Warga Bukit Duri Ungsikan Perabot Rumah dan Anak-anak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta -Warga Bukit Duri, Jakarta Selatan di bantaran Kali Ciliwung telah mengungsikan perabot rumah tangganya menjelang banjir malam ini. Selain itu, perempuan dan anak-anak diungsikan ke tempat yang lebih tinggi.

    "Warga sudah selesai beres-beres dan sekarang bersiaga," kata Muhammad Arif, seorang warga Kampung Melayu Kecil I RT 015/10, Bukit Duri, saat dihubungi, Jumat (12/8).

    Pada pukul 17.45 hingga 19.00 wib, air di pintu air Katulampa, Bogor, mencapai 250 sentimeter. Namun, ketinggian air pada pukul 20.00 wib berkurang 50 sentimeter menjadi 200 sentimeter. Banjir diperkirakan melanda wilayah bantaran Kali Ciliwung sekitar pukul 01.00 hingga 02.00 wib dinihari esok (13/2).

    Arif mengaku pengurus wilayah telah menginformasikan kemungkinan banjir sekitar pukul 19.30 wib tadi. Pengumuman biasa disampaikan melalui kantor pengurus rukun warga setempat. Setidaknya, kata dia, lima wilayah rukun tetangga di daerah itu kebanjiran. Setiap wilayah rukun tetangga umumnya terdiri atas 250 kepala keluarga.

    Sebagian besar rumah yang berada di bantaran Kali Ciliwung berlantai dua. Namun, warga yang tidak memiliki rumah dua lantai bisa mengungsi ke Kantor Kelurahan Bukit Duri.

    Menurut dia, tenda dan perahu karet telah disiapkan untuk evakuasi korban banjir. Sejumlah orang muda di Bukit Duri pernah mengikuti pelatihan penanganan banjir. Termasuk Arif dan tetangga-tetangganya.


    KURNIASIH BUDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.