggan Bahas Pinjaman Anies Baswedan, Ini Kekayaan Sandiaga Uno

14 jam lalu

Enggan Bahas Pinjaman Anies Baswedan, Ini Kekayaan Sandiaga Uno

Sandiaga Uno menyatakan tidak bersedia melanjutkan pembicaraan tentang kabar adanya pinjaman Anies Baswedan sebesar Rp 50 miliar. Berapa kekayaannya?


Konser Dewa 19 di JIS Disebut Bencana, Lahan Stadion Diurus Jokowi-Ahok & Diresmikan Anies Baswedan, Siapa Pemiliknya?

2 hari lalu

Konser Dewa 19 di JIS Disebut Bencana, Lahan Stadion Diurus Jokowi-Ahok & Diresmikan Anies Baswedan, Siapa Pemiliknya?

Konser Dewa 19 di Jakarta International Stadium atau JIS menuai banyak kekecewaan dari berbagai pihak. Sebenarnya, siapa pemilik JIS?


Survei PWS Sebut Elektabilitas Prabowo Ungguli Ganjar dan Anies

3 hari lalu

Survei PWS Sebut Elektabilitas Prabowo Ungguli Ganjar dan Anies

Sharazani mengatakan naiknya elektabilitas Prabowo dipengaruhi beberapa alasan.


NasDem Sebut Demokrat Tak Ngotot Sodorkan AHY Jadi Cawapres Anies

4 hari lalu

NasDem Sebut Demokrat Tak Ngotot Sodorkan AHY Jadi Cawapres Anies

Sugeng Suparwoto mengatakan Demokrat tidak ngotot mengajukan AHY jadi cawapres Anies dan sepakat penentu di tangan eks Gubernu DKI itu


Profil Ahok, Guru dan Mentor Christine Hakim di Dunia Seni Peran

6 hari lalu

Profil Ahok, Guru dan Mentor Christine Hakim di Dunia Seni Peran

Ahok adalah orang yang pertama kali membawa Christine Hakim ke dunia peran.


Alasan Eks Staf Ahok Tinggalkan PSI dan Tempat Berlabuhnya Kini

7 hari lalu

Alasan Eks Staf Ahok Tinggalkan PSI dan Tempat Berlabuhnya Kini

Dua eks staf Ahok memutuskan meninggalkan PSI. Apa alasannya? Di mana tempat mereka berlabuh saat ini?


Anak-Anak Presiden Main ke Politik dari Megawati, Tutut, Puan, AHY sampai Gibran

7 hari lalu

Anak-Anak Presiden Main ke Politik dari Megawati, Tutut, Puan, AHY sampai Gibran

Hampir semua anak Presiden RI terjun ke dunia politik mulai Megawati, Tutut hingga Gibran. Anak presiden siapa yang tak main ke dunia politik praktis?


Berharap PSI Bisa Masuk Senayan, Jokowi: Angkat Isu yang Disukai Anak Muda

7 hari lalu

Berharap PSI Bisa Masuk Senayan, Jokowi: Angkat Isu yang Disukai Anak Muda

Jokowi mengungkapkan keinginannya agar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bisa masuk ke DPR RI. Menurut Jokowi, agar hal tersebut bisa tercapai PSI harus bisa mengatur strategi


Tak Mau Ikut Campur di Pencapresan Anies, Jokowi: Jangan Dikit-Dikit Istana

7 hari lalu

Tak Mau Ikut Campur di Pencapresan Anies, Jokowi: Jangan Dikit-Dikit Istana

Presiden Jokowi sempat bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. Diduga pertemuan itu membahas pencapresan Anies Baswedan


Jokowi Minta PSI Ikuti Langkahnya dengan Ahok Saat Pilkada DKI

8 hari lalu

Jokowi Minta PSI Ikuti Langkahnya dengan Ahok Saat Pilkada DKI

Presiden Jokowi meminta PSI mengikuti langkahnya saat maju di Pilkada DKI 2014 bersama Ahok. Ia mengatakan ciptakan tren kemeja kotak-kotak.