Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

MA Aktifkan Kembali Status PNS Hakim Danu Arman Setelah Terjerat Kasus Narkoba, Ini Profilnya

image-gnews
Majelis Kehormatan Hakim Mahkamah Agung menggelar sidang kasus hakim pemakai narkoba dengan terlapor hakim Danu Arman di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa (18/7/2023). (ANTARA/Putu Indah Savitri)
Majelis Kehormatan Hakim Mahkamah Agung menggelar sidang kasus hakim pemakai narkoba dengan terlapor hakim Danu Arman di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa (18/7/2023). (ANTARA/Putu Indah Savitri)
Iklan

TEMPO.CO, JakartaMahkamah Agung atau MA mengaktifkan kembali hakim Danu Arman sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pengadilan usai diberhentikan karena terjerat kasus penggunaan narkoba.

Pengaktifan kembali hakim Danu Arman sebagai PNS itu tertuang dalam Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor: 2109/SEK/SK.KP8/XI/2023. Danu kembali aktif sebagai PNS di Pengadilan Tinggi Yogyakarta.

Menurut, Juru Bicara Komisi Yudisial (KY), Mukti Fajar Nur Dewata, Danu menjalani sidang Majelis Kehormatan Hakim (MKH) yang diselenggarakan KY dan MA terkait permasalahan etik. Pada sidang tersebut, ia dijatuhkan sanksi pemberhentian dengan tidak hormat sebagai hakim, tetapi tidak diberhentikan dari status PNS.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mukti  memberikan klarifikasi mengenai status PNS mantan Hakim Pengadilan Negeri Rangkasbitung Danu Arman yang diberhentikan dengan tidak hormat karena kasus narkoba. Dikutip dari laman Antara, menjelaskan bahwa Danu Arman menjalani sidang Majelis Kehormatan Hakim (MKH) yang diselenggarakan oleh Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung berkaitan dengan persoalan etik, di mana telah dijatuhkan sanksi pemberhentian dengan tidak hormat sebagai hakim.

Namun, pemberhentian tersebut tidak serta merta menghentikan status PNS Danu Arman. 
"Jika terlapor (Danu Arman) kemudian mengurus untuk aktif kembali baik di kantor pemerintahan atau lembaga, itu bisa saja, tapi tidak kembali menjadi hakim," katanya. 

Kasus Narkoba Danu Arman

Kasus narkoba yang dilakukan Danu Arman bersama Yudi Rozadinata dan panitera Pengadilan Negeri (PN) Rangkasbitung, Lebak, Banten berinisial RAS terungkap pada 17 Mei 2022 lalu. Saat itu, RAS tiba dengan sepeda motor ke tempat jasa titipan berjarak sekitar satu kilometer dari tempatnya bekerja yang masih mengenakan seragam panitera kemeja hijau tua.

Lalu, ia bergegas masuk ke salah satu outlet jasa titipan untuk mengambil barang berupa sabu yang akan digunakan juga oleh Danu dan Yudi. 

Kendati begitu, RAS dicokok 10 petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten usai menginjakan kaki di tempat ekspedisi barang. Meskipun sempat mengelak barang itu bukan miliknya, tetapi nyali RAS turun ketika dibawa petugas ke kantornya PN Rangkasbitung. Tim BNNP pun menggeledah barang kiriman dari seorang pria bernama DW asal Medan. Paket sabu tersebut ditujukan kepada RAS dengan alamat PN Rangkasbitung. 

Sabu kiriman tersebut memiliki berat mencapai 20,634 gram yang dikemas dalam plastik bening berklip dan dibungkus kertas serta plastik, layaknya barang kiriman biasa. Selain itu, ruangan kerja dua hakim, yaitu Yudi dan Danu juga digeledah. Petugas BNNP Banten pun menemukan bong atau alat isap, dan pipet dalam laci meja kerja Yudi. Selain itu, dalam tas Danu ditemukan juga dua alat isap sabu beserta pipet dan dua korek gas. Setelah penggeledahan tersebut, mereka ditahan di tahanan BNNP Banten di Serang. 

Diketahui, Yudi sudah lebih dari satu tahun mengonsumsi sabu, sedangkan Danu dan RAS mengonsumsi selama satu tahun. Yudi menjadi RAS sebagai kurir untuk mengambil sabu tersebut. Mereka mengisap sabu pada jam istirahat kerja yang juga pernah dilakukan di rumah Yudi. Terkait pelanggaran tindak pidana tersebut, PN Rangkasbitung tidak memberikan bantuan hukum kepada Yudi, Danu, dan RAS.

Menurut laman Antara, dari kasus tersebut, MKH memecat Danu secara tidak hormat karena memakai narkoba di ruang kerja PN Rangkasbitung. MKH menyatakan Danu telah terbukti melanggar angka 5 butir 5.1.1 dan angka 7.1 keputusan bersama MA dan KY terkait Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim.

Profil Danu Arman

Danu Arman lahir di Sumbawa Besar, NTB dan beralamat KTP di Bantul, Yogyakarta. Sebelum bekerja di PN Rangkasbitung sejak 2022, ia pernah bertugas di PN Gianyar, Bali. Ia juga pernah menyandang hakim non palu di Pengadilan Tinggi Aceh dan dimutasi ke PN Bangka Belitung.

Menurut pt-yogyakarta.go.id, Danu yang diaktifkan lagi menjadi hakim oleh Mahkamah Agung memegang jabatan terakhir sebagai Analis Perkara Peradilan dengan pangkat atau golongan terakhir Penata Tingkat I/III/d. Ia juga menempuh pendidikan terakhir dalam Magister Hukum. 

RACHEL FARAHDIBA R  | AYU CIPTA

Pilihan Editor: Cerita Penemuan Bong dan Alat Hisap Sabu di Laci Meja Hakim PN Rangkasbitung

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kominfo akan Koordinasi dengan OJK Terkait Putusan Kasasi Gugatan Pinjol

2 jam lalu

Ilustrasi Pinjaman Online. Freepix: Rawpixel.com
Kominfo akan Koordinasi dengan OJK Terkait Putusan Kasasi Gugatan Pinjol

Mahkamah Agung mengabulkan kasasi 19 warga negara atau citizen lawsuit perihal perbaikan praktik pinjaman online atau pinjol.


Hormati Putusan MA soal Pinjol, OJK Upayakan Penguatan Industri P2P Lending

2 jam lalu

Ilustrasi pinjaman online. Freepik
Hormati Putusan MA soal Pinjol, OJK Upayakan Penguatan Industri P2P Lending

OJK menghormati putusan Mahkamah Agung Nomor 1206 K/PDT/2024 terkait gugatan citizen lawsuit praktik pinjaman online atau pinjol.


LBH Jakarta: Putusan MA Buktikan Negara Gagal Lindungi Warga dari Praktik Pinjol

3 jam lalu

Ilustrasi Pinjaman Online. Freepix: Rawpixel.com
LBH Jakarta: Putusan MA Buktikan Negara Gagal Lindungi Warga dari Praktik Pinjol

Jakarta mengapresiasi langkah Mahkamah Agung yang memutuskan pemerintah telah membiarkan praktik pinjaman online atau pinjol.


Bina Karya Gandeng Konsorsium Garuda Nusantara di IKN: Akan Bangun 40 Menara Hunian ASN

3 jam lalu

Ketua Konsorsium Garuda Nusantara, Witjaksono, saat ditemui usai acara penandatanganan kerja sama dengan PT Bina Karya di Ritz Carlton SCBD, Kamis, 25 Juli 2024. Kerja sama itu merupakan langkah awal dalam pembangunan 40 menara hunian Aparatur Sipil Negara di IKN dengan target nilai investasi Rp 20 triliun. TEMPO/Nandito Putra
Bina Karya Gandeng Konsorsium Garuda Nusantara di IKN: Akan Bangun 40 Menara Hunian ASN

Konsorsium Garuda Nusantara menjalin kerja sama dengan Bina Karya dalam pembangunan 40 menara hunian ASN di IKN.


Paket 6 Kilogram Sabu dalam Boneka Diduga Akan Diedarkan di Wilayah Jabodetabek

4 jam lalu

Polisi tangkap kurir narkoba inisial TF (paling kanan) yang bawa narkotika jenis sabu di dalam boneka di daerah Cawang, Jakarta Timur, Selasa, 23 Juli 2024. Sumber: Polda Metro Jaya
Paket 6 Kilogram Sabu dalam Boneka Diduga Akan Diedarkan di Wilayah Jabodetabek

Polisi menemukan 6 kilogram sabu yang dikemas dalam 12 bungkus plastik. Barang haram itu disembunyikan dalam boneka yang dibawa oleh kurir.


MA Sebut Presiden hingga DPR Berbuat Lalai Karena Praktik Pinjol Marak

4 jam lalu

Ilustrasi: Rio Ari Seno
MA Sebut Presiden hingga DPR Berbuat Lalai Karena Praktik Pinjol Marak

Mahkamah Agung menyatakan pemerintah telah berbuat lalai karena membiarkan praktik pinjol tumbuh subur.


Kurir 6 Kilogram Sabu dalam Boneka Ternyata Residivis Kasus Narkoba

7 jam lalu

Polisi tangkap kurir narkoba inisial TF (paling kanan) yang bawa narkotika jenis sabu di dalam boneka di daerah Cawang, Jakarta Timur, Selasa, 23 Juli 2024. Sumber: Polda Metro Jaya
Kurir 6 Kilogram Sabu dalam Boneka Ternyata Residivis Kasus Narkoba

Sebelum ditangkap sebagai kurir narkoba, tersangka pernah berurusan dengan polisi karena terbukti positif menggunakan sabu.


Polisi Tangkap Kurir Narkoba yang Bawa 6 Kg Sabu di Dalam Boneka

10 jam lalu

Ilustrasi Sabu. TEMPO/Amston Probel
Polisi Tangkap Kurir Narkoba yang Bawa 6 Kg Sabu di Dalam Boneka

Polda Metro Jaya menyita 8 boneka berisi 12 bungkus narkoba jenis sabu seberat enam kilogram.


Operasi Nila Jaya Selama 15 Hari, Polres Metro Tangerang Kota Tangkap 23 Tersangka Narkoba

1 hari lalu

Polres Metropolitan Tangerang Kota menggelar jumpa pers dan pemusnahan  barang bukti narkoba hasil Operasi Nila Jaya 2024, Rabu, 24 Juli 2024. Foto: AYU CIPTA  I TEMPO.
Operasi Nila Jaya Selama 15 Hari, Polres Metro Tangerang Kota Tangkap 23 Tersangka Narkoba

Barang bukti narkoba yang diamankan selama Operasi Nila Jaya 2024 adalah sabu 1.070,34 gram,. 776 butir ekstasi dan 7.444 butir obat keras.


BNN RI Sita 217 Item Bahan Baku Narkoba Jenis DMT dari Lab Rahasia di Gianyar

1 hari lalu

Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) mengawal kasus laboratorium rahasia (clandestine lab) narkotika warga negara Filipina berinisial DAS (tengah) saat konferensi pers di sebuah vila di kawasan Desa Kelusa, Gianyar, Bali, Selasa, 23 Juli 2024. BNN bekerja sama dengan sejumlah instansi terkait mengungkap kasus laboratorium rahasia di tenda yang dibangun di area vila untuk pembuatan narkotika jenis N,N-Dimethyltryptamine (DMT) pertama di Indonesia yang diproduksi tersangka warga negara Filipina berinisial DAS dan diinisiasi oleh warga Yordania berinisial AMI yang hingga kini masih dalam pengejaran. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
BNN RI Sita 217 Item Bahan Baku Narkoba Jenis DMT dari Lab Rahasia di Gianyar

Pengungkapan kasus narkoba DMT pertama di Indonesia ini merupakan hasil kerja sama BNN dengan kepolisian, Bea Cukai, hingga Imigrasi.