Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Gaga Muhammad Bebas Bersyarat, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Napi untuk Mendapatkannya

image-gnews
Tampilan Gaga Muhammad, mantan kekasih Laura Anna saat mabuk. Foto: Instagram Erika Carlina.
Tampilan Gaga Muhammad, mantan kekasih Laura Anna saat mabuk. Foto: Instagram Erika Carlina.
Iklan

TEMPO.CO, JakartaKuasa hukum Gaga Muhammad, Fahmi Bachmid mengatakan kliennya sudah keluar dari penjara sejak 18 April 2024. Gaga telah bebas bersyarat usai menghabiskan waktu di penjara sekitar 2 tahun 3 bulan. Setelah bebas bersyarat, ia akan menikmati kehidupan sebagai manusia bebas dan berkarier menjadi selebgram seperti dahulu. Bebasnya Gaga menutup kasus yang menjerat kliennya. 

Insya Allah akan berkarier karena itu kehidupannya,” kata Fahmi Bachmid, pada 1 Mei 2024.

Gaga Mughammad terjerat kasus kecelakaan lalu lintas di Tol Jagorawi pada Desember 2019 yang didakwa pasal 310 ayat (3) Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ia divonis 4 tahun 6 bulan karena menyebabkan mantan kekasihnya, Laura mengalami cedera saraf tulang belakang. Setelah beberapa tahun mengalami cedera serius, Laura meninggal.

Saat ini, pemilik nama lengkap Gaung Sabda Alam Muhammad ini telah bebas bersyarat. Berbeda dengan bebas murni, bebas bersyarat tidak sepenuhnya bebas. Sebab, narapidana yang menjalani bebas bersyarat harus memenuhi beberapa persyaratan.

Dilansir bpk.go.id, mengacu pasal 82 Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor 3 tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat, berikut adalah syarat-syarat narapidana yang menjalani bebas bersyarat, yaitu:

  • menjalani masa pidana paling singkat (dua per tiga) dengan ketentuan (dua per tiga) masa pidana paling sedikit 9 bulan
  • berkelakuan baik selama menjalani masa pidana minimal 9 bulan terakhir dihitung sebelum tanggal (dua per tiga) masa pidana
  • mengikuti program pembinaan dengan baik, tekun, dan bersemangat
  • masyarakat dapat menerima program kegiatan pembinaan narapidana.

Selain itu, berdasarkan pasal 83 peraturan tersebut, narapidana yang akan menjalani bebas bersyarat harus memenuhi bukti-bukti dokumen sebagai berikut, yaitu:

  1. fotokopi kutipan putusan hakim dan berita acara pelaksanaan putusan pengadilan
  2. laporan perkembangan pembinaan yang ditandatangani kepala lapas
  3. laporan penelitian kemasyarakatan dibuatkan oleh pembimbing kemasyarakatan yang diketahui kepala balai pemasyarakatan
  4. surat pemberitahuan ke kejaksaan negeri tentang rencana pemberian pembebasan bersyarat terhadap narapidana yang bersangkutan. Jika tidak mendapatkan balasan dari kejaksaan negeri paling lama 12 hari terhitung sejak tanggal surat pemberitahuan dikirim, pembebasan bersyarat tetap diberikan
  5. salinan register F dari kepala lapas
  6. salinan daftar perubahan dari kepala lapas
  7. surat pernyataan narapidana yang menyatakan tidak akan melakukan perbuatan melanggar hukum
  8. surat jaminan kesanggupan dari pihak keluarga, wali, lembaga sosial, instansi pemerintah, instansi swasta, atau yayasan yang diketahui lurah atau kepala desa, atau nama lain. Surat tersebut harus menyatakan bahwa narapidana tidak akan melarikan diri atau tidak melakukan perbuatan melanggar hukum. Selain itu, surat tersebut juga berisi kesanggupan membantu membimbing dan mengawasi narapidana selama program bebas bersyarat.

RACHEL FARAHDIBA R  | ADVIST KHOIRUNIKMAH

Pilihan Editor: Arti Bebas Bersyarat yang Diberikan kepada Gaga Muhammad, Bagaimana Regulasinya?

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Gaga Muhammad Kembali Buka Endorse dan Punya Pacar Baru, Greta Irene: Andaikan Bisa Ditukar

10 hari lalu

(kiri ke kanan) Laura Anna bersama ibu dan kakaknya, Amelia dan Greta Irene. Foto: Instagram/@amelia.anna
Gaga Muhammad Kembali Buka Endorse dan Punya Pacar Baru, Greta Irene: Andaikan Bisa Ditukar

Greta Irene, kakak mendiang Laura Anna, mengungkapkan kekesalan terhadap Gaga Muhammad yang kini bebas bersyarat dan punya pacar baru.


Narapidana Lapas Cipinang Peras Siswi SMP di Bandung dengan Konten Asusila

14 hari lalu

Ilustrasi narapidana. shutterstock.com
Narapidana Lapas Cipinang Peras Siswi SMP di Bandung dengan Konten Asusila

Seorang siswi SMP di Bandung jadi korban pemerasan oleh narapidana Lapas Cipinang, punya grup WA.


Kasus Pungli di Rutan KPK, Narapidana Korupsi Mardani Maming Diperiksa Sebagai Saksi

18 hari lalu

Para tersangka petugas Rutan KPK, seusai menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Rabu, 8 Mei 2024. Sebanyak 15 orang yang terdiri dari Kepala Rutan Cabang KPK, Achmad Fauzi, sejumlah Pegawai Negeri Yang Dipekerjakan (PNYD) mantan Karutan KPK,  dan 7 petugas Rutan, M. Ridwan, Suharlan, Mahdi Aris, Wardoyo, Muhammad Abduh dan Ricky Rachmawanto, diperiksa sebagai tersangka dugaan pungli di lingkungan Rumah Tahanan Negara Cabang KPK 2019-2023. TEMPO/Imam Sukamto
Kasus Pungli di Rutan KPK, Narapidana Korupsi Mardani Maming Diperiksa Sebagai Saksi

Dalam kasus pungli di rutan KPK, lembaga antirasuah itu telah menetapkan 15 orang tersangka.


Kronologi Narapidana Lapas Pemuda Tangerang Ditemukan Tewas Bunuh Diri

27 hari lalu

Lembaga Pemasyarakatan Pemuda  Kelas II A Tangerang, Rabu 19 Juni 2024. FOTO:AYU CIPTA
Kronologi Narapidana Lapas Pemuda Tangerang Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Jenazah warga binaan Lapas Pemuda Tangerang itu telah diserahkan kepada keluarganya di RSUD Kabupaten Tangerang.


Narapidana Ditemukan Meninggal di Lapas Pemuda Tangerang, Kalapas: Diduga Depresi

27 hari lalu

Lembaga Pemasyarakatan Pemuda  Kelas II A Tangerang, Rabu 19 Juni 2024. FOTO:AYU CIPTA
Narapidana Ditemukan Meninggal di Lapas Pemuda Tangerang, Kalapas: Diduga Depresi

Narapidana perkara perampokan itu sebelumnya ditempatkan di Blok F Lapas Pemuda dan sedang kuliah di Fakultas Agama Islam di Kampus Kehidupan.


Honduras akan Bangun Penjara Super, Berkapasitas 20.000 Orang

30 hari lalu

Pasukan keamanan beroperasi di luar penjara wanita Centro Femenino de Adaptacion Social (CEFAS) setelah kerusuhan mematikan di Tamara, di pinggiran Tegucigalpa, Honduras, 20 Juni 2023. REUTERS/Fredy Rodriguez
Honduras akan Bangun Penjara Super, Berkapasitas 20.000 Orang

Meningkatnya penggerebekan polisi Honduras tingkatkan populasi narapidana menjadi 19.500 orang, yang dijejali dalam sistem untuk 13.000 orang


MK Diskualifikasi Caleg Golkar Erick Hendrawan Buntut Tak Umumkan Status Bekas Napi

39 hari lalu

Ketua Hakim Konstitusi Suhartoyo mengetuk palu saat memimpin sidang putusan dismissal perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu, 22 Mei 2024. Mahkamah Konstitusi menggelar sidang putusan dismissal terhadap 52 gugatan dalam perkara PHPU Pileg 2024. ANTARA/Dhemas Reviyanto
MK Diskualifikasi Caleg Golkar Erick Hendrawan Buntut Tak Umumkan Status Bekas Napi

MK mendiskualifikasi caleg DPRD dari Partai Golkar untuk Daerah Pemilihan Tarakan 1, Erick Hendrawan Septian Putra. Terbukti tak umumkan status bekas narapidana.


1.629 Narapidana Buddha Terima Remisi Waisak, Terbanyak Kemenkumham Sumatera Utara

53 hari lalu

Ilustrasi narapidana. shutterstock.com
1.629 Narapidana Buddha Terima Remisi Waisak, Terbanyak Kemenkumham Sumatera Utara

Dari jumlah 1.629 narapidana Buddha, sebanyak 1.168 narapidana diusulkan mendapatkan remisi khusus.


Sejumlah Kasus Peredaran Narkoba Dikendalikan dari Lapas, Terbaru Produksi Ekstasi dan Pil Koplo di Sukolilo Surabaya

56 hari lalu

Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin Simanjuntak (kiri) bersama tersangka kasus pembuatan dan pengedaran narkotika jenis Liquid Vape menunjukkan ruang laboratorium saat gelar perkara, di Kelapa Gading, Jakarta, 8 November 2018. Subdit I Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya mengamankan 18 tersangka dengan sejumlah barang bukti yaitu tabung vape, peralatan laboratorium dan bahan baku pembuatan yang mengandung narkotika. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Sejumlah Kasus Peredaran Narkoba Dikendalikan dari Lapas, Terbaru Produksi Ekstasi dan Pil Koplo di Sukolilo Surabaya

Lapas jadi sarang bandar kendalikan peredaran narkoba. Ini beberapa kasus, terakhir produksi ekstasi dan pil koplo dikendalikan dari rutan di Jakarta


Narapidana Narkoba Bayu Wicaksono Kabur dari Rutan Sukadana Lampung, Masuk DPO

57 hari lalu

Ilustrasi tahanan atau narapidana kabur. shutterstock.com
Narapidana Narkoba Bayu Wicaksono Kabur dari Rutan Sukadana Lampung, Masuk DPO

Kanwil Kemenkumham Lampung menyebar nomor telepon selular yang bisa dihubungi bila masyarakat menemukan narapidana kabur itu.