Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

8 Terdakwa Aksi Bela Rempang Tiba-tiba Mengakui Perbuatannya. Hakim: Apakah Ada Tekanan?

image-gnews
Warga Rempang yang menolak relokasi ikut memberikan dukungan kepada terdakwa aksi bela Rempang dalam sidang, Senin 4 Maret 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Warga Rempang yang menolak relokasi ikut memberikan dukungan kepada terdakwa aksi bela Rempang dalam sidang, Senin 4 Maret 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Fakta mengejutkan terjadi di akhir-akhir persidangan 34 terdakwa aksi bela Rempang di Pengadilan Negeri Batam, Rabu 13 Maret 2024.  Sebanyak 8 orang terdakwa yang awalnya mengaku tidak melakukan perbuatannya tiba-tiba mengakuai perbuatan mereka. 

Pernyataan itu disampaikan 8 terdakwa saat Ketua Hakim David Sitorus akan memundurkan kembali sidang dengan memanggil para saksi sesuai pasal 182. Saksi itu dihadirkan kembali karena menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) para saksi yang disebutkan dalam nota pembelaan tidak hadir dalam persidangan sebagai saksi untuk yang 8 orang terdakwa.

"Izin yang mulia, saya atas nama Khairul dan mewakili kawan-kawan yang 8 orang mengakui kami bersalah yang mulia, kami menyesali kami berjanji tidak akan mengulangi," ujar Khairul sambil berdiri bersama 8 orang terdakwa lainnya.

David langsung menyanggah pernyataan Khairul yang juga mengejutkan pengunjung sidang. "Sebentar-sebentar, kemarin tidau kau akui, sekarang saya minta pemeriksaan ulang kau takut," kata David. 

Setelah itu hakim meminta kedelapan terdakwa yang mengakui perbuatan mereka untuk bicara dan mengakui perbuatan mereka secara satu-satu. "Saya Yoshua yang mulai, saya mengaku kesalahan yang mulia, saya menyesali dan tidak mengulangi lagi yang mulia, saya melempar (gedung BP Batam) yang mulai," kata Yoshua.

Begitu juga yang disampaikan Yunaidi Sidik, dan lima orang lainnya. Semuanya hampir sama mereka mengakui melakukan perbuatan pelemparan ke gedung BP Batam saat aksi unjuk rasa bela Rempang pada 11 September 2024 tersebut. "Saya berharap atas kaadilan yang mulia memvonis kami dengan ringan," kata Yunaidi. 

Beberapa kali David menanyakan, apakah pengakuan tersebut dilandaskan tekanan dari pihak lain. "Apakah karena tekanan, atau karena melihat Iswandi (Bang Long) bebas," kata David bertanya kepada 8 terdakwa. "Tidak ada tekanan sama sekali yang mulia," kata Yunaidi.  

David mengatakan, jangan dianggap sidang ini main main. "Karena kalian sudah mengakui ya sudahlah," kata David. Kemudian David mempersilahkan tanggapan penasehat hukum yang merupakan Tim Advokasi Solidaritas Nasional untu Rempang. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Baik yang mulia, sudah kita dengarkan sama-sama, biarlah tuhan lah yang membalas kita semua yang ada disini," kata salah seorang penasehat hukum terdakwa Sopandi. 

David langsung menyanggah. "Ya, ya, makanya saya bilang tadi, bukan jalanmu tetapi jalanku, pikiranmu, pikiranku," kata David.

Kemudian penasehat hukum lainnya Manggara juga menyampaikan tanggapannya terkait pengakuan terdakwa yang muncul secara tiba-tiba. "Kami percaya peradilan ini adil, kami tegaskan kami tidak ragu dengan yang mulai, kami serahkan kepada yang mulia, biarlah nanti pertimbangkan mulia azas keadilan, terimakasih juga kepada kita semua, yang jelas perdebatan dalam sidang ini tidak adalah sentimen pribadi antara kita, ini adalah proses pengujian formil dan materil dari sebuah sidang," kata Manggara.

Setelah itu David juga mengatakan, hakim akan melakukan musyawarah selama 10 hari kedepan untuk memberikan putusan terbaik kepada semua terdakwa. Sehingga sidang putusan akan dilaksanakan Senin, 25 Maret 2024.

Sebelumnya, dalam sidang tuntutan memang 8 orang terdakwa yang tidak mengakui perbuatan ini ditututan paling berat dengan hukuman penjara 10 bulan. Dibandingkan terdakwa lain di kasus aksi bela Rempang ini, ada yang mengakui perbuatan mereka. Terdakwa lainnya dihukum beragam ada yang 7 bulan dan 3 bulan.

Pilihan Editor: Orator Aksi Bela Rempang Bang Long Bebas, Sekarang Beri Dukungan Kepada 34 Terdakwa Lainnya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


NeutraDC Ungkap Potensi Ekonomi Digital Batam

6 jam lalu

CEO NeutraDC, Andreuw Th.A.F (kedua dari kiri) saat menjadi panelis dalam perhelatan forum internasional, Batam Interconnect World 2024 yang digelar di Marriot Batam Harbour Bay, Senin 15 Juli 2024. Dok. Telkom
NeutraDC Ungkap Potensi Ekonomi Digital Batam

Dukung penerapan teknologi hijau dan solusi berkelanjutan, Telkom hadirkan data center berkelanjutan.


Wisata Pantai Teluk Mata Ikan Batam Tercemar Proyek Pembangunan PDN Kominfo

23 jam lalu

Lumpur bekas cut and fill proyek PDN Kominfo mencemari Pantai Teluk Mata Ikan, di Nongsa Batam, Selasa, 16 Juli 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Wisata Pantai Teluk Mata Ikan Batam Tercemar Proyek Pembangunan PDN Kominfo

Pelaku pariwisata destinasi Pantai Teluk Mata Ikan, Nongsa, Kota Batam mengeluhkan dampak lingkungan dari pembangunan proyek Kominfo


Polisi Grebek Rumah Penampungan Pekerja Migran Ilegal di Batam

3 hari lalu

Jajaran Polda Kepri grebek rumah penampungan yang berada di kawasan Nongsa Kota Batam, Provinsi Kepri. Foto Polda Kepri
Polisi Grebek Rumah Penampungan Pekerja Migran Ilegal di Batam

Sebanyak 8 Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural yang hendak bekerja ke Malaysia diamankan dari rumah penampungan di Sambau, Kecamatan Nongsa.


Airlangga Tanggapi Warga yang Tolak Relokasi PSN Rempang: Semua Dilakukan Bertahap

3 hari lalu

Warga Rempang-Galang terus menyuarakan penolakan relokasi pada Minggu malam, 16 Juni 2023. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Airlangga Tanggapi Warga yang Tolak Relokasi PSN Rempang: Semua Dilakukan Bertahap

Airlangga juga meminta Forkopinda untuk selalu berkoordinasi agar PSN Rempang bisa terealisasi


Airlangga Sebut Xinyi Lanjut Investasi di PSN Rempang, Walhi Minta Pemerintah Terbuka

4 hari lalu

Menko Airlangga Hartanto saat konperensi pers terkait perkembangan penyelesaian penanganan PSN Rempang Eco City, di Gedung BP Batam, Jumat, 12 Juli 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Airlangga Sebut Xinyi Lanjut Investasi di PSN Rempang, Walhi Minta Pemerintah Terbuka

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menepis isu mundurnya Xinyi Group dalam investasi di Pulau Rempang.


Menteri Airlangga Bahas Penyelesaian PSN Rempang Eco City

5 hari lalu

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. ANTARA/Juwita Trisna Rahayu
Menteri Airlangga Bahas Penyelesaian PSN Rempang Eco City

Menteri Airlangga Hartarto melakukan rapat tertutup membahas Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City di Batam


Sandiaga Uno Sebut Kebijakan Visa on Arrival di Kepulauan Riau Sedang Difinalisasi

16 hari lalu

Wisatawan mancanegara yang menumpangi maskapai Singapore Airlines tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Senin, 7 Maret 2022. Bali juga menerapkan layanan Visa on Arrival (VOA) bagi PPLN khusus yang datang dari 23 negara yang berlaku pada Senin (7/3). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Sandiaga Uno Sebut Kebijakan Visa on Arrival di Kepulauan Riau Sedang Difinalisasi

Sandiaga Uno menyebut kebijakan Visa on Arrival atau VoA untuk wisatawan mancanegara di Kepulauan Riau sedang difinalisasi.


Cuaca Buruk, Penerbangan Wings Air Rute Pulau Jemaja-Batam Ditunda hingga Senin Pagi

16 hari lalu

Proses boarding penerbangan Wings Air. Foto: Lion Air Group
Cuaca Buruk, Penerbangan Wings Air Rute Pulau Jemaja-Batam Ditunda hingga Senin Pagi

Meski ada penundaan penerbangan WIngs Air, penumpang tidak menerima kompensasi.


Penerimaan Menurun 7,8 Persen, Bea Cukai: Ekonomi Dunia Sedang Kontraksi

17 hari lalu

Petugas Bea dan Cukai tengah melakukan pengecekan pita cukai rokok di Kantor Bea dan Cukai, Jakarta, Selasa 19 Desember 2023. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan 17 juta pita cukai baru untuk memenuhi kebutuhan pada awal tahun 2024. Hal ini juga sejalan dengan penyesuaian tarif cukai hasil tembakau (CHT) pada tahun depan. Tempo/Tony Hartawan
Penerimaan Menurun 7,8 Persen, Bea Cukai: Ekonomi Dunia Sedang Kontraksi

Penerimaan menurun secara tahunan (YoY), Bea Cukai klaim karena ekonomi dunia sedang kontraksi.


Bea Cukai Batam Catat Penerimaan Rp 176 Miliar hingga Mei 2024: Belum Capai Target akibat Harga Sawit Turun

19 hari lalu

Pelabuhan Batam Center dengan latar gedung-gedung pencakar langit di Kota Batam. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Bea Cukai Batam Catat Penerimaan Rp 176 Miliar hingga Mei 2024: Belum Capai Target akibat Harga Sawit Turun

Bea Cukai Batam catat penerimaan hingga Mei 2024 sebesar Rp 176 miliar. Belum capai target akibat penurunan harga sawit.