Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mahasiswi Jambi Ikut Magang Ferienjob di Jerman, Kerja Kasar Panggul Paket 30 Kilogram

image-gnews
Ilustrasi lowongan kerja. Tempo/Tony Hartawan
Ilustrasi lowongan kerja. Tempo/Tony Hartawan
Iklan

TEMPO.CO, JakartaFerienjob, program kerja paruh waktu selama tiga bulan di Jerman yang biasa diikuti mahasiswa saat musim liburan, menjadi sorotan di Indonesia. Hal ini tak lepas dari Bareskrim Polri yang mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus magang.

Renda—bukan nama sebenarnya—mahasiswi asal Universitas Jambi bercerita saat di Jerman ia bekerja di ID Logistic di Kaiserlautern sebagai helper di Pick Tower. Tugasnya mengambil paket dari rak, memindai barcode paket, memindahkan barang ke troli, dan mengantarkannya ke bagian pengemasan.

Menurut dia, kondisi kerja di ID Logistic cukup berat. Ia harus naik-turun tiga lantai melewati tangga sembari memanggul paket. Jenis paket terdiri dari berbagai produk. Berat paket berkisar 0,5 kilogram sampai 30 kilogram.

“Saya bekerja rata-rata 8 jam sampai dengan 10 jam per hari, selama 5 hari dalam seminggu,” tutur dia saat dihubungi Tempo, Sabtu, 23 Maret 2024. Perusahaan memberikan waktu istirahat 30 menit khusus untuk makan.

Jenis pekerjaan yang dilakukan saat ferienjob umumnya memang mengandalkan tenaga fisik atau kerja kasar yang tidak linier dengan program studi mahasiswa pesertanya.

Renda bercerita pekerjaan itu cukup melelahkan buat dia dan teman-temannya yang wanita. “Saya sampai terluka di tangan. Kena senggol paket yang tajam, kena tabrak toli. Kaki pegal luar biasa.”

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selama bekerja di Jerman, Renda mengalami kendala dalam hal transportasi. Alasannya agen penyalur mahasiswa magang di Jerman tidak menyediakan transportasi untuk menuju ke kantor.

Jika kebagian shift pagi hal ini tidak jadi masalah. Permasalahan muncul saat mereka kedapatan bekerja dari sore sampai malam.

Para mahasiswa magang ferienjob ini harus pulang menggunakan taksi karena transportasi di Kaiserlautern di atas jam 9 malam sudah terbatas. “Sehingga ongkos taksi itu 7 Euro. Belum biaya makan,” kata dia.

Pilihan Editor: Kisah Mahasiswa Diduga Korban TPPO Berkedok Magang Ferienjob Jerman: Lontang-Lantung, Kontrak Kerja Diputus

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Malaysia Evakuasi 123 Warganya dari Bangladesh

2 jam lalu

Warga negara Malaysia, yang dievakuasi dari kekerasan mematikan di Bangladesh, disambut oleh anggota keluarga saat mereka tiba di Terminal 2 Bandara Internasional Kuala Lumpur di Sepang, Malaysia, 23 Juli 2024. REUTERS/Hasnoor Hussain
Malaysia Evakuasi 123 Warganya dari Bangladesh

Malaysia mengevakuasi 123 warganya dari Bangladesh menyusul demonstrasi mahasiswa memprotes kebijakan penerapan sistem kuota penerimaan pegawai


Bareskrim Ungkap 50 WNI Dijadikan Pekerja Seks di Sydney

6 jam lalu

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Djuhandani Rahardjo Puro memberikan keterangan saat pengungkapan kasus tindak pidana perdagangan orang di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 4 April 2023. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Bareskrim Ungkap 50 WNI Dijadikan Pekerja Seks di Sydney

Menurut Bareskrim, pelaku tidak memakai modus penipuan lowongan pekerjaan lantaran sedari awal para korban tahu akan menjadi pekerja seks di Sydney.


Adidas Copot Bella Hadid dari Kampanye karena Advokasi Palestina, Picu Seruan Boikot

6 jam lalu

Bella Hadid tampil di Billboard Adidas/Foto: Instagram/The Debut Fashion
Adidas Copot Bella Hadid dari Kampanye karena Advokasi Palestina, Picu Seruan Boikot

Meskipun mendapat reaksi keras, Adidas tidak membatalkan keputusannya untuk mencoret Bella Hadid, berpotensi membahayakan sebagian pendapatannya


8 Tips untuk Anak Magang agar Diangkat Jadi Karyawan

8 jam lalu

Tips agar anak magang diterima jadi karyawan. Foto: Canva
8 Tips untuk Anak Magang agar Diangkat Jadi Karyawan

Untuk diangkat menjadi karyawan bukanlah hal yang sulit. Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan anak magang agar diangkat jadi karyawan.


7 Kesalahan Anak Magang yang Wajib Dihindari saat Bekerja

9 jam lalu

Ketahui beberapa kesalahan anak magang yang harus Anda hindari. Di antaranya tidak menghargai waktu hingga terlalu fokus pada gaji. Foto: Canva
7 Kesalahan Anak Magang yang Wajib Dihindari saat Bekerja

Ketahui beberapa kesalahan anak magang yang harus Anda hindari. Di antaranya tidak menghargai waktu hingga terlalu fokus pada gaji.


Mengenal Kampus Unpad Pangandaran dan 5 Prodi Unggulannya

15 jam lalu

Universitas Padjajaran atau Unpad. unpad.ac.id
Mengenal Kampus Unpad Pangandaran dan 5 Prodi Unggulannya

Unpad memiliki kampus PSDKU Pangandaran yang memiliki sejumlah prodi.


Apakah Anak Magang Kerja di Perusahaan Wajib Digaji? Ini Jawabannya

1 hari lalu

Pelatihan magang yang diadakan Kementerian Ketenagakerjaan di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat pada 4 Juli 2019. (Dok. International Labour Organization - ILO)
Apakah Anak Magang Kerja di Perusahaan Wajib Digaji? Ini Jawabannya

Apakah anak magang kerja di perusahaan wajib digaji. Ketentuan ini tercantum dalam UU Republik Indonesia No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.


Demonstrasi di Bangladesh: Pengerahan Militer dan Jam Malam hingga Disoroti Kepala HAM PBB

2 hari lalu

Pengunjuk rasa anti-kuota berbaris saat  terlibat dalam bentrokan dengan Liga Chhatra Bangladesh, sayap mahasiswa dari partai berkuasa Liga Awami Bangladesh, di Universitas Dhaka, di Dhaka, Bangladesh, 16 Juli 2024. REUTERS/ Mohammad Ponir Hossain
Demonstrasi di Bangladesh: Pengerahan Militer dan Jam Malam hingga Disoroti Kepala HAM PBB

Beberapa hari belakangan, Bangladesh menjadi sorotan dunia karena aksi demonstrasi besar-besaran


Panggil Mahasiswa yang Demo Isu Korupsi, Rektor UPN Veteran Jakarta Bilang Cuma Menasihati

2 hari lalu

Petugas memeriksa kelengkapan berkas peserta sebelum mengikuti pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2024 di Universitas Pembangunan Nasional
Panggil Mahasiswa yang Demo Isu Korupsi, Rektor UPN Veteran Jakarta Bilang Cuma Menasihati

Rektor UPN Veteran Jakarta mengatakan tak segan memberi sanksi bila mahasiswa kembali menggelar unjuk rasa yang dianggap melanggar etik.


Tim Mahasiswa Telkom University Kembangkan OptiGuard Sebagai Detektor Pencegah Kebutaan

2 hari lalu

Aplikasi dan adaptorOptiGuard karya tim mahasiswa Telkom University sebagai detektor pencegah kebutaan. (Dok.Tim)
Tim Mahasiswa Telkom University Kembangkan OptiGuard Sebagai Detektor Pencegah Kebutaan

Pembuatan OptiGuard melibatkan mahasiswa S1 Sains Data Fakultas Informatika Telkom University.