Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Brigadir Ridhal Ali Tomi Diduga Bunuh Diri, IPW MInta Atasan Perhatikan Psikis Anggotanya

image-gnews
Brigadir Ridhal Ali Tomi, anggota Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Manado. Dia ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Alphard hitam dengan kepala tertembak, di Jalan Mampang Prapatan IV Nomor 20, Jakarta Selatan, Kamis, 15 April 2024. Dok. Instagram
Brigadir Ridhal Ali Tomi, anggota Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Manado. Dia ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Alphard hitam dengan kepala tertembak, di Jalan Mampang Prapatan IV Nomor 20, Jakarta Selatan, Kamis, 15 April 2024. Dok. Instagram
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mengatakan kuat dugaan kematian Brigadir Ridhal Ali Tomi alias Brigadir RA karena bunuh diri. Namun IPW meminta polisi juga perlu menelusuri motif dan latar belakang mengapa anggota Polresta Manado itu menembak dirinya sendiri. 

“Kalau dugaan saya karena persoalan pribadi,” kata Teguh saat dihubungi pada Selasa, 30 April 2024. 

Polres Metro Jakarta Selatan telah memastikan Brigadir Ridhal Ali Tomi atau Brigadir RA tewas bunuh diri dalam mobil Toyota Alphard di sebuah rumah di Jalan Mampang Prapatan IV, Jakarta Selatan. Ridhal menghabisi nyawanya sendiri menggunakan senjata api jenis HM kaliber 9 milimeter.

Menurut Teguh, faktor pribadi dan psikis anggota polisi masuk akal apabila menjadi motif bunuh diri. Menurut dia, peristiwa serupa bukan saja terjadi kali ini.

Pada awal April 2024, Kanit Reserse Narkoba Polda Jateng Kompol Tumanggor juga menembak lehernya sendiri dengan senjata api. Selain itu, Kasat Narkoba Polres Jakarta Timur AKBP Buddy Alfrits Towoliu juga tewas di rel kereta jalur Jatinegara-Bekasi pada April 2024. 

“Umumnya masalah pribadi,” kata dia. 

Teguh menyebut faktor pekerjaan, cinta, ekonomi, penyakit yang tak sembuh menjadi akar persoalan pribadi dan psikis anggota polisi yang bunuh diri. Oleh karena itu, kata Teguh, pucuk pimpinan polisi mesti mendeteksi dini prajuritnya yang tampak punya masalah pribadi. 

“Atasan harus ingat jangan hanya menekan dan memberi tugas dan target kerja, tapi juga harus memperhatikan kondisi psikis anggotanya yang tertekan,” kata Teguh. 

Caranya, kata Teguh, atasan mesti berkonsultasi kepada psikolog atas kondisi prajuritnya yang ditengarai memiliki masalah pribadi dan psikologi. Menurut dia, orang yang psikologinya terganggu akan sulit mengidentifikasi masalah dan menemukan jalan keluar sendiri.

“Jadi atasan, keluarga, dan teman kerja yang mengingatkan,” kata dia. 

IPW Sebut Kematian Brigadir RA karena Bunuh Diri

Ketua Indonesia Police Watch Sugeng Teguh Santoso menyebut timnya saat ini juga sedang menyelidiki penyebab kematian ini. Dia menyebut setelah memeriksa tempat kejadian perkara dan balistik kesimpulan penyebab kematian Brigadir RA adalah bunuh diri. 

“Memang kesimpulannya bunuh diri,” kata Sugeng saat dihubungi, Selasa, 30 April 2024. 

Sugeng menyebut dalam proses penyelidikan itu ditemukan jelaga atau residu mesiu di tangan Brigadir RA. Ketika peristiwa itu terjadi, kata Sugeng, Brigadir RA tengah memegang senjata api ketika meledak. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Jelaga itu ditemukan di lokasi masuk peluru. Jadi kalau hasil ini sangat menguatkan ini bunuh diri. Apalagi keluarga tidak mau bedah mayat,” kata Ketua IPW itu. 

Meski demikian, Sugeng menilai proses pemeriksaan terhadap tewasnya Brigadir tak cukup berhenti pada kesimpulan bunuh diri. Dia berharap motif atau latar belakang bunuh diri ini juga terungkap. 

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan polisi terus menyidik terkait kasus meninggalnya Brigadir RA  yang diduga bunuh diri  di dalam mobil. Dia menyebut penyidik akan memeriksa ponsel RA untuk menelisik lebih dalam. 

“Penyidik akan memeriksa ponsel yang bersangkutan untuk pemeriksaan lebih dalam. Kemudian kasus ini ditangani oleh Polres Metro Jakarta Selatan,” kata Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 29 April 2024.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Bintoro menyampaikan, tewasnya Brigadir RA di dalam mobil Alphard berwarna hitam pada Kamis, 25 April 2024, pada pukul 16.24, di sebuah rumah di Mampang, Jakarta Selatan, resmi ditutup dan polisi resmi menetapkan kasus ini sebagai bunuh diri. 

“Kejadian ini resmi bunuh diri, sehingga kami anggap perkara ini kami tutup selesai,” kata Bintoro saat konferensi pers di Polres Jakarta Selatan, Senin 29 April 2024. Keputusan untuk menutup kasus ini didasarkan bukti dengan kolaborasi dari dokter forensik, laboratorium forensik, dan siber. 

Bintoro kemudian menjelaskan arah tembakan oleh Brigadir Ridhal Ali Tomi, datang dari dalam mobil, tidak ada satupun jendela maupun kaca mobil yang pecah karena tembakan. 

Catatan Redaksi:

Jangan remehkan depresi. Untuk bantuan krisis kejiwaan atau tindak pencegahan bunuh diri:

Dinas Kesehatan Jakarta menyediakan psikolog GRATIS bagi warga yang ingin melakukan konsultasi kesehatan jiwa. Terdapat 23 lokasi konsultasi gratis di 23 Puskesmas Jakarta dengan BPJS.

Bisa konsultasi online melalui laman https://sahabatjiwa-dinkes.jakarta.go.id dan bisa dijadwalkan konsultasi lanjutan dengan psikolog di Puskesmas apabila diperlukan.

Selain Dinkes DKI, Anda juga dapat menghubungi lembaga berikut untuk berkonsultasi:
Yayasan Pulih: (021) 78842580.
Hotline Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan: (021) 500454
LSM Jangan Bunuh Diri: (021) 9696 9293

Pilihan Editor: Rebutan Lahan Parkir Gereja, Jari Juru Parkir Digigit hingga Putus

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Dalam Sehari Ada Dua Warga Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Depok

1 hari lalu

Ilustrasi mayat. Pakistantoday.com
Dalam Sehari Ada Dua Warga Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Depok

Tim identifikasi Polres Metro Depok memastikan kematian korban tidak ada tanda-tanda kekerasan.


Ajudan Wakapolres Sorong Diduga Bunuh Diri, Ini Catatan IPW Kasus Polisi Bunuh Diri Sepanjang 2024

3 hari lalu

Brigadir Ridhal Ali Tomi, anggota Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Manado. Dia ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Alphard hitam dengan kepala tertembak, di Jalan Mampang Prapatan IV Nomor 20, Jakarta Selatan, Kamis, 15 April 2024. Dok. Instagram
Ajudan Wakapolres Sorong Diduga Bunuh Diri, Ini Catatan IPW Kasus Polisi Bunuh Diri Sepanjang 2024

Polri kembali berduka lantaran Bripda NRN ajudan Wakapolres Sorong, diduga bunuh diri. Berikut catatan IPW kasus polisi bunuh diri hingga Juli 2024.


5 Personel Polda Jawa Tengah Diduga Tilap Barang Bukti Sabu, IPW: Kasus yang Berulang

3 hari lalu

Sugeng Teguh Santoso. antaranews.com
5 Personel Polda Jawa Tengah Diduga Tilap Barang Bukti Sabu, IPW: Kasus yang Berulang

IPW menyarankan polisi penilap barang bukti narkoba agar ditindak tegas supaya tidak berulang.


Salah Tangkap Pegi Setiawan Jadi Sorotan Wapres Ma'ruf Amin, Cak Imin, dan Ketua IPW

10 hari lalu

Petugas Kepolisian menggiring tersangka kasus pembunuhan Pegi Setiawan untuk dihadirkan pada konferensi pers yang digelar di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Minggu 26 Mei 2024. Polda Jabar berhasil menangkap Pegi Setiawan alias perong atas dugaan kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita dan Muhammad Rizky yang terjadi di Cirebon pada tahun 2015 silam. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Salah Tangkap Pegi Setiawan Jadi Sorotan Wapres Ma'ruf Amin, Cak Imin, dan Ketua IPW

Hakim PN Bandung menangkan gugatan praperadilan Pegi Setiawan, Berikut tanggapan beberapa tokoh Wapres Ma'ruf Amin, Cak Imin, hingga Ketua IPW.


Pegi Setiawan Bebas, IPW Sebut Angin Segar Penegakan Hukum di Indonesia

11 hari lalu

Pegi Setiawan alias Perong tersangka kasus pembunuhan Vina dan Eky Cirebon saat konferensi pers di Polda Jawa Barat di Bandung, 26 Mei 2024. Polda Jawa Barat mengubah pernyataan soal jumlah tersangka kasus ini jadi sembilan orang tersangka bukan 11 orang. Polisi juga menghadirkan tersangka PS alias Perong, DPO yang ditangkap belakangan. Saat digelandang kembali ke ruang tahanan tersangka Pegi Setiawan alias Perong membantah tuduhan polisi dan merasa dirinya difitnah dan dijadikan kambing hitam kasus tersebut. TEMPO/Prima mulia
Pegi Setiawan Bebas, IPW Sebut Angin Segar Penegakan Hukum di Indonesia

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) mengatakan Pegi Setiawan berhak mendapatkan pemulihan nama baik hingga ganti rugi.


Kebakaran Rumah di Sydney Australia, Diduga Motif Bunuh Diri

13 hari lalu

Ilustrasi kebakaran. shutterstock
Kebakaran Rumah di Sydney Australia, Diduga Motif Bunuh Diri

Kebakaran di sebuah rumah di Kota Sydney menewaskan tiga anak. Kepolisian menduga motifnya bunuh diri.


IPW Nilai Kapolda Sumatera Barat Antikritik Tangani Kasus Kematian Afif Maulana

14 hari lalu

Sugeng Teguh Santoso. antaranews.com
IPW Nilai Kapolda Sumatera Barat Antikritik Tangani Kasus Kematian Afif Maulana

Sejak awal menangangi kasus kematian Afif Maulana, ia menilai Kapolda Sumatera Barat terkesan tidak serius.


Catatan Berbagai Lembaga untuk Polri di HUT Bhayangkara ke-78: Kritisi Tindakan Represif Polisi

16 hari lalu

Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Maaruf Amin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertahanan sekaligus Presiden Terpilih Prabowo Subianto menghadiri upacara peringatan HUT Bhayangkara ke-78 di Silang Monas, Jakarta, Senin 1 Juli 2024. Jokowi memberikan semangat kepada Polri untuk terus menjunjung tinggi keberanian dan berinovasi, solidaritas, dan kehormatan Polri dalam menjaga Pancasila dan NKRI serta selalu melayani masyarakat dengan sepenuh hati. TEMPO/Subekti.
Catatan Berbagai Lembaga untuk Polri di HUT Bhayangkara ke-78: Kritisi Tindakan Represif Polisi

HUT Bhayangkara 78 menjadi momen krusial dimana beberapa lembaga negara mengungkapkan catatannya kepad Polri. Berikut adalah di antaranya


KontraS Ungkap Ada 40 Penyiksaan oleh Polisi, IPW: Polri Gagal Reformasi Kultural

20 hari lalu

Sugeng Teguh Santoso. antaranews.com
KontraS Ungkap Ada 40 Penyiksaan oleh Polisi, IPW: Polri Gagal Reformasi Kultural

Penelitian KontraS mengungkap pada Juni 2023-Mei 2024 terjadi 60 kasus penyiksaan yang 40 di antaranya dilakukan oleh anggota Polri


IPW Harap Polda Sumbar Setop Cari Orang yang Viralkan Dugaan Penyiksaan Bocah oleh Polisi

20 hari lalu

Keluarga Afif Maulana, turut hadir dalam aksi  Serbu Polda Sumbar yang diadakan LBH Padang dan mahasiswa di depan Polda Sumbar pada Rabu 26 Juni 2024. TEMPO/Tiara Juwita
IPW Harap Polda Sumbar Setop Cari Orang yang Viralkan Dugaan Penyiksaan Bocah oleh Polisi

IPW menilai Polda Sumatera Barat perlu berhenti mencari orang yang memviralkan penyiksaan bocah oleh polisi.