Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tembak Teman Hanya Gara-gara Cekcok di WA, Dari Mana Asal Senjata Api Ghatan Saleh?

image-gnews
Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Nicolas Ary Lilipaly ditemui di Polres Metro Jakarta Timur usai gelar perkara penetapan tersangka Ghatan Saleh di kasus percobaan pembunuhan. Tempo/Novali Panji
Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Nicolas Ary Lilipaly ditemui di Polres Metro Jakarta Timur usai gelar perkara penetapan tersangka Ghatan Saleh di kasus percobaan pembunuhan. Tempo/Novali Panji
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengatakan, senjata api yang digunakan oleh Ghatan Saleh untuk lakukan sebuah penembakan di sebuah perkantoran Jalan Jatinegara Jakarta Timur, Bali Mester, Jatinegara, Jakarta Timur, dan menembak Mohammad Andika Mowardi (32 tahun) yang pada Rabu, 28 Februari 2024 dinihari lalu. Ghatan mengaku mendapat senjata tersebut dari seorang yang sudah meninggal. 

“Diperoleh dari seseorang yang sudah almarhum jadi itu keterangan yang dia sampaikan kepada penyidik,” kata Nicolas Ary kepada awak media usai acara taekwondo di Gor TNI Mabes Polri, Cipayung Jakarta Timur, pada Jumat, 1 Maret 2024. 

Usai lakukan penembakan, Nicolas membuang senjata itu ke sungai ciliwung. Polisi juga dalam waktu dekat akan lakukan rekonstruksi terkait keberadaan senjata api tersebut. “Jadi penyidik akan lakukan tindak lanjut untuk melakukan rekonstruksi untuk laporan penyidikan dan terkait keberadaan kalau memang dibuang di Ciliwungnya di daerah mana,” ucap dia. 

Ihwal jumlah senjata yang dibawa oleh GS di peristiwa penembakan, Nicolas menyebut akan lakukan pengeledahan di berbagai tempat yang dianggap mencurigakan, serta keterangan GS yang menyebut mendapat senjata dari seseorang yang sudah meninggal.

“Itu alibinya dia tapi tetap kita lakukan penyelidikan dari keterangan yang dia sampaikan ke penyidik,” jelasnya. 

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Timur menangkap GS yang terduga pelaku penembakan terhadap Mohamad Andika Mowardi (32) di kawasan Tajur, Bogor Selatan, Jawa Barat, pada Rabu, 28 Februari 2024.

"Penyidik menemukan terduga pelaku yang berada di sebuah 'showroom' mobil di daerah Tajur, Bogor Selatan," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly saat jumpa pers di Mapolres Jakarta Timur, Kamis, 29 Februari 2024.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Terduga pelaku Ghatan Saleh, kata Nicolas, sempat cekcok dengan korban melalui WhatsApp. Di situlah terjadi saling ejek mengejek. 

Saat itu, Ghatan langsung menghampiri korban dari kediamannya di kawasan Jakarta Selatan. Setibanya, di perkantoran travel di Jatinegara, Ghatan bertemu dengan korban yang sedang membeli nasi goreng.

Percekcokan antara keduanya kembali terjadi, lalu melebar hingga terjadi aksi penembakan di lokasi kejadian. Ada tiga kali tembakan yang diletuskan Ghatan Saleh, ke arah atas dan dua lainnya ke arah korban.

"Korban langsung masuk ke dalam perkantoran. Di lantai dua, korban keluar melihat terduga pelaku, dan terduga pelaku menembak lagi dua kali ke arah korban dan mengenai kaca, sehingga kaca pecah dan membuat tangan korban terluka," katanya.

ANTARA 

Pilihan Editor: Ghatan Saleh Ditetapkan Tersangka Kasus Percobaan Pembunuhan dan Kepemilikan Senjata Api

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Penembakan Picu Kerusuhan di Puncak Jaya, Pj Gubernur Papua Tengah: Sudah Kondusif

2 jam lalu

Kendaraan milik TNI-Polri di bakar massa saat kerusuhan di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. Foto: ANTARA/HO/Dokumentasi
Penembakan Picu Kerusuhan di Puncak Jaya, Pj Gubernur Papua Tengah: Sudah Kondusif

Kerusuhan terjadi di Mulia, Puncak Jaya, Papua Tengah setelah tiga orang diduga anggota TPNPB-OPM ditembak TNI pada Selasa kemarin


Trump Gelar Kampanye Pertama setelah Percobaan Pembunuhan

17 jam lalu

Trump Gelar Kampanye Pertama setelah Percobaan Pembunuhan

Ini akan menjadi acara kampanye bersama pertama Donald Trump-JD Vance sebagai calon presiden-wakil presiden resmi AS dari Partai Republik.


Bos Meta Mark Zuckerberg Ogah Dukung Trump atau Biden dalam Pilpres AS

1 hari lalu

Mark Zuckerberg (Meta)
Bos Meta Mark Zuckerberg Ogah Dukung Trump atau Biden dalam Pilpres AS

CEO Meta Platforms Mark Zuckerberg menolak mendukung Donald Trump atau Joe Biden dalam pilpres AS pada November mendatang


Amnesty Interantional Minta Komnas HAM Investigasi Penembakan di Puncak Jaya

1 hari lalu

Perwakilan koalisi masyarakat sipil untuk demokrasi dan anti korupsi; (dari kanan) mantan Pimpinan KPK Saut Situmorang, Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid dan Kabid Riset dan Advokasi Kebijakan Publik LBH-AP PP Muhammadiyah Gufroni saat melayangkan surat terbuka kepada MK, pada Kamis, 4 April 2024 di Gedung MK. Mereka mendorong Presiden Jokowi dipanggil dalam sidang PHPU Pilpres 2024. TEMPO/Adinda Jasmine
Amnesty Interantional Minta Komnas HAM Investigasi Penembakan di Puncak Jaya

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid meminta Komnas HAM investigasi mendalam atas penembakan 3 warga di Puncak Jaya.


Amnesty Internasional Desak Pemerintah dan Komnas HAM Usut Penembakan 3 Warga Kampung Karubate Papua

1 hari lalu

Ilustrasi penembakan. dentistry.co.uk
Amnesty Internasional Desak Pemerintah dan Komnas HAM Usut Penembakan 3 Warga Kampung Karubate Papua

Amnesty Internasional menegaskan tindakan anggota TNI yang menembak tiga warga Kampung Karubate Papua tidak dapat dibenarkan dan harus segera diusut.


Polisi Didesak Usut Tuntas Penembakan Pejuang HAM Papua Yan Christian Warinussy

2 hari lalu

Pegiat HAM Papua, Yan Christian Warinussy melapor ke SPKT Polresta Manokwari Papua Barat setelah mengalami teror penembakan orang tak dikenal. Foto: Istimewa
Polisi Didesak Usut Tuntas Penembakan Pejuang HAM Papua Yan Christian Warinussy

Pejuang Hak Asasi Manusia (HAM) dari Papua, Yan Christian Warinussy, menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal


Joe Biden Serukan Larangan Senapan AR-15 Pasca Penembakan Trump: Karakter Ganas AR-15

2 hari lalu

Joe Biden Serukan Larangan Senapan AR-15 Pasca Penembakan Trump: Karakter Ganas AR-15

Tersangka penembakan Donald Trump, Thomas Matthew Crooks yang berusia 20 tahun secara hukum dapat membeli senapan seperti AR-15 di Pennsylvania.


Donald Trump Memerlukan Operasi Rekonstruksi Telinga Pasca Percobaan Pembunuhan

2 hari lalu

Calon presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump saatmenyaksikan Hari ke-1 Konvensi Nasional Partai Republik (RNC), di Fiserv Forum di Milwaukee, Wisconsin, AS, 15 Juli 2024. Donald Trump ditembak Thomas Matthew Crooks yang merupakan siswa yang unggul dalam matematika. REUTERS/Mike Segar
Donald Trump Memerlukan Operasi Rekonstruksi Telinga Pasca Percobaan Pembunuhan

Para ahli berpendapat bahwa Donald Trump mungkin memerlukan operasi rekonstruksi telinga untuk mengembalikan penampilannya.


LBH Papua Kecam Penembakan Aktivis HAM Yan Christian Warinussy di Manokwari

3 hari lalu

Pegiat HAM Papua, Yan Christian Warinussy melapor ke SPKT Polresta Manokwari Papua Barat setelah mengalami teror penembakan orang tak dikenal. Foto: Istimewa
LBH Papua Kecam Penembakan Aktivis HAM Yan Christian Warinussy di Manokwari

LBH Papua minta Ketua Komnas HAM dan perwakilan Komnas HAM Papua membentuk tim investigasi untuk mengusut peristiwa penembakan aktivis HAM itu.


Iran Murka Dituding AS Dalangi Penembakan Donald Trump

3 hari lalu

Calon presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump saat menyaksikan calon wakil presiden dari Partai Republik J.D. Vance pada Hari ke-1 Konvensi Nasional Partai Republik (RNC), di Fiserv Forum di Milwaukee, Wisconsin, AS, 15 Juli 2024.  REUTERS/Callaghan O'Hare
Iran Murka Dituding AS Dalangi Penembakan Donald Trump

Laporan intelijen AS menyebutkan bahwa Iran berada di balik penembakan Donald Trump pada Sabtu lalu.