Ini Motif Pelajar Tangerang Sebarkan Video Hot  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Inimu.com

    Inimu.com

    TEMPO.CO, Jakarta - RD, 16 tahun, pelajar laki-laki yang ditetapkan sebagai tersangka dalam video hot berciuman pelajar sebuah sekolah menengah atas di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, ternyata sengaja menyebarkan rekaman video tersebut untuk sekadar memamerkan kepada teman-temannya. ”Motifnya hanya untuk bangga-banggaan,” ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kota Tangerang, Komisaris Shinto Silitongga, Jumat 6 Januari 2012.

    Shinto mengatakan RD dan NA, 16 tahun, saling mengenal dan berstatus pacaran. Keduanya yang berada dalam satu sekolah menjalin hubungan yang dekat selama beberapa bulan. Menurut pengakuan keduanya, kata Shinto, adegan ciuman tersebut dilakukan di ruang kelas dan dilakukan tanpa unsur paksaan. ”Sama sekali tidak ada unsur paksaan, dilakukan atas suka sama suka,” katanya.

    Adegan ciuman berdurasi sekitar enam menit itu direkam dan oleh RD ditunjukkan kepada teman-teman lelaki lainnya. Keduanya tidak mengira jika kemajuan teknologi dengan cepat menyebarkan rekaman video adegan ciuman mesra itu dan menimbulkan masalah. ”Teknologi yang disalahgunakan akhirnya berdampak negatif seperti ini,” kata Shinto.

    Dalam kasus ini, kata Shinto, polisi menggunakan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. ”Karena pelaku dan korban masih di bawah umur,” katanya.

    JONIANSYAH

    Berita Terkait
    Video Hot Pelajar Gegerkan Tangerang  
    Pelajar Ciuman Jadi Tersangka
    Dinas Pendidikan Selidiki Video Ciuman Pelajar  
    Awasi Video Hot, Ponsel Pelajar Dirazia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.