Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pengguna Jalan Margonda Depok Dilempari Batu Oleh ODGJ yang Sama?

image-gnews
Kendaraan terparkir di atas trotoar di Margonda, Depok, Jawa Barat, Senin, 13 Maret 2023. Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan apabila sistem parkir on street ini diberlakukan di Jalan Raya Margonda, maka media jalan yang merupakan kewenangan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) akan mengecil dan jalan pemisah atau separator akan dihilangkan. TEMPO/M Taufan Rengganis
Kendaraan terparkir di atas trotoar di Margonda, Depok, Jawa Barat, Senin, 13 Maret 2023. Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan apabila sistem parkir on street ini diberlakukan di Jalan Raya Margonda, maka media jalan yang merupakan kewenangan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) akan mengecil dan jalan pemisah atau separator akan dihilangkan. TEMPO/M Taufan Rengganis
Iklan

TEMPO.CO, Depok - Polres Metro Depok berhasil menangkap terduga pelaku pelemparan batu di Jalan Margonda, Kamis 27 Juli 2023. Pelemparan batu yang sangat membahayakan dan telah dua kali mencelakai pengguna jalan itu viral di media sosial.

Menurut Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Nirwan Pohan, pelaku adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Nirwan menunjuk kepada dua kejadian pelemparan batu di Jalan Margonda pada Sabtu dan Minggu malam lalu.

Yang pertama, Sabtu malam Minggu sekitar pukul 20.30 WIB, menyebabkan mobil jenis Suzuki Ertiga mengalami pecah kaca. "Korban ibu dan anak mengalami luka lecet," kata Nirwan, Kamis 27 Juli 2023.

Pelemparan yang kedua kedua Rabu, 25 Juli 2023, sekitar pukul 10.30 WIB. Kali ini batu mengenai mobil jenis Honda Freed dan melukai pengemudinya yang  terkena serpihan kaca di pelipis sebelah kiri. "Semuanya (mobil) mengarah ke Jakarta dengan lokasi kejadiannya di seberang hotel Savero," kata Nirwan lagi.

Terduga pelaku disebutkan atas nama Unggul Manurung, 38 tahun, yang berdomisili di Beji. Pria yang sehari-harinya menjadi pemulung itu ditangkap di sekitaran Beiji dan langsung dikirim ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diobservasi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Unggul diduga mengalami gangguan jiwa karena polisi sulit berkomunikasi dengannya. Selain ikut disitanya sebuah gerobak bersama penangkapannya. "Pelemparan Sabtu dan Rabu itu pelakunya sama, mungkin kalau stresnya muncul dia melakukan perlakuan yang aneh-aneh," ujar Nirwan.

Nirwan mengungkapkan, Unggul pernah berurusan dengan polisi sebelumnya untuk urusan yang sama. Saat itu Unggul juga diproses untuk dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk dugaan gangguan jiwa yang dideritanya, sebelum dia dipindahkan ke Dinas Sosial setempat. "Sudah lama sekali pernah melakukan pelemparan ke anggota Polres Metro Depok," katanya menambahkan.

Untuk kondisinya yang terkini, Nirwan menuturkan, masih harus menunggu hasil observasi dari RS Polri Kramatjati. "Kami akan berkoordinasi dengan dinas sosial, mungkin dilakukan rehabilitasi 6 bulan atau bagaimana teknisnya, nanti ada ahlinya yang paham," ucap Nirwan.

Pilihan Editor: Bawaslu Tegur Relawan Kaesang di Depok, Kenapa?

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Dua Pemuda di Depok Palak HP Pemilik Warung Madura Pakai Celurit

1 hari lalu

Ilustrasi penodongan atau Pemalakan. yesweekly.com
Dua Pemuda di Depok Palak HP Pemilik Warung Madura Pakai Celurit

.Dua pemuda itu mengancam pemilik warung Madura Gang Masjid At-Taqwa, Cipayung Depok untuk menyerahkan HP-nya.


Mayat Bayi Perempuan dalam Tas Ditemukan Membusuk di Sebuah Gang di Depok

1 hari lalu

Petugas mengevakuasi jasad bayi perempuan yang ditemukan membusuk di pinggir jalan Gang Swadaya RT. 01/09 Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Depok, Rabu, 11 September 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Mayat Bayi Perempuan dalam Tas Ditemukan Membusuk di Sebuah Gang di Depok

Warga Tapos Depok mengira bungkusan dalam tas itu sampah. Gang tersebut jalan pintas menuju Tol Cimanggis dan Kelurahan Jatijajar.


Anggota TNI AD Nyaris Diamuk Massa Karena Ketahuan Mau Bobol Minimarket di Depok

1 hari lalu

Ilustrasi pencurian atau pembobolan rumah. Baraondanews.it
Anggota TNI AD Nyaris Diamuk Massa Karena Ketahuan Mau Bobol Minimarket di Depok

Anggota TNI AD itu kabur dengan mobil saat warga memergoki aksinya. Ia kemudian menabrak ojol dan pembatas jalan. Pernah beraksi di 2 tempat.


Polisi Gadungan Kuras Warisan Taruna Akmil di Depok Dituntut 2,8 Tahun Penjara

3 hari lalu

Yoga Prasetyo alias Yoga Pratama, terdakwa polisi gadungan mengaku jenderal yang menipu taruna akademi militer (Akmil) di Depok. Foto : Istimewa
Polisi Gadungan Kuras Warisan Taruna Akmil di Depok Dituntut 2,8 Tahun Penjara

Yoga si polisi gadungan dipercaya untuk menjaga harta warisan selama korban menempuh pendidikan di Akmil Magelang


Laporkan Dugaan Korupsi di Damkar Depok, Juru Padam Sandi Klaim Didukung 80 Rekannya

4 hari lalu

Sandi Butar Butar, Personel Pemadam Kebakaran dari Unit Pelaksana Teknis Cimanggis Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok saat ditemui di kantornya, Senin, 22 Juli 2024. Dia viral setelah video room tour-nya yang mengeluhkan fasilitas pemadam kebakaran untuk bertugas. Tempo/M. Faiz Zaki
Laporkan Dugaan Korupsi di Damkar Depok, Juru Padam Sandi Klaim Didukung 80 Rekannya

Personel Damkar Depok, Sandi Butar Butar, menyerahkan 60 dokumen saat melaporkan dugaan korupsi di instansinya ke Kejaksaan Negeri Depok


Sandi Juru Padam Laporkan Dugaan Korupsi Damkar Depok ke Kejaksaan

4 hari lalu

Juru padam Sandi Butar Butar didampingi kuasa hukum Deolipa Yumara melaporkan dugaan korupsi Damkar Depok ke Kejari, Senin, 9 September 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Sandi Juru Padam Laporkan Dugaan Korupsi Damkar Depok ke Kejaksaan

Sandi Butar Butar didampingi kuasa hukum Deolipa Yumara laporkan dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Depok ke Kejaksaan.


Pengendara Motor Tewas Tertabrak KRL di Perlintasan Sebidang Stasiun Citayam

7 hari lalu

Petugas mengevakuasi jasad perempuan yang tewas tertabrak di perlintasan sebidang dekat Stasiun Citayam perbatasan Depok dengan Kabupaten Bogor, Jumat, 6 September 2024. Foto : Istimewak
Pengendara Motor Tewas Tertabrak KRL di Perlintasan Sebidang Stasiun Citayam

Seorang perempuan tewas tertabrak Kereta Rel Listrik Commuter Line di perlintasan sebidang dekat Stasiun Citayam yang berbatasan dengan Depok.


Kematian Tahanan Rutan Depok Dikeroyok 6 Napi, Berikut Sejumlah Tahanan Tewas dalam Penjara

8 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com
Kematian Tahanan Rutan Depok Dikeroyok 6 Napi, Berikut Sejumlah Tahanan Tewas dalam Penjara

Kematian tahanan dalam Rutan Depok akibat dikeroyok 6 napi mendapat sorotan publik. Bukan kali ini saja tahanan tewas dalam penjara.


Kasus Jual Beli Bayi di Depok, KPAI Ungkap TPPO Ibarat Fenonema Gunung Es

9 hari lalu

Ketua KPAI Ai Maryati (kiri), Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi (kanan) saat konferensi pers kasus penjualan video porno anak via telegram, di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 31 Mei 2024.
Kasus Jual Beli Bayi di Depok, KPAI Ungkap TPPO Ibarat Fenonema Gunung Es

KPAI mengungkap kasus TPPO yang terungkap baru sebatas permukaan, masih banyak yang belum terkuak karena rumit dan beroperasi antarwilayah.


Kodim Depok Lapor Polisi, Jadi Korban Pencatutan di Kasus Penipuan Order Fiktif

9 hari lalu

Dandim O508/Depok Kolonel (Inf) Iman Widhiarto mendampingi korban order fiktif kue mencatut namanya membuat laporan ke Polres Metro Depok, Rabu, 4 September 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Kodim Depok Lapor Polisi, Jadi Korban Pencatutan di Kasus Penipuan Order Fiktif

Selain mendampingi korban melaporkan kasus penipuan order kue fiktif ke polisi, Kodim Depok juga akan buat laporan polisi atas dugaan pencatutan nama.